6 Game yang Tampak Seperti Remaster di Switch 2 Berkat Handheld Boost

- Nintendo Switch 2 kini menghadirkan fitur Handheld Mode Boost yang meningkatkan performa game generasi pertama, membuatnya terasa seperti versi remaster saat dimainkan secara handheld.
- Sejumlah game populer seperti Astral Chain, Fire Emblem: Three Houses, dan The Legend of Zelda: Link’s Awakening kini tampil lebih mulus dengan visual lebih tajam di Switch 2.
- Game besar lain seperti Pokemon Legends: Arceus, Super Smash Bros. Ultimate, dan The Witcher 3 juga mendapat peningkatan signifikan dalam stabilitas frame-rate serta kualitas grafis di perangkat terbaru ini.
Hampir setahun sejak diluncurkan, Nintendo Switch 2 telah menyajikan berbagai game eksklusif menarik seperti Mario Kart World dan Donkey Kong Bananza, sekaligus tetap kompatibel dengan game-game Switch generasi pertama. Sebelumnya, peningkatan performa ketika memainkan game Switch generasi pertama hanya bisa dinikmati dalam mode docked, tapi setelah update terbaru, mode handheld pun kini ikut kebagian peningkatan serupa lewat fitur Handheld Mode Boost. Dengan begitu, pemain bisa mencoba game-game Switch yang dulu kurang optimal dan menikmatinya layaknya game remaster dengan performa yang lebih baik. Berikut beberapa diantaranya.
1. Astral Chain
Astral Chain merupakan game aksi garapan PlatinumGames yang dirilis di Switch pada 2019. Berlatar di kota futuristik, pemain berperan sebagai anggota pasukan polisi yang bisa memanggil entitas mirip Persona yang terikat ke tubuh mereka untuk melawan kejahatan. Game ini disambut positif oleh para pemain berkat dunia yang menarik dan sistem combat yang unik, meski secara teknis masih di bawah standar game first-party Nintendo. Visual yang agak buram dan frame-rate yang sering kali turun jadi catatan tersendiri. Kabar baiknya, performa game ini sudah membaik di Switch 2 sehingga sekarang menjadi waktu yang tepat untuk mencobanya.
2. Fire Emblem: Three Houses
Fire Emblem: Three Houses mungkin menjadi game paling populer di seri Fire Emblem hingga saat ini. Daya tarik utama game ini terletak pada sistem pilihan faksi di awal permainan. Pemain bisa memilih salah satu dari tiga faksi berbeda, dan keputusan pemain akan memengaruhi jalannya cerita, anggota tim, serta hubungan yang bisa dibangun di markas. Dari sisi teknis, game ini memang sesekali mengalami penurunan performa ketika animasi serangan atau cutscene tertentu, tapi di Switch 2 yang mumpuni, semua itu terasa jauh lebih mulus dan visualnya pun meningkat signifikan.
3. The Legend of Zelda: Link’s Awakening
The Legend of Zelda: Link's Awakening berhasil tampil memukau berkat pilihan gaya visual unik ala mainan alih-alih memaksakan visual tinggi melewati batas kemampuan Switch. Game ini sendiri punya sejarah panjang, mulai dari versi Game Boy di 1993, remake berwarna di 1998, hingga akhirnya hadir dalam format 3D untuk di 2019. Sayangnya, di balik tampilannya yang menawan, ada satu catatan minor yaitu frame-rate yang sesekali turun ketika berpindah antara eksplorasi dan combat. Untungnya, dengan peningkatan performa yang ditawarkan Switch 2, masalah ini hampir tidak lagi terasa.
4. Pokemon Legends: Arceus
Pokemon Legends: Arceus menjadi salah satu gebrakan terbesar Game Freak untuk seri Pokemon. Meski secara resmi masuk kategori game spin-off, game ini lebih terasa seperti game utama berkat skalanya yang besar. Berlatar di wilayah Sinnoh di masa lalu, pemain bisa menjelajahi dunia semi terbuka dan menangkap Pokemon langsung di alam bebas tanpa harus masuk mode pertarungan berbasis giliran. Game ini juga tidak lepas dari masalah teknis seperti tekstur yang buram, visual dunia yang kurang detail dan frame-rate yang kurang stabil, meski pada akhirnya masalah-masalah itu teratasi ketika dimainkan di Switch 2.
5. Super Smash Bros. Ultimate
Super Smash Bros. Ultimate bisa dibilang merupakan game Smash paling ambisius yang pernah ada. Nintendo, Bandai Namco Studios dan Sora Ltd. benar-benar totalitas dengan menghadirkan semua karakter dari game-game sebelumnya sekaligus menambahkan wajah-wajah baru seperti Sora dari Kingdom Hearts dan Joker dari Persona 5. Saking lengkapnya, sulit untuk membayangkan bagaimana sekuelnya nantinya bisa menandingi game ini. Di sisi teknis, performanya sudah solid di Switch, meski beberapa pemain tetap merasa belum sepenuhnya optimal. Nah, di Switch 2, kritik soal performa game ini sepenuhnya hilang.
6. The Witcher 3: Wild Hunt
The Witcher 3: Wild Hunt memang jauh dari kata memukau secara visual di Switch, namun game ini tetap layak dimainkan dan berhasil menyampaikan hal-hal terbaiknya mulai dari misi utama maupun sampingan yang seru, cerita yang kuat, aksi yang memuaskan dan Geralt the Rivia sebagai protagonis utama yang ikonik. Bagi pemain yang baru mau mencicipi game ini di Switch 2, perbedaannya sangat signifikan. Secara visual dan performa, peningkatannya bagaikan langit dan bumi dibanding versi Switch generasi pertama. Kendati demikian, visualnya di Switch 2 masih belum bisa menyamai versi PS4.
Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game Nintendo Switch yang tampak seperti remaster di Switch 2 berkat fitur Handheld Mode Boost. Tertarik memainkan game-game di atas dengan performa yang lebih optimal?







![[QUIZ] Dari Caramu Charge HP, Kami Tahu Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20240427/smartphone-2568602-1280-b4e524f5490f1af799b4ba12a6bd3cbd-583b3b87529e3749038318e2b1ab72d8.jpg)










