Steam Deck OLED vs Nintendo Switch 2, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

- Nintendo Switch 2 lebih ringan dan tipis dibanding Steam Deck OLED, membuatnya lebih praktis untuk dibawa bepergian tanpa mengorbankan kenyamanan bermain.
- Switch 2 unggul lewat katalog game eksklusif seperti Mario, Zelda, dan Pokémon serta dukungan backward compatibility yang memperluas pilihan permainan.
- Steam Deck menawarkan fleksibilitas tinggi dengan akses ke ribuan game dari berbagai genre dan kemampuan menjalankan emulator konsol klasik.
Valve menjadi salah satu perusahaan yang benar-benar berani menantang Nintendo secara serius lewat Steam Deck yang langsung bersaing ketat dengan Switch generasi pertama. Namun kini, dengan semakin ramainya konsol handheld atau perangkat gaming handheld, muncul pertanyaaan mana yang lebih direkomendasikan untuk dibawa bepergian. Apakah Steam Deck dengan berbagai pilihan model termasuk varian OLED-nya atau Nintendo Switch 2 yang hampir genap setahun dan menawarkan keunggulannya sendiri meski tanpa layar OLED? Untuk menjawab pertanyaan itu, langsung saja ulasan di bawah ini.
1. Switch 2 lebih ringan

Steam Deck dan Steam Deck OLED memang punya ukuran yang cukup besar karena semua komponen dipadatkan di dalam perangkat agar bisa menjalankan game dari Steam dengan lancar, ditambah penempatan kontroler yang memang membutuhkan ruang ekstra. Switch 2 sendiri lebih besar dari pendahulunya dan ukurannya mungkin setara dengan Steam Deck, tapi yang jadi pembeda utama adalah ketebalannya. Switch 2 jauh lebih tipis dan ringan, sehingga lebih praktis dibawa ke mana-mana, entah itu di dalam tas biasa maupun tas kecil.
2. Game eksklusif Nintendo tak tertandingi
Berbeda dengan Steam yang hampir tidak punya eksklusivitas karena sebagian besar game Valve bisa dimainkan di platform lain, Nintendo justru duduk di posisi yang sulit tertandingi. Meski Steam Deck unggul dalam menjalankan game pihak ketiga yang tidak tersedia di Switch 2, Nintendo punya “senjata” yang lebih kuat yaitu seri game eksklusif legendaris seperti Mario, Zelda dan Pokemon yang tidak bisa ditemukan di mana pun selain platform mereka sendiri.
Ditambah lagi, Switch 2 mendukung backward compability dengan game Switch generasi sebelumnya (bahkan beberapa di antaranya mendapat peningkatan performa) sehingga pemain langsung mendapat akses ke katalog game yang sangat luas. Sony, Microsoft maupun Valve hingga kini masih belum mampu menandingi kekuatan game eksklusif Nintendo yang sudah puluhan tahun dibangun.
3. Steam Deck menawarkan game yang lebih bervariasi

Meskipun Switch 2 punya deretan seri game eksklusif luar biasa seperti Mario, Zelda dan Pokémon, Steam jelas unggul dari sisi jumlah katalog game. Sejak diluncurkan pada 2003, Steam terus berkembang dan kini menampung ratusan game AAA maupun indie setiap tahunnya yang mencakup beragam genre mulai dari shooter, RPG hingga puzzle. Steam Deck sendiri mampu menjalankan cukup banyak game klasik maupun modern, mulai dari Fallout 3 hingga Slay the Spire 2, dan bahkan mendapat keuntungan dari beberapa mantan game eksklusif PlayStation seperti Marvel's Spider-Man 2, God of War: Ragnarok dan Horizon Forbidden West.
4. Switch 2 memiliki fitur multiplayer bawaan
Salah satu keunggulan Steam Deck adalah fleksibilitas kontrolernya. Pemain bisa menghubungkan berbagai kontroler populer buatan PlayStation, Xbox hingga Nintendo tanpa ribet. Hal ini menjadikannya pilihan menarik untuk bermain di rumah. Namun ketika bepergian, membawa dua kontroler plus Steam Deck yang cukup besar jelas kurang praktis.
Di sinilah Switch 2 unggul berkat Joy-Con 2 yang bisa dilepas kapan saja. Cukup lepas kedua kontrolernya dan dua pemain bisa langsung mabar, entah itu Mario Kart World, Super Smash Bros. atau game lainnya. Joy-Con 2 memang bukan kontroler paling nyaman terutama jika dipegang secara horizontal, tapi untuk bermain game dadakan ketika bepergian, fungsinya sudah lebih dari cukup.
5. Steam Deck bisa menjalankan emulator konsol lain

Salah satu keunggulan terbesar Steam Deck dibanding Switch 2 adalah fleksibilitasnya yang luar biasa. Dengan sedikit usaha dan panduan dari YouTube, pemain bisa mengubah Steam Deck menjadi perangkat hiburan serba bisa, mulai dari menjalankan emulator untuk memainkan game klasik seperti Metal Gear Solid (PS1), Skies of Arcadia (Dreamcast) dan Pokemon Red (Game Boy) hingga memutar film. Meski soal legalitas emulator masih jadi perdebatan, banyak yang berargumen bahwa pemain yang memiliki salinan fisik sebuah game berhak memainkannya dengan cara apa pun. Intinya, Steam Deck merupakan perangkat yang potensinya hampir tak terbatas bagi mereka yang mau belajar dan bereksperimen.
6. Kesimpulan
Memilih perangkat gaming handheld terbaik sebenarnya bergantung pada banyak faktor, mulai dari selera game, budget, konsol yang sudah dimiliki hingga seberapa besar ketertarikan terhadap seri game Nintendo. Namun untuk konteks perangkat yang nyaman dibawa bepergian, Switch 2 hadir sebagai pilihan yang jauh lebih unggul. Meskipun begitu, bukan tidak mungkin Steam Deck akan kembali bersaing nantinya, terutama jika kehadiran game eksklusif sekelas Baldur's Gate 3 atau Clair Obscur: Expedition 33 yang sulit ditandingi Switch 2. Untuk saat ini, Switch 2 tetap menjadi investasi terbaik bagi para pemain yang ingin bermain dengan nyaman ketika bepergian.
Itulah tadi ulasan mengenai mana yang lebih layak dibeli di 2026 antara Steam Deck OLED dan Nintendo Switch 2. Jika disuruh memilih, kamu lebih tertarik untuk membeli yang mana?


![[QUIZ] Dari Caramu Charge HP, Kami Tahu Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20240427/smartphone-2568602-1280-b4e524f5490f1af799b4ba12a6bd3cbd-583b3b87529e3749038318e2b1ab72d8.jpg)















![[QUIZ] Tebak Seri iPhone dari Desainnya, Bisa Mengenalinya?](https://image.idntimes.com/post/20250305/quiz-bisakah-kamu-menebak-seri-iphone-dari-desainnya-2-135000d8583d86d1b093a45cbb3822d6.jpg)