7 Game dengan Tingkat Kesulitan yang Adaptif Terhadap Skill Pemain

- Sistem tingkat kesulitan game kini berkembang dengan menyesuaikan skill pemain sepanjang permainan.
- The Elder Scrolls 4: Oblivion menggunakan tingkat kesulitan berdasarkan level pemain, memungkinkan pemain untuk menjelajahi area apa pun tanpa takut akan kesulitan.
- Beberapa game seperti The Legend of Zelda: Breath of the Wild dan XCOM 2 memiliki mekanisme adaptif yang membuat game semakin sulit seiring dengan kemampuan pemain.
Tingkat kesulitan menjadi salah satu sistem wajib di game, di mana pemain bisa memilih seberapa sulit game yang sedang mereka mainkan. Sistem ini terus mengalami evolusi seiring berjalannya waktu dan kini, ada banyak game yang menawarkan tingkat kesulitan adaptif. Artinya, tingkat kesulitan game-game tersebut akan disesuaikan dengan skill pemain di sepanjang permainan.
Jika pemain semakin jago, game tersebut akan menaikkan tingkat kesulitannya secara otomatis agar bisa lebih menantang. Berikut 7 di antaranya.
1. The Elder Scrolls 4: Oblivion
Biasanya, game RPG lawas akan mengatur tingkat kesulitan berdasarkan area yang artinya, pemain akan dengan mudah mengetahui jika mereka sedang memasuki area yang sulit. Akan tetapi, hal berbeda justru dilakukan oleh The Elder Scrolls 4: Oblivion. Singkatnya, tingkat kesulitan pada sebagian besar dunia di game ini disesuaikan dengan level pemain. Dengan begitu, pemain jadi bisa pergi kemana pun mereka mau di awal permainan tanpa harus takut akan berhadapan dengan area atau musuh yang sulit.
2. The Legend of Zelda: Breath of the Wild
Dari luar, The Legend of Zelda: Breath of the Wild memang tidak terlalu menyuasaikan tingkat kesulitannya dengan level pemain, namun pemain sempat “menggali” file game ini dan menemukan cara kerjanya. Sederhananya, game garapan Nintendo menggunakan sistem berbasis poin di mana membunuh musuh akan memberi pemain poin dan ketika mendapat sejumlah poin tertentu, musuh yang muncul di lokasi yang sama akan menjadi lebih kuat. Dengan kata lain, game ini secara alami jadi lebih sulit ketika pemain menjadi lebih kuat.
3. XCOM 2
Pemain XCOM 2 pasti pernah dibuat frustrasi ketika berada di jarak tembak yang pasti berhasil mengenai musuh, namun ternyata meleset. Meski terdengar tidak adil, XCOM 2 sendiri ternyata secara halus mendorong RNG-nya agar menguntungkan pemain. Itu termasuk meningkatkan peluang terkena sasaran setelah beberapa kali gagal, mengurangi peluang kena sasaran bagi alien setelah berkali-kali kena sasaran dan bonus peluang yang akan digandakan tergantung tingkat kesulitan yang dipilih pemain.
4. Mario Kart 8
Tidak banyak yang mengetahui jika isi dari kotak-kotak yang berserakan di sepanjang lintasan di Mario Kart 8 bergantung pada posisi pemain ketika balapan. Biasanya, pemain yang berada hampir di belakang sendiri akan mendapatkan item yang jauh lebih baik daripada yang ada di depan, seperti Spiny Shell atau Bullet Bill. Itu berarti, pemain berada di posisi pertama tidak bisa unggul terlalu jauh dan pemain di belakangnya masih berkesempatan untuk merangsak ke posisi terdepan dan memenangkan balapan.
5. Left 4 Dead 2
Kehadiran Left 4 Dead 2 semakin mengukuhkan seri Left 4 Dead sebagai salah satu seri game terbaik yang pernah dibuat. Selain karena gunplay yang memuaskan dan campaign yang seru, pengaturan pada tingkat kesulitan game ini juga jadi salah satu alasannya. Meski ada beberapa momen yang sudah “scripted” di level-level tertentu, ada banyak kemunculan gerombolan zombie di game ini yang sebenarnya ditentukan oleh AI yang mengukur tekanan dan tingkat stres pemain.
6. Metal Gear Solid 5: The Phantom Pain
Jika ada game yang bisa memberi respon natural terhadap pemain maka Metal Gear Solid 5: The Phantom Pain karya Hideo Kojima jadi salah satu yang terbaik. Pada game ini, musuh akan mempelajari cara bermain pemain. Jika pemain sering menembak musuh di bagian kepala, di misi berikutnya, musuh akan menggunakan helm. Jika pemain sering meninggalkan mayat musuh di tempat terbuka, kedepannya musuh akan jauh lebih cepat dalam mencari mayat rekan mereka yang terbunuh.
7. Resident Evil 4
Salah satu ide efektif yang diusung Resident Evil 4 adalah tingkat kesulitan adaptif yang mana itu sangat canggih pada masanya. Singkatnya, game ini akan terus melacak seberapa akurat tembakan pemain, damage yang mereka terima, berapa banyak resources yang mereka miliki dan seberapa sering mereka mati. Hasil dari itu semua akan mempengaruhi tingkat agresivitas musuh, item apa saja yang bisa didapat pasca membunuh musuh dan jumlah musuh. Sistem itu dibawa kembali dan disempurnakan di versi remake-nya.
Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game dengan tingkat kesulitan yang adaptif terhadap skill pemain. Tertarik menjajal salah satu game di atas?


















