Nama Pro Evolution Soccer (PES) dan Winning Eleven pernah menjadi standar emas game sepak bola yang menawarkan pengalaman bermain lengkap. Satu judul game sudah menghadirkan Master League, Become a Legend, pertandingan lokal, turnamen, hingga berbagai fitur yang dapat dinikmati tanpa biaya tambahan. Tidak heran jika era tersebut masih dikenang sebagai masa keemasan game sepak bola buatan KONAMI.
Perubahan besar terjadi ketika KONAMI menghentikan seri PES dan menggantinya menjadi eFootball pada 2021. Arah pengembangannya ikut berubah menuju model free-to-play yang mengandalkan layanan online. Pergeseran itu memunculkan pertanyaan kenapa eFootball sangat berbeda dibanding pendahulunya. Berikut lima alasan kenapa eFootball tidak lagi sama seperti era PES dan Winning Eleven.
