Man of Medan, Game yang Terinspirasi dari Horor Indonesia

- Supermassive Games merilis Man of Medan sebagai bagian pertama Dark Pictures Anthology, terinspirasi dari kisah kapal misterius SS Ourang Medan dan tersedia di berbagai platform.
- Cerita rakyat SS Ourang Medan menggambarkan kru kapal tewas misterius sebelum kapal meledak, namun berbagai versi berita menimbulkan kebingungan tentang waktu dan lokasi kejadian.
- Penelusuran sejarah membuktikan SS Ourang Medan hanyalah hoaks buatan Silvio Scherli, tetapi kisahnya tetap menginspirasi Supermassive Games menciptakan game horor multipemain dengan nuansa lokal.
Supermassive Games merilis game horor Man of Medan sebagai bagian pertama dari seri Dark Pictures Anthology. Pihak pengembang meluncurkan waralaba game itu untuk berbagai platform, termasuk PC dan Xbox One. Dalam game ini, gamer mengambil berbagai keputusan penting untuk memengaruhi hasil akhir cerita dan nyawa karakter.
Man of Medan mengambil inspirasi dari cerita kapal kargo Belanda bernama SS Ourang Medan. Karakter utamanya berpetualang ke rongsokan kapal sisa Perang Dunia II. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi dengan SS Ourang Medan?
1. Dalam cerita rakyat SS Ourang Medan, semua kru kapal ditemukan tewas membeku

Dalam cerita rakyat yang menginspirasi game Man of Medan, awak kapal Silver Star menaiki kapal kargo SS Ourang Medan. Mereka menemukan semua kru kapal itu dan seekor anjing peliharaan dalam kondisi tidak bernyawa. Seluruh jenazah menatap langit-langit kapal dengan ekspresi menjerit yang membeku.
Tim pencari menelusuri seluruh lorong dan kabin kapal SS Ourang Medan sampai ruangan ketel uap. Mereka menemukan tumpukan mayat dengan raut wajah ketakutan. Para pelaut lantas mencoba menarik kapal itu ke pelabuhan terdekat.
Anehnya, kobaran api misterius mendadak melahap seluruh bagian kapal SS Ourang Medan. Kapal itu dilaporkan mengalami ledakan dahsyat di perairan Asia Tenggara. Insiden itu disebut terkait dengan muatan bahan kimia berbahaya.
2. Insiden hilangnya kapal SS Ourang Medan memunculkan berbagai versi cerita

Berbagai versi cerita menyelimuti peristiwa kapal SS Ourang Medan, termasuk surat kabar Associated Press yang menyiarkan laporan pertama di Kepulauan Solomon pada 1940. Armada laut British Merchant Marine merespons panggilan darurat kapal itu di lautan Pasifik. Sementara, perwira Italia menangkap pesan radio kapal itu di Selat Malaka pada Februari 1948.
Sebuah surat kabar Jerman menerbitkan kesaksian seorang penyintas bernama Jerry Rabbit pada 1955. Dirinya mengungkapkan tindakan penyelundupan 15 ribu kotak kargo rahasia dari China ke Kosta Rika. Dia dikabarkan meninggalkan kapal SS Ourang Medan sebelum awak kapal Silver Star melakukan penyelamatan.
Kemudian, media cetak Grimsby Evening Telegraph menyajikan versi lain di Teluk Benggala pada musim panas 1948. Kapal laut Andressa memberikan bantuan penyelamatan untuk kapal SS Ourang Medan di jalur pelayaran ke Jakarta. Seorang dokter menyimpulkan penyebab kematian semua kru kapal itu sebagai kondisi alamiah tanpa paparan racun.
3. Penelusuran catatan maritim membuktikan SS Ourang Medan hanya hoaks

Catatan sejarah tidak memuat nama kapal SS Ourang Medan dalam berbagai daftar maritim. Menariknya, sebuah korporasi Brasil menyematkan identitas Santa Cecilia kepada kapal Silver Star yang berusaha menyelamatkan kapal SS Ourang Medan. Kapal laut itu lantas memusatkan rute pelayaran di sekitar perairan Brasil.
Silvio Scherli dilaporkan mengarang cerita fiktif SS Ourang Medan di Trieste, Italia. Agen komersial itu menjual kisah karangannya kepada agensi berita Associated Press pada 1940. Media massa The Daily Mirror dan The Yorkshire Evening Post akhirnya menerbitkan laporan berbahasa Inggris pertama tentang kebohongan itu pada November 1940.
Silvio Scherli menjual kembali cerita bohong yang sama setelah Perang Dunia II. Bahkan, seseorang sampai mengirimkan surat pertanyaan tentang kapal SS Ourang Medan kepada direktur CIA pada Desember 1959. Oleh karena itu, pihak agensi intelijen ini sampai terlibat dalam mengonfirmasi cerita fiktif SS Ourang Medan.
4. Supermassive Games mengadaptasi cerita rakyat SS Ourang Medan menjadi game horor multipemain

Supermassive Games mengembangkan adaptasi cerita rakyat SS Ourang Medan menjadi game horor multipemain. Sebagai pengingat, pengembang itu memperoleh popularitas besar lewat peluncuran Until Dawn pada 2015. Para perancang memasukkan sejumlah ciri khas serupa dalam deretan karya horor mereka, termasuk Man of Medan.
Tim pengembang Man of Medan mempertahankan penggunaan sudut pandang kamera tetap dalam desain lingkungan virtual. Para desainer menyajikan gaya grafis fotorealistis dengan pemanfaatan teknologi motion capture secara ekstensif. Secara keseluruhan, pembuatannya menggabungkan unsur cerita rakyat sebagai inspirasi dasar narasi.
Tom Heaton, sutradara Man of Medan, merancang prototipe fungsional untuk menguji kelayakan konsep fitur multipemain. Pengembang memamerkan model percobaan itu kepada sejumlah audiens pada awal pengembangan game ini. Mereka kemudian memasukkan fitur itu dalam delapan rencana perilisan selanjutnya.
Pada akhirnya, Man of Medan adalah game yang menarik bagi para gamer Indonesia. Mengingat, Supermassive Games mengambil inspirasinya dari cerita rakyat kapal SS Ourang Medan. Setelah membaca ceritanya, apa kamu tertarik memainkan game horor satu ini?









![[QUIZ] Tebak Seri iPhone dari Desainnya, Bisa Mengenalinya?](https://image.idntimes.com/post/20250305/quiz-bisakah-kamu-menebak-seri-iphone-dari-desainnya-2-135000d8583d86d1b093a45cbb3822d6.jpg)








