Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Detail Tersembunyi dalam Trailer God of War Laufey, Kratos Muncul!
God of War Laufey (dok. Santa Monica Studios/God of War Laufey)
  • Faye jadi protagonis utama baru dalam God of War Laufey dengan gaya bertarung lebih lincah dan akrobatik.

  • Cerita berlangsung di alam Everywhen, tempat Faye menghadapi dewa-dewa perang dari berbagai mitologi, seperti Sekhmet dan Begtse.

  • Trailer juga menampilkan banyak misteri penting, seperti kemunculan Kratos, Mask of Creation, dan konflik penguasa Everywhen yang menangkap makhluk lintas mitologi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

God of War Laufey merupakan proyek terbaru Santa Monica Studios untuk waralaba God of War. Dikira rampung dengan duologi saga Norse, cerita kini berganti ke dataran baru bernama Everywhen. Ini merupakan alam kematian tempat semua dewa-dewi dari berbagai mitologi pergi setelah kematian. Adapun, untuk pertama kalinya, kamu gak akan bermain sebagai Kratos. Alih-alih, sang istri, Laufey alias Faye, yang jadi karakter utama.

Game ini bakal menceritakan petualangan Faye di Everywhen melawan dewa dari berbagai mitologi. Untungnya, Santa Monica Studios sudah memberikan trailer yang spektakuler. Gak hanya pengenalan karakter dan mekanisme kombat, ternyata ada beberapa detail menarik dalam trailer yang mungkin kamu lewatkan, lho! Penasaran? Berikut daftarnya!

1. Mekanisme kombatnya seperti percampuran saga Greek dan Norse

aerial combat yang kembali di God of War Laufey (dok. Santa Monica Studios/God of War Laufey)

Dari trailer perdananya, kita sudah diperlihatkan sedikit cuplikan gameplay yang memperlihatkan gaya bertarung Faye. Ia sangat lincah dan akrobatik, berbeda dengan Kratos dalam dua game sebelumnya. Namun, game terbaru masih mempertahankan sudut pandang atas bahu dan close combat. Alhasil, gaya bertarung Faye seperti percampuran antara mekanisme kombat saga Greek dan Norse.

Ini semakin jelas setelah dirilisnya trailer gameplay overview berdurasi lebih dari 20 menit yang memperlihatkan mekanisme kombat Faye secara penuh. Ia bertarung menggunakan pedang dan sihir. Kalau kamu kangen dengan aerial combo yang brutal ala God of War lawas, game ini menghadirkannya kembali, nih!

2. Musuh Faye adalah God of War dari berbagai mitologi

Begtse dan Sekhmet (dok. Santa Monica Studios/God of War: Laufey)

Cerita God of War Laufey ini memang berlatar di alam kematian, tetapi bukan berarti Faye bakal menemukan kedamaian. Begitu masuk Everywhen, ia langsung ditangkap dan dihajar oleh dua dewa, yakni Sekhmet dan Begtse. Keduanya merupakan karakter antagonis. Bahkan, Santa Monica Studios sudah memperlihatkan cuplikan pertarungan bos dari Begtse.

Menariknya, keduanya merupakan God of War dari mitologi masing-masing. Sekhmet adalah Dewi Perang dari mitologi Mesir. Sementara, Begtse merupakan Dewa Perang dari mitologi Mongolia. Apakah ini sebuah kebetulan? Sepertinya tidak, sih. Mengingat sang God of War utama, Kratos, tidak akan banyak berperan, kemungkinan God of War dalam game ini malah bakal jadi lawan Faye. Faye bakal menghadapi God of War dari berbagai mitologi.

3. Kratos sempat menyusul Faye ke Everywhen

Kratos muncul sekilas untuk membantu Faye di Everywhen. (dok. Santa Monica Studios/God of War Laufey)

Ada sebuah cuplikan menarik, nih, dalam trailer God of War Laufey. Dalam salah satu cuplikan adegan, kita melihat Faye yang tersungkur dan kesulitan untuk bangkit. Nah, tiba-tiba, muncul Kratos yang mengulurkan tangan kepada sang istri. Namun, baru bertemu sebentar, Kratos tiba-tiba menghilang. Tentu saja ini bukan ilusi belaka.

Sudah bermunculan teori penggemar mengenai adegan ini. Ada yang percaya kalau Kratos memproyeksikan dirinya untuk membantu Faye dari alam seberang. Ada juga yang meyakini kalau itu merupakan kelanjutan saat Kratos memasuki Light of Alfheim dalam God of War (2018). Namun, teori paling populer tentu saja teori kematian Kratos di tangan Thor pada awal God of War Ragnarök (2022).

Thor membunuh Kratos dalam duel pertama mereka, yang dibuktikan dengan layar game over yang muncul. Pada momen tersebut, Kratos akhirnya tiba di Everywhen menyusul istrinya. Teori ini menjawab pertanyaan kenapa Kratos bisa tiba-tiba lenyap. Ia dipaksa pergi dari Everywhen karena dihidupkan kembali oleh Thor.

4. Faye menemukan topeng yang sama seperti yang dicari Odin dalam God of War Ragnarök

Faye menemukan topeng mirip Mask of Creation (dok. Santa Monica Studios/God of War Laufey)

Dalam salah satu segmen, Faye menemukan artefak yang familier bagi gamer yang sudah menamatkan God of War Ragnarök. Artefak yang dimaksud adalah Mask of Creation. Ini merupakan sebuah topeng kuno yang dipercaya menyimpan seluruh ilmu pengetahuan dan kebenaran tentang alam semesta.

Menariknya, Faye menemukan topeng tersebut dipakai oleh salah satu mayat yang tergeletak begitu saja seolah bukan benda penting sama sekali. Padahal, dalam game sebelumnya, topeng tersebut disimpan dengan sangat hati-hati oleh Odin. Sayangnya, saat Faye mencoba mengambilnya, topeng tersebut lenyap. Yang bikin tambah penasaran, Faye seolah tahu kalau Mask of Creation bakal dicari oleh Atreus dan Odin. Ini membuat gamer berspekulasi bahwa Faye mengetahui tentang rencana Odin.

5. Begtse dan Sekhmet menjadi penguasa setempat, yang menangkap berbagai makhluk dan artefak dari berbagai mitologi

kitsune/gumiho terlihat ditangkap pasukan Begtse (dok. Santa Monica Studios/God of War Laufey)

Tidak butuh waktu lama bagi Faye untuk menyadari kalau Everywhen merupakan tempat yang keras, jauh dari kata surga. Baru mulai bertualang, ia langsung ditangkap oleh sekelompok pasukan yang ternyata dipimpin oleh Begtse dan Sekhmet. Mereka berdua terlihat menjadi penguasa setempat. Bahkan, terlihat patung megah kedua dewa tersebut di beberapa adegan.

Mereka berdua sepertinya aktif menangkap dan mengurung berbagai tokoh, makhluk, hingga artefak sakti dari berbagai mitologi. Selain Faye, kita melihat pasukan Begtse menangkap rubah berekor sembilan. Hewan tersebut dikenal sebagai kitsune dalam mitologi Jepang dan gumiho dalam mitologi Korea. Mereka juga menyimpan sebuah kubus hidup bernama Phranque, pita bernama Rue, dan pedang misterius. Kira-kira apa tujuan mereka, ya?

Mulai dari protagonis baru, mekanisme kombat lama yang kembali, dan berbagai karakter dari mitologi lain, God of War Laufey punya potensi untuk menjadi yang terbaik, sih. Jadi gak sabar menunggu rilisnya, nih! Kamu nungguin juga, kan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎

Related Article