Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tips dan Trik Menggunakan Smartwatch dengan Lebih Optimal

5 Tips dan Trik Menggunakan Smartwatch dengan Lebih Optimal
ilustrasi smartwatch (unsplash.com/Luke Chesser)
Intinya Sih
  • Smartwatch kini makin populer dan terjangkau, berfungsi bukan hanya sebagai penunjuk waktu tapi juga alat pemantau kesehatan serta komunikasi.
  • Mengoptimalkan smartwatch bisa dilakukan dengan mematikan AOD saat baterai lemah, menghubungkannya ke smartphone, dan memakai saat berolahraga untuk memantau aktivitas.
  • Fitur seperti indikator kesehatan dan voice assistant membantu pengguna memantau kondisi tubuh serta menjalankan perintah tanpa menyentuh layar, membuat penggunaan lebih efisien.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Smartwatch mulai menggantikan fungsi jam konvensional sebagai penanda waktu. Harga smartwatch juga semakin terjangkau sehingga bisa dimiliki oleh semua kalangan. Smartwatch juga merupakan perangkat "cerdas" yang bisa melakukan banyak hal, seperti memantau kesehatan hingga bisa digunakan untuk berkomunikasi.

Namun, terkadang banyak pengguna yang tak bisa memaksimalkan fitur dan kemampuan smartwatch. Mereka hanya menggunakannya untuk melihat jam, memantau notifikasi, atau sekadar alat untuk menunjang penampilan. Mau pakai smartwatch secara optimal? Yuk, simak beberapa tips dan trik menggunakan smartwatch dengan lebih optimal berdasarkan catatan di bawah ini!

1. Matikan fitur AOD saat baterai sekarat

ilustrasi smartwatch
ilustrasi smartwatch (unsplash.com/Káplár Bálint Áron)

Laman resmi Samsung menjelaskan bahwa salah satu cara untuk meningkatkan daya tahan baterai smartwatch adalah mematikan Always-on Display (AOD). Kamu bisa mematikan fitur tersebut di Pengaturan atau Settings. AOD sendiri bisa memakan daya baterai karena memaksa layar terus aktif, bahkan di posisi smartwatch mati sekalipun. Namun, mematikan AOD hanya ideal ketika baterai sekarat atau lowbat. Saat daya baterai masih tersisa banyak, AOD tak perlu dimatikan karena fitur tersebut sebenarnya sangat berguna untuk melihat jam.

2. Koneksikan smartwatch dengan smartphone

ilustrasi smartwatch
ilustrasi smartwatch (unsplash.com/Luke Chesser)

Meski bisa beroperasi secara mandiri, fungsi smartwatch akan semakin optimal jika dikoneksikan dengan smartphone. Dilansir Hammer Online, cara menyambungkannya adalah dengan menyalakan smartwatch dan smartphone, kemudian mengaktifkan Bluetooth di kedua perangkat tersebut. Jangan lupa instal aplikasi pendukung smartwatch di smartphone. Setelah itu, lakukan pairing dan smartwatch sudah terkoneksi.

Aplikasi pendukung atau aplikasi smartwatch yang sudah diinstal di smartphone membantu kamu untuk melakukan monitoring. Sebab, semua data dari smartwatch akan tersinkronisasi ke aplikasi tersebut. Kamu bisa memantau baterai smartwatch, melihat informasi kesehatan, hingga mengubah pengaturan smartwatch dengan lebih mudah. Berbagai fitur khusus juga bisa diakses lewat aplikasi tersebut.

3. Selalu pakai smartwatch ketika berolahraga

ilustrasi smartwatch
ilustrasi smartwatch (unsplash.com/Luke Chesser)

Smartwatch bisa mendeteksi banyak hal seperti detak jantung hingga langkah kaki. Karena itu, smartwatch bisa menjadi perangkat yang ideal untuk memantau kegiatan olahraga yang kamu lakukan. Dilansir Simply Gym, smartwatch bisa membantu kamu untuk memonitor aktivitas olahraga, menentukan capaian olahraga, memonitor detak jantung ketika olahraga, hingga melacak rute ketika kamu berlari atau jogging. Semuanya akan disajikan dalam bentuk data yang mudah dimengerti, yang membuatmu bisa menentukan keberhasilan olahraga.

4. Gunakan smartwatch sebagai indikator kesehatan

ilustrasi smartwatch
ilustrasi smartwatch (unsplash.com/Blocks Fletcher)

Tak hanya berguna saat berolahraga, smartwatch juga bisa menjadi indikator kesehatan. Dilansir Mayo Clinic, hal tersebut bisa terjadi karena smartwatch mampu mendeteksi detak jantung, tingkat stres, kondisi tidur, kandungan alkohol di dalam tubuh, hingga mengingatkan pengguna untuk selalu minum air. Semua data tersebut akan terakumulasi dan bisa menjadi acuan untuk menentukan kesehatan. Namun, perlu digarisbawahi kalau data tersebut tak sepenuhnya akurat. Untuk diagnosis yang akurat, kamu harus pergi ke dokter dan menggunakan data smartwatch sebagai indikator atau referensi.

5. Gunakan voice assistant untuk mempermudah kegiatan

ilustrasi smartwatch
ilustrasi smartwatch (unsplash.com/Amanz)

Menurut laman Life Watch, salah satu cara mengoptimalkan penggunaan smartwatch adalah menggunakan voice assistant (jika mendukung). Voice assistant bisa memudahkan penggunaan, entah itu membalas pesan, membuka aplikasi, menjalankan perintah, atau mengangkat telepon. Hal tersebut khususnya sangat berguna ketika sedang berolahraga, berada di kendaraan, atau saat tangan kamu penuh dan tak bisa menyentuh layar smartwatch. Apple Watch 9 dan Samsung Galaxy Watch 6 adalah beberapa smartwatch yang mendukung voice assistant.

Smartwatch bisa digunakan secara optimal jika kamu tahu cara memanfaatkan semua fiturnya. Tiap fitur juga memiliki fungsinya tersendiri, baik itu untuk olahraga, kesehatan, atau sekadar menghemat baterai. Tiap merek smartwatch juga punya variasi fitur yang berbeda. Oleh sebab itu, tips dan trik menggunakan smartwatch dengan lebih optimal bisa kamu terapkan pada berbagai merek yang kamu miliki saat ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More