Media sosial memudahkan informasi menyebar dalam hitungan detik. Namun, kecepatan tersebut juga membuat video atau foto lama kerap muncul kembali dengan narasi baru yang belum tentu sesuai fakta. Akibatnya, banyak pengguna terkecoh dan mengira sebuah peristiwa baru saja terjadi, padahal rekamannya berasal dari bulan atau bahkan bertahun-tahun sebelumnya.
Fenomena ini kembali menjadi sorotan setelah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai video demonstrasi yang beredar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI. Menurut Komdigi, sebagian konten yang viral merupakan rekaman lama, hasil editan, atau bahkan video dari negara lain yang diklaim seolah-olah terjadi di Indonesia. Agar tidak ikut menyebarkan disinformasi, berikut lima cara sederhana untuk mengecek keaslian sebuah video atau foto sebelum membagikannya.
