Sony mengumumkan bahwa PlayStation Store untuk PlayStation Vita (PS Vita) akan ditutup secara bertahap mulai 2026 di sejumlah wilayah, lalu berlanjut secara global pada 2027. Setelah penutupan tersebut, pengguna tidak lagi dapat membeli game digital baru. Meski begitu, game yang sudah dimiliki tetap bisa diunduh. Pengumuman itu kembali memunculkan pertanyaan kenapa Sony tidak pernah menghadirkan penerus resmi PS Vita?
Padahal, PS Vita sempat menawarkan teknologi yang tergolong maju pada masanya. Perangkat ini memiliki layar berkualitas tinggi, dua stik analog, layar sentuh, panel sentuh belakang, hingga dukungan berbagai game eksklusif. Meski begitu, berbagai faktor membuat Sony memilih memusatkan perhatian pada bisnis PlayStation rumahan dibandingkan mengembangkan konsol handheld generasi baru. Berikut beberapa alasan Sony tak lagi membuat konsol portabel setelah PS Vita.
