Malam sudah larut. Layar laptop menyala sendirian di ruang kerja atau studi. Musik dari game santai mengalun pelan di telinga. Kebiasaan ini mungkin dialami banyak orang, bukan satu atau dua orang. Mereka memutar backsound game Stardew Valley (2016) atau Harvest Moon: Back to Nature (1999) sambil bekerja, belajar, atau sekadar menenangkan pikiran. Mengapa demikian?
Cara Musik Cozy Games Membantu Menata Fokus dan Suasana Hati

1. Musik tempo pelan menenangkan tubuh dan menurunkan stres
Yuuki Ooishi, seorang peneliti asal Jepang, mempelajari efek tempo musik pada tubuh manusia. Timnya menerbitkan hasil riset ini di jurnal PLOS ONE pada 2017. Partisipan penelitiannya mendengarkan musik tempo lambat dan musik tempo cepat secara bergantian. Kadar hormon oksitosin partisipan kabarnya meningkat setelah mendengar musik yang lambat. Detak jantung mereka pun ikut melambat pada waktu yang sama.
Oxytocin dikenal sebagai hormon yang muncul saat tubuh merasa nyaman dan aman. Detak jantung yang melambat menandakan sistem saraf parasimpatis sedang bekerja aktif. Sistem ini bertugas menenangkan tubuh setelah melewati masa yang tegang. Musik cozy game biasanya memakai tempo yang jauh lebih lambat daripada musik dance atau musik fighting. Karakter musik macam ini membuat efek relaksasi serupa lebih mudah dirasakan oleh pemainnya.
Martina de Witte, seorang peneliti dari Universitas Amsterdam, turut mendukung temuan ini melalui tinjauan yang lebih besar. Timnya menemukan, musik dengan tempo 60–80 ketukan per menit memberi efek penurunan stres paling kuat. Rentang tempo ini kerap disebut tempo istirahat karena mendekati detak jantung saat tubuh benar-benar rileks. Sejumlah rumah sakit bahkan memutar musik bertempo serupa sebelum pasien menjalani operasi. Musik dalam game seperti Stardew Valley dan Harvest Moon kerap berada pada rentang tempo yang sama.
Meski begitu, efek musik terhadap stres tidak selalu seragam pada semua orang. Riset Ooishi, misalnya, mencatat bahwa kadar kortisol partisipan justru turun setelah mendengar musik cepat, bukan musik lambat. Peneliti menjelaskan hal ini lewat perbedaan cara tubuh merespons rangsangan relaksasi dan rangsangan semangat. Pembaca tetap perlu melihat semua temuan ini sebagai kecenderungan umum, bukan sebagai rumus pasti yang berlaku sama untuk tiap pendengar musik.
2. Gelombang alfa membantu otak tetap fokus tanpa tegang
Hans Berger, seorang psikiater asal Jerman, pertama kali mendeskripsikan gelombang otak pada 1929. Dia menemukan pola gelombang yang muncul saat seseorang terjaga, tetapi berada dalam kondisi rileks. Ilmuwan kemudian menamai pola ini sebagai gelombang alfa. Gelombang ini biasanya muncul jelas di bagian belakang otak saat mata terpejam dalam keadaan tenang. Peneliti menyebut kondisi ini sebagai wakeful relaxation atau kewaspadaan yang tenang.
Gelombang alfa akan melemah saat otak berpindah kepada mode kerja penuh. Fenomena pelemahan ini dikenal dengan istilah alpha desynchronization. Otak biasanya berpindah ke mode ini saat menerima rangsangan yang mendadak atau rumit. Musik yang cepat, ramai, atau penuh perubahan nada cenderung memicu kondisi macam ini. Musik seperti itulah yang membuat otak lebih sulit untuk tetap tenang sekaligus fokus.
Musik cozy game punya karakter yang cukup berbeda dari musik macam itu. Melodi dalam game seperti Stardew Valley dan Harvest Moon biasanya berulang dan stabil dari waktu ke waktu. Pola musik ini tidak memaksa otak memproses perubahan besar secara tiba-tiba. Otak pun jadi lebih mudah untuk tetap berada dalam kondisi rileks sekaligus waspada. Situasi inilah yang membuat banyak orang betah menulis, bekerja, atau menghabiskan waktu senggang sambil mendengarkannya.
3. Musik instrumental menjaga pikiran tetap jernih
Dua peneliti dari Universitas Porto, Portugal, meneliti pengaruh musik terhadap kemampuan berpikir. Alessandra Souza dan Luis Barbosa menerbitkan hasil riset ini di Journal of Cognition pada 2023. Mereka meminta mahasiswa mengerjakan sejumlah tugas memori dan membaca dalam tiga kondisi berbeda. Kondisi pertama berlangsung tanpa musik sama sekali. Kondisi kedua memakai musik instrumental. Kondisi ketiga memakai musik berlirik.
Hasilnya, musik berlirik terbukti mengganggu memori verbal, memori visual, dan pemahaman bacaan peserta. Musik instrumental, sebaliknya, tidak menunjukkan gangguan berarti pada tugas-tugas tersebut. Peneliti menduga hal ini terjadi karena otak memproses lirik sebagai informasi bahasa tambahan. Informasi tambahan ini kemudian bersaing dengan tugas utama yang sedang dikerjakan otak. Musik tanpa lirik tidak menimbulkan persaingan semacam itu di kepala pendengarnya.
Musik cozy game sebagian besar memang bersifat instrumental tanpa lirik apa pun. Karakter musik macam ini membuatnya nyaman didengar sambil menulis, bekerja, atau belajar. Banyak pekerja kreatif sengaja memilih musik instrumental serupa untuk menemani aktivitas mereka. Kebiasaan ini sejalan dengan temuan riset yang dilakukan Souza dan Barbosa. Bukan kebetulan jika musik santai dan instrumental kerap dianggap membantu, bukan mengganggu fokus seseorang.
Hanya saja, bukan berarti semua musik berlirik lantas harus dihindari sepenuhnya. Preferensi tiap pendengar musik tetap berbeda satu sama lain. Sebagian orang justru merasa terbantu oleh lirik yang sudah sangat mereka kenal. Jenis tugas yang sedang dikerjakan turut memengaruhi hasil akhirnya. Karena itu, mencoba sendiri tetap jadi cara paling pasti untuk menemukan musik yang benar-benar cocok.
Musik cozy game ternyata bukan sekadar pengiring nostalgia. Penjelasannya sudah tercatat rapi dalam berbagai jurnal ilmiah yang cenderung menguatkan hipotesisnya. Tempo yang pelan membantu tubuh melepaskan hormon penenang dan menjaga detak jantung tetap stabil. Gelombang alfa membantu otak tetap fokus tanpa harus merasa tegang. Musik instrumental menjaga pikiran tetap jernih saat sedang bekerja atau belajar.
Curated For You
- Alasan Cozy Game Bisa Bantu Orangtua dengan Anak Neurodivergen02 Agu 2026, 15:02 WIB
- Manfaat Terapeutik dari Inventory Management dalam Cozy Game08 Agu 2026, 20:04 WIB
- 5 Rekomendasi Cozy Game di PlayStation Store Spring Sale 202627 Mar 2026, 16:14 WIB
- 5 Rekomendasi Cozy Game Bertema Potion Maker23 Jan 2026, 19:52 WIB