Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fungsi Chipset HP selain Menentukan Performa, Apa Saja?

5 Fungsi Chipset HP selain Menentukan Performa, Apa Saja?
ilustrasi chipset HP (mi.co.id)
  • Chipset memengaruhi kemampuan perekaman video, termasuk resolusi, frame rate, codec profesional, dan dynamic range; kelas flagship umumnya mendukung hingga 4K 120 FPS atau 8K 30 FPS.
  • Modem dalam chipset menentukan dukungan jaringan 3G, 4G, atau 5G serta kecepatan unduh, sementara NPU atau TPU memproses tugas AI langsung di perangkat.
  • Proses fabrikasi chipset memengaruhi efisiensi daya dan ketahanan baterai, sedangkan dukungan chipset juga membatasi spesifikasi layar, seperti jenis panel dan refresh rate.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bagi banyak orang chipset HP hanya sebuah komponen untuk meningkatkan performa. Berbekal chipset powerful, HP bisa menjalankan game berat, melakukan rendering video beresolusi tinggi, hingga membuka banyak aplikasi sekaligus. Namun, chipset tak melulu soal performa, lho. Sebagai otak dari HP chipset juga punya fungsi dan tugas lain.

Ada banyak fungsi chipset HP selain menentukan performa, entah itu terkait perekaman video, jaringan, hingga efisiensi perangkat. Jika menggunakan chipset kelas bawah, semua hal tersebut tidak bisa berjalan dengan optimal dan kualitas HP bisa menurun. Mau tahu bagaimana chipset HP berpengaruh terhadap semua hal tersebut?

  1. 1. Chipset HP berpengaruh terhadap perekaman video

    ilustrasi chipset HP
    ilustrasi chipset HP (mi.co.id)

    Kemampuan perekaman video tak hanya ditentukan dari spesifikasi kamera, tapi chipset juga berpengaruh khususnya terkait resolusi. Laman NanoReview menjelaskan bahwa chipset flagship seperti Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan MediaTek Dimensity 9500 biasanya mendukung perekaman video 4K 120 FPS dan 8K 30 FPS. Beberapa fitur seperti codec video profesional dan dynamic range yang luas juga hadir.

    Chipset mid-range seperti MediaTek Dimensity 7400 pada umumnya punya perekaman 4K 30 FPS atau 60 FPS. Namun, ada juga chipset mid-range kelas bawah seperti MediaTek Dimensity 6400 yang hanya mendukung perekaman video 2K 30 FPS dan 1080p 60 FPS. Untuk chipset entry level biasanya hanya bisa merekam video di resolusi 1080p 30 atau 60 FPS sehingga jadi yang paling rendah.

  2. 2. Jaringan 4G dan 5G ditentukan oleh modem di chipset

    ilustrasi chipset HP
    ilustrasi chipset HP (motorola.com)

    Di dalam chipset HP terdapat satu komponen bernama modem. Nah, modem inilah yang menentukan jaringan di HP, entah itu 3G, 4G, atau 5G. Modem di chipset juga sangat bervariasi seperti Snapdragon X12 LTE (modem 4G) di Snapdragon 670 hingga Qualcomm X61 5G (modem 5G) di Snapdragon 4 Gen 5. Dukungan jaringannya juga berbeda tergantung modem yang dipakai. Ada chipset yang mendukung kecepatan download hingga 2,8 Gb/s, ada yang hanya 2,5 Gb/s, bahkan beberapa modem 4G hanya mendukung kecepatan download di 400 Mb/s.

  3. 3. Kemampuan AI ditentukan oleh NPU di chipset

    ilustrasi chipset HP
    ilustrasi chipset HP (mi.co.id)

    Dewasa ini chipset HP juga dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) yang bertugas mengatur berbagai hal tentang AI. NPU ditanamkan di dalam chipset serta bekerja sama dengan komponen lain seperti GPU dan CPU untuk memproses tugas AI seperti generate gambar, merangkum data, mengatur efisiensi, menerjemahkan teks, hingga melakukan kalkulasi secara cepat langsung dari perangkat.

    Berbagai sumber menerangkan bahwa jenis NPU di tiap chipset sangat berbeda. Qualcomm memiliki NPU buatan mereka yang disebut Hexagon NPU. Di sisi lain, NPU di chipset MediaTek hanya dinamakan dengan angka seperti NPU 890 dan NPU 880. Ada juga Google Tensor yang menggunakan komponen khusus bernama TPU (Tensor Processing Unit). Meski namanya berbeda, tapi TPU sejatinya punya tugas yang sama dengan NPU.

  4. 4. Chipset HP punya andil besar dalam efisiensi perangkat

    ilustrasi chipset HP
    ilustrasi chipset HP (mi.co.id)

    Efisiensi dan daya tahan tak hanya ditentukan oleh baterai itu sendiri, tapi juga dipengaruhi oleh chipset. Salah satu faktor penentu efisiensi adalah proses fabrikasi dari chipset itu sendiri. Semakin kecil angka fabrikasinya secara umum chipset tersebut akan makin efisien. Contohnya, chipset dengan proses fabrikasi 3 nm akan lebih efisien daya dari chipset dengan proses fabrikasi 6 nm.

    Tahun demi tahun chipset HP juga terus meningkatkan efisiensinya. Dikutip laman resmi Qualcomm, Snapdragon 8 Elite memberikan peningkatan efisiensi 40 persen dari generasi sebelumnya. Snapdragon 7 Gen 3 juga sama dengan peningkatan efisiensi hingga 20 persen. Chipset seperti Snapdragon 6 Gen 5 juga mampu meningkatkan efisiensi di angka 8 persen. Peningkatan efisiensi tersebut bikin baterai HP makin tahan lama.

  5. 5. Chipset HP bisa menentukan spesifikasi layar

    ilustrasi chipset HP
    ilustrasi chipset HP (motorola.com)

    Produsen tak bisa memasang layar HP dengan sembarangan. Mereka harus menyesuaikan spesifikasi layar dengan chipset dan sebaliknya. Dalam hal ini, chipset HP menentukan spesifikasi layar yang bisa dipasang di HP. Contohnya, laman GSMArena menerangkan bahwa MediaTek Helio G96 mendukung layar OLED atau IPS dengan refresh rate 120 Hz. Jika dipasang layar OLED 144 Hz maka akan terjadi bottleneck karena chipset tersebut tidak mendukungnya. Di sisi lain, chipset yang mendukung layar OLED 144 Hz umumnya adalah chipset mid-range atau kelas atas seperti MediaTek Dimensity 8500 dan Dimensity 7400.

    Ada banyak fungsi chipset HP selain menentukan performa. Maka, jangan lagi menganggap chipset HP sebagai mesin semata. Sebaliknya, chipset HP lebih cocok jika disebut sebagai inti dari HP itu sendiri. Komponen tersebutlah yang menentukan kemampuan, dukungan fitur, hingga bagaimana HP beroperasi. Jadi, jangan sampai salah memilih chipset HP, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More