ilustrasi Meta, perusahaan teknologi, AI (magnific.com/magnific)
Perubahan ini juga terjadi di perusahaan lain yang sedang meningkatkan investasi AI. Menurut laporan Associated Press pada 23 Oktober 2026, Meta berencana memangkas sekitar 8.000 karyawan atau 10 persen dari tenaga kerjanya, sementara Microsoft menawarkan program pengunduran diri sukarela kepada sekitar 8.750 karyawan di Amerika Serikat. Sejumlah perusahaan tersebut sedang mengatur ulang pengeluaran agar bisa memberikan lebih banyak anggaran untuk pengembangan AI dan infrastruktur teknologi.
Di industri perbankan sendiri, Standard Chartered berencana mengurangi lebih dari 15 persen tenaga kerja bagian back office hingga 2030. Perusahaan keuangan lainnya juga mulai mengandalkan otomatisasi untuk menyederhanakan proses operasional. Tren ini menunjukkan bahwa perubahan kebutuhan tenaga kerja akibat perkembangan teknologi berpotensi meluas ke berbagai sektor, meskipun alasan dan skala pengurangan karyawan berbeda-beda di setiap perusahaan.
Namun, bukan berarti kamu harus langsung khawatir bahwa semua pekerjaan akan digantikan AI. Teknologi memang mampu mengambil alih sejumlah tugas berulang, tapi perusahaan tetap membutuhkan manusia untuk mengawasi proses, menangani persoalan yang rumit, menjaga keamanan, dan memberikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Bagi pekerja maupun pencari kerja, langkah yang lebih realistis adalah terus meningkatkan keterampilan digital, belajar menggunakan AI secara produktif, dan mengembangkan kemampuan yang sulit digantikan otomatisasi.
Rencana Barclays pangkas 5.000 karyawan menjadi salah satu gambaran nyata tentang bagaimana AI dan otomatisasi mulai memengaruhi dunia kerja. Meski gak seluruh pengurangan tenaga kerja disebabkan oleh AI, investasi teknologi kini menjadi bagian penting dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi.
Untuk kamu yang sedang membangun karier, perkembangan ini bisa dijadikan momentum untuk mengevaluasi kemampuan dan mempelajari keterampilan baru. Sebab di tengah perubahan dunia kerja, kemampuan beradaptasi akan semakin penting agar kamu tetap relevan dengan kebutuhan industri.