Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Game Sonic Paling Mengecewakan Pemain

5 Game Sonic Paling Mengecewakan Pemain
Sonic Lost World (dok. Sonic Team)
Intinya Sih
  • Banyak game Sonic gagal memenuhi ekspektasi karena pengembangan terburu-buru, menghasilkan kualitas teknis dan gameplay yang tidak stabil.
  • Lima judul seperti Sonic Forces hingga Sonic Boom: Rise of Lyric dikritik karena kontrol buruk, bug parah, dan fitur yang terasa setengah matang.
  • Masalah umum meliputi kontrol tidak responsif, physics inkonsisten, serta glitch besar yang membuat pengalaman bermain terasa mengecewakan bagi penggemar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sebagai salah satu maskot SEGA, wajar jika pemain selalu berharap game-game Sonic the Hedgehog selalu punya kualitas yang luar biasa. Sayangnya, tidak sedikit game Sonic yang justru gagal total memenuhi ekspektasi pemain dan masalahnya bukan hanya soal kualitas, melainkan sampai terasa seperti game yang belum benar-benar selesai dikembangkan. Umumnya, masalah semacam itu terjadi karena proses pengembangan yang terburu-buru, sehingga hasil akhirnya berantakan. Berikut 5 game Sonic paling mengecewakan pemain.

1. Sonic Forces

Secara teknis, Sonic Forces sebenarnya bukan game yang "rusak". Game ini jarang bermasalah dan bisa diselesaikan tanpa hambatan besar. Masalah utamanya datang dari fakta bahwa pergerakan Sonic terlalu banyak dikendalikan otomatis oleh game ini, sehingga input dari pemain sering kali tidak berarti, terutama di bagian kecepatan tinggi. Alih-alih merasakan kontrol yang presisi, pemain malah jadi penonton di banyak kesempatan. Belum lagi fitur kustomisasi karakternya, hadir tanpa kedalaman berarti dan lebih terasa seperti gimmick yang dipaksakan. Bahkan kehadiran Shadow sebagai karakter playable pun tidak cukup untuk menyelamatkan kualitas game ini.

2. Sonic and the Secret Rings

Masalah utama Sonic and the Secret Rings ternyata bukan soal bug atau crash, melainkan skema kontrolnya yang merepotkan. Game ini dirancang khusus untuk Wii Remote, sehingga pemain harus memiringkan kontroller untuk mengarahkan gerakan Sonic. Banyak pemain merasa kontrol berbasis gerakan ini tidak responsif dan sulit dikuasai, terutama di bagian yang menuntut presisi tinggi. Selain itu, gerakan Sonic juga sering terasa terlambat atau malah terlalu sensitif. Untungnya, baik Nintendo maupun SEGA sudah meninggalkan eksperimen kontrol yang janggal semacam ini, dan sekarang pemain bisa menikmati game Sonic di platform Nintendo dengan kontrol yang jauh lebih nyaman.

3. Sonic Lost World

Sonic Lost World versi Nintendo 3DS dikenal sebagai salah satu game paling bermasalah dalam seri ini, terutama dari sisi kontrol dan physics yang tidak konsisten. Kecepatan Sonic kerap berubah secara tiba-tiba, lompatan tidak akurat dan mekanisme parkour seperti berlari di dinding sering muncul atau gagal di waktu yang salah. Itu semua terjadi tanpa alasan yang jelas. Akibatnya, gameplay platforming yang harusnya menjadi nilai jual utama berubah menjadi tebak-tebakan, seolah game ini tidak merespons input pemain dengan benar. Kendati demikian, Lost World setidaknya menandai berakhirnya Sonic era “edgy” yang selama ini banyak dikritik.

4. Sonic Free Riders

Sonic Free Riders menjadi salah satu contoh paling jelas dari bagaimana skema kontrol yang buruk bisa menghancurkan sebuah game. Dirancang khusus untuk Kinect, game ini mengandalkan sepenuhnya gerakan tubuh pemain untuk bermain. Ide ini terdengar menarik di atas kertas, tapi kenyataannya jauh dari harapan. Gerakan pemain sering tidak terbaca atau tertinggal, bahkan untuk gerakan paling sederhana sekalipun. Meski kualitas kontennya sebenarnya cukup lumayan, semua itu terasa sia-sia karena kontrol yang tidak responsif membuat pengalaman bermain jadi melelahkan. Sonic Free Riders berakhir menjadi salah satu game Kinect yang paling dikenal karena kegagalannya.

5. Sonic Boom: Rise of Lyric

Sonic Boom: Rise of Lyric merupakan salah satu game Sonic yang paling bermasalah ketika diluncurkan. Dikembangkan dalam kondisi pengembangan yang kacau, game ini dipenuhi banyak bug yang parah, mulai dari karakter yang tembus ke lingkungan di dunianya, physics yang tidak karuan, hingga frame-rate yang anjlok di tengah permainan. Yang paling terkenal adalah glitch "infinite jump" di mana pemain bisa melompat terus-menerus dengan Knuckles hanya dengan menjeda permainan ketika di udara. Kritikus pun ramai-ramai menghujat game ini karena skema kontrol yang buruk dan kondisi teknisnya yang jauh dari kata layak.

Itulah tadi ulasan mengenai beberapa game Sonic paling mengecewakan pemain. Pernah dikecewakan oleh game-game di atas?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Related Articles

See More