Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Paling Efektif Menjaga Baterai iPad Agar Tidak Cepat Habis

5 Cara Paling Efektif Menjaga Baterai iPad Agar Tidak Cepat Habis
ilustrasi iPad (Unsplash/Thai Nguyen)
  • Aktifkan Airplane Mode dan Low Power Mode saat iPad tidak dipakai untuk menekan konsumsi standby; matikan perangkat bila tidak digunakan selama seminggu atau lebih.
  • Batasi Background App Refresh pada aplikasi nonesensial, serta nonaktifkan fitur jarang dipakai seperti Handoff, AirDrop, pengambilan email otomatis, dan izin lokasi yang tidak diperlukan.
  • Dark Mode dapat menghemat daya pada iPad berlayar OLED, sementara menjaga pengisian di kisaran 40–80% membantu mempertahankan kesehatan baterai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

iPad memang dikenal memiliki daya tahan baterai yang baik, dengan klaim pemakaian hingga sekitar 10 jam. Namun, banyak pengguna merasa baterainya tetap cepat berkurang ketika iPad hanya dibiarkan dalam mode siaga, di mana bahkan bisa turun hingga 10% dalam sehari. Hal ini membuat klaim Apple terasa kurang sesuai, meskipun iPad hanya digunakan untuk aktivitas ringan seperti menonton Netflix. Kabar baiknya, daya tahan baterainya masih bisa ditingkatkan. Dengan mengutak-atik beberapa pengaturan, iPad tetap dapat berfungsi secara normal sekaligus menghemat baterai dan membantu menjaga umur pemakaiannya. Berikut ulasan lengkapnya.

  1. 1. Nyalakan Airplane Mode dan Low Power Mode ketika iPad tidak digunakan

    daniel-romero-C9wxJJIdycg-unsplash.jpg
    ilustrasi iPad (Unsplash/Daniel Romero)

    Jika iPad hanya digunakan beberapa jam sehari, terutama untuk sekadar menonton Netflix, menyalakan Airplane Mode bisa membantu memperpanjang daya tahan ketika iPad dalam posisi standby, karena mode ini akan mematikan Wi-Fi, jaringan seluler dan Bluetooth. Selain itu, Low Power Mode juga menghemat baterai dengan mengurangi aktivitas di latar belakang, menurunkan kecerahan serta refresh rate layar, dan bahkan bisa diaktifkan terus-menerus melalui aplikasi Shortcuts. Namun perlu dicatat bahwa ketika kedua mode ini dinonaktifkan, iPad perlu waktu untuk menyinkronkan kembali notifikasi dan data yang tertunda. Sementara itu, jika iPad tidak akan digunakan selama seminggu atau lebih, sebaiknya dimatikan saja.

  2. 2. Batasi Background App Refresh

    Sebagian besar aplikasi otomatis mendapat izin untuk berjalan di latar belakang setelah dipasang, misalnya untuk menerima pesan, mengambil notifikasi atau memperbarui konten. Dalam jangka panjang, terlalu banyak aplikasi yang aktif dapat membebani iPad, sehingga pergi Settings > General > Background App Refresh lalu matikan izin untuk aplikasi yang jarang digunakan atau tidak perlu memperbarui data secara otomatis. Namun, biarkan izin tersebut aktif untuk aplikasi penting seperti perbankan atau yang berkaitan dengan pekerjaan. Membatasi Background App Refresh sendiri tidak akan menghentikan semua notifikasi, melainkan hanya mengurangi aktivitas latar belakang yang berpotensi menguras baterai.

  3. 3. Gunakan Dark Mode terutama untuk iPad dengan panel OLED

    sayan-majhi-pmMDPEH1WK8-unsplash.jpg
    ilustrasi iPad (Unsplash/Sayan Majhi)

    iPad Pro M4 menjadi salah satu iPad paling menarik beberapa tahun terakhir karena akhirnya membawa layar OLED ke lini iPad. Selain menawarkan warna yang lebih hidup dan kontras tinggi, OLED juga bisa mematikan piksel di layar sepenuhnya ketika menampilkan warna hitam, sehingga berpotensi menghemat baterai, terutama ketika menggunakan Dark Mode. Namun, penghematan ini bergantung pada aplikasi yang digunakan dan tidak berlaku pada iPad dengan layar LCD. Disamping itu, Dark Mode juga nyaman digunakan pada malam hari karena bisa mengurangi paparan cahaya biru. Nah jika tidak ingin selalu mengaktifkan mode ini dan sesekali menggunakan mode terang, pengguna bisa mengaktifkan pergantian otomatis melalui Settings > Display & Brightness > Automatic, atau mengatur jadwalnya secara manual.

  4. 4. Nonaktifkan fitur-fitur yang jarang digunakan

    Beberapa fitur iPad yang jarang digunakan bisa dimatikan untuk membantu menghemat baterai. Untuk pengguna yang tidak menggunakan Mac atau tidak membutuhkan fitur melanjutkan aktivitas antarperangkat, nonaktifkan Handoff melalui Settings > General > AirPlay & Continuity. Selain itu, pengguna juga bisa mematikan AirDrop, terutama jika iPad hanya menjadi perangkat kedua dan file biasanya sudah tersinkronisasi lewat iCloud. Untuk aplikasi seperti Mail, ubah pengaturan pengambilan data menjadi Manual jika pengguna tidak masalah memeriksa email sendiri, karena pengecekan otomatis bisa menguras baterai. Selain itu, cabut izin lokasi dari aplikasi yang tidak benar-benar membutuhkannya melalui Settings > Privacy & Security > Location Services.

  5. 5. Terapkan aturan 40-80%

    lluvia-morales-365DMGkfW_I-unsplash.jpg
    ilustrasi iPad (Unsplash/Iluvia Morales)

    Daya tahan baterai iPad yang menurun bisa disebabkan oleh baterai yang kesehatannya memang sudah berkurang. Agar lebih awet, terapkan aturan 40-80% yaitu mengusahakan untuk menjaga daya baterai di kisaran 40–80% dan hindari membiarkannya habis total atau terus-menerus terhubung ke charger, mengingat biaya penggantian baterai iPad cukup mahal jika tidak memiliki AppleCare. Fitur pembatas pengisian hingga 80% saat ini hanya tersedia pada iPad Pro M4 dan iPad Air M2, namun pengguna iPad model lain tetap bisa memanfaatkan Shortcuts untuk memberi notifikasi ketika baterai mencapai 40% atau 80%, sehingga iPad bisa segera diisi atau dicabut dari charger pada waktu yang tepat.

    Demikian tadi ulasan mengenai beberapa cara paling efektif menjaga baterai iPad agar tidak cepat habis. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan bisa membantumu memperpanjang daya tahan baterai iPad-mu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More