6 Game Open-World RPG Tersulit Buatan Studio Asal Jepang

- Artikel membahas enam game open-world RPG tersulit buatan studio Jepang, dengan Elden Ring sebagai contoh paling populer berkat tingkat kesulitan tinggi dan ekspansi Shadow of the Erdtree yang ekstrem.
- Game lain seperti Monster Hunter Wilds, Dragon’s Dogma: Dark Arisen, dan Rise of the Ronin menawarkan tantangan berbeda melalui mekanik pertempuran kompleks serta kebutuhan strategi matang untuk bertahan hidup.
- Metal Max Xeno: Reborn dan Nioh 3 melengkapi daftar dengan fokus pada pengelolaan sumber daya, kustomisasi kendaraan, serta sistem pertarungan cepat khas game Soulslike dari studio Jepang.
Open-world RPG sendiri sudah bukan genre yang terlalu banyak jumlahnya, apalagi jika dibatasi hanya buatan studio Jepang, pilihannya jadi semakin sedikit. Jika dipersempit lagi ke kategori game open-world RPG yang benar-benar menantang, hampir semuanya mengarah ke satu nama besar yaitu Elden Ring. Tapi sebenarnya, studio asal Jepang memiliki beberapa game lain yang menggabungkan konsep dunia terbuka dengan tingkat kesulitan yang tinggi, meski jumlahnya terbatas. Game apa saja itu? Berikut daftarnya.
1. Elden Ring
Elden Ring kemungkinan besar jadi game pertama yang terlintas ketika orang membicarakan game open-world RPG buatan studio asal Jepang. Meski sedikit lebih ramah dibanding beberapa game FromSoftware lainnya, tingkat kesulitannya tetap tinggi, bahkan beberapa musuh bos bakal menguji kesabaran pemain. Pada game ini, pemain bebas membuat karakter dan menentukan gaya bermain mereka, mulai dari petarung jarak dekat hingga penyihir jarak jauh. Apapun pilihan pemain, game ini akan terus memberikan tantangan yang bisa menjatuhkan mental. DLC Ekspansi bernama Shadow of the Erdtree bahkan melangkah lebih jauh, dengan tingkat kesulitan yang bagi sebagian pemain dianggap kelewat menyulitkan.
2. Monster Hunter Wilds
Monster Hunter Wilds bisa dibilang merupakan game paling ramah untuk pemain baru di serinya, meskipun “ramah” di sini relatif karena game ini tetap butuh dipelajari untuk dikuasai. Seperti game-game Monster Hunter pada umumnya, pemain akan membuat karakter mereka sendiri dan Palico, lalu memilih satu dari 14 jenis senjata yang playstyle-nya sangat berbeda. Kali ini juga ada fitur rekan AI berupa pemburu manusia yang membantu, sehingga bagian awal permainan jadi lebih ringan. Namun memasuki pertengahan, tantangannya mulai benar-benar terasa, dan di situlah kemampuan pemain diuji. Sebab, beberapa serangan saja dari monster yang pemain hadapi sudah cukup untuk membuat perburuan berakhir gagal.
3. Dragon’s Dogma: Dark Arisen
Dragon’s Dogma dan sekuelnya sama-sama dikenal cukup menantang di awal, tapi seiring berjalannya permain, pemain bisa menjadi sangat kuat sampai di titik musuh bos jadi mudah dikalahkan. Namun, DLC ekspansi Dark Arisen mengubah itu secara drastis lewat Bitterblack Isle, sebuah area endgame yang benar-benar menguji pemain level tinggi dengan ruang sempit, musuh mematikan dan kebutuhan strategi serta build party yang matang. Ditambah lagi, mode Hard di Dark Arisen meningkatkan tingkat kesulitan secara signifikan, dan bahkan bisa dibilang lebih menantang dibanding beberapa game Soulslike terkenal seperti Elden Ring.
4. Rise of the Ronin
Rise of the Ronin merupakan game open-world RPG buatan Team Ninja, studio yang selama ini dikenal dengan game aksi super menantang seperti Ninja Gaiden. Meskipun game ini mengusung konsep dunia terbuka dan menyediakan pilihan tingkat kesulitan, level dasar hingga yang lebih tinggi tetap terasa sulit dan menuntut skill pemain. Untuk bertahan, pemain harus sigap membaca serangan musuh dan menguasai teknik parry. Selain itu, dengan mekanisme RPG berbasis loot, pemain juga bisa memperkuat karakter mereka dengan mencari item terbaik, meski hal tersebut mengharuskan pemain untuk melakukan eksplorasi yang penuh risiko karena dunianya dipenuhi bahaya.
5. Metal Max Xeno: Reborn
Metal Max Xeno pertama kali dirilis di PS4 dan PS Vita pada 2018, lalu hanya berselang dua tahun, hadir versi remake berjudul Metal Max Xeno: Reborn yang juga dirilis ke platform lain seperti Nintendo Switch dan PC. Seri Metal Max sendiri sudah eksis sejak awal tahun 90-an, meski popularitasnya tidak pernah benar-benar besar di luar Jepang. Sekilas, Reborn mungkin terlihat seperti game low-budget yang jadul, tapi sebenarnya gameplay-nya cukup menantang, karena fokus pada pengelolaan sumber daya dan kustomisasi kendaraan yang kompleks. Kesalahan kecil dalam persiapan bisa berujung kekalahan dalam hitungan detik, sehingga pemain dituntut untuk benar-benar paham sistemnya.
6. Nioh 3
Nioh 3 terbilang lebih ramah jika dibandingkan dengan game-game Team Ninja sebelumnya, meski tetap memiliki tantangan khas studio asal Jepang itu. Tingkat kesulitannya banyak dipengaruhi oleh game Soulslike dan game Team Ninja lainnya, tapi secara umum gameplay-nya cukup cepat dipahami. Salah satu faktor yang membuatnya lebih mudah adalah sistem dua gaya bertarung yang memungkinkan pemain berganti antara samurai yang kuat dan ninja yang lincah secara instan. Dungeon utamanya masih menantang, namun bagian dunia terbukanya cenderung jadi lebih ringan karena pemain mudah overlevel. Kendati demikian, Nioh 3 tetap menyajikan pertarungan melawan musuh bos yang sulit sebagai ajang uji skill.
Itulah tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game open-world RPG tersulit buatan studio asal Jepang. Ada game favoritmu?





![[QUIZ] Dari Kuis Ini, Kami Tahu Gadget yang Kamu Perlukan Saat Traveling](https://image.idntimes.com/post/20221205/screenshot-2022-12-05-160905-abc32669ab6e7e2131f50d34c4b0edff.png)














