Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Ciri Sinyal TV Digital untuk Nonton Piala Dunia 2026
ilustrasi bintik-bintik pada siaran TV (unsplash.com/aj_aaaab)
  • TVRI mencatat banyak laporan hilangnya kanal selama Piala Dunia 2026, dan masyarakat disarankan melakukan scan ulang perangkat digital untuk menemukan kembali siaran TVRI Nasional dan TVRI Sport.
  • Kualitas sinyal yang baik ditandai gambar jernih, suara stabil, serta tayangan mulus tanpa patah-patah; gangguan biasanya muncul jika penerimaan sinyal lemah atau antena tidak tepat arah.
  • Indikator sinyal di atas 60 persen dianggap cukup untuk siaran stabil, namun kondisi antena, kabel, dan lokasi tetap memengaruhi kualitas tontonan pertandingan Piala Dunia 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Antusiasme masyarakat Indonesia untuk menyaksikan Piala Dunia 2026 melalui TVRI terus meningkat sejak turnamen dimulai. Seiring tingginya jumlah penonton, muncul pula sejumlah laporan mengenai hilangnya kanal TVRI atau kesulitan menerima siaran pertandingan. Mengutip TVRI News (15/6/2026), Koordinator Media Center Piala Dunia TVRI, Ezki Suyanto, mengatakan bahwa sebagian besar kendala yang dilaporkan masyarakat dapat diatasi dengan melakukan scan ulang perangkat penerima siaran digital. Karena itu, bagi pengguna yang mengalami kesulitan menemukan kanal TVRI Nasional maupun TVRI Sport disarankan terlebih dahulu melakukan pemindaian ulang pada televisi digital atau set top box (STB) yang digunakan.

Namun, munculnya kembali kanal TVRI setelah proses scan ulang bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Kualitas sinyal juga memiliki peran penting dalam menentukan kenyamanan saat menyaksikan pertandingan. Sinyal yang kurang optimal dapat menyebabkan gambar patah-patah, suara terputus, bahkan siaran hilang secara tiba-tiba. Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah sinyal TV digital di rumah sudah cukup baik untuk menikmati setiap momen Piala Dunia 2026? Berikut lima ciri yang perlu kamu ketahui.

1. Gambar jernih tanpa semut

ilustrasi layar patah-patah dan ada bintik-bintik pada layar (unsplash.com/Jisun Han)

Salah satu ciri paling mudah dikenali adalah kualitas gambar yang bersih dan tajam. Berbeda dengan televisi analog yang sering menampilkan gangguan berupa “semut” atau bintik-bintik pada layar, siaran TV digital seharusnya menampilkan gambar yang lebih jernih. Saat menonton pertandingan Piala Dunia, penonton dapat melihat detail lapangan, nomor punggung pemain, hingga pergerakan bola secara jelas. Jika gambar mulai pecah atau menghilang sesekali, kemungkinan kualitas sinyal belum optimal.

2. Suara bersih dan stabil

ilustrasi nonton bareng pertandingan sepak bola (unsplash.com/Luciano Oliveira)

Kualitas siaran tidak hanya ditentukan oleh gambar, tetapi juga suara. Sinyal TV digital yang baik akan menghasilkan suara komentator dan suara stadion yang terdengar jelas tanpa putus-putus. Gangguan suara seperti suara terpotong, terlambat, atau hilang sesaat biasanya menjadi tanda bahwa penerimaan sinyal sedang tidak stabil. Kondisi ini dapat mengurangi pengalaman menonton terutama saat momen penting seperti gol atau adu penalti.

3. Tayangan tidak patah-patah

ilustrasi antena pemancar tv (unsplash.com/Keriliwi)

Salah satu keunggulan TV digital adalah kemampuannya menghadirkan gambar yang stabil. Jika sinyal cukup kuat, gerakan pemain yang berlari cepat maupun umpan panjang dapat terlihat mulus. Sebaliknya, ketika kualitas sinyal menurun, gambar bisa membeku beberapa detik, bergerak tersendat, atau bahkan menghilang sementara. Jika hal ini sering terjadi, kamu perlu memeriksa posisi antena atau melakukan penyesuaian arah antena ke pemancar terdekat.

4. Indikator kualitas sinyal berada di atas 60 persen

gambar belang pelangi di TV (unsplash.com/Tim Mossholder)

Selain mengamati kualitas gambar dan suara, kamu juga dapat memeriksa indikator kualitas sinyal yang tersedia pada televisi digital maupun STB DVB-T2. Pada banyak perangkat, kualitas sinyal di atas 60 persen umumnya sudah cukup untuk menghasilkan siaran yang stabil. Namun, angka tersebut dapat berbeda tergantung merek dan jenis perangkat yang digunakan.

Semakin tinggi nilai kualitas sinyal maka semakin kecil kemungkinan terjadinya gangguan saat pertandingan berlangsung. Karena itu, masyarakat disarankan memeriksa indikator sinyal setelah melakukan scan ulang kanal. Melalui kualitas sinyal yang memadai, tayangan Piala Dunia dapat dinikmati tanpa gangguan seperti gambar membeku atau suara terputus.

5. Kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport muncul dengan normal

ilustrasi menonton laga Piala Dunia melalui layanan streaming (pexels.com/Soumith Soman)

TVRI menegaskan bahwa seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 dapat disaksikan melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport. Karena itu, munculnya kedua kanal tersebut menjadi tanda bahwa perangkat telah berhasil menangkap siaran televisi digital yang tersedia di wilayah setempat.

Namun, keberadaan kanal saja belum tentu menjamin pengalaman menonton yang optimal. Jika gambar masih patah-patah atau suara sering terputus, kemungkinan kualitas sinyal masih perlu ditingkatkan. Apabila salah satu kanal belum muncul setelah proses scan ulang, kamu dapat memeriksa sambungan kabel antena, mengarahkan ulang antena ke pemancar terdekat, atau melakukan pemindaian ulang kembali.

Meski demikian, kualitas penerimaan siaran tetap dipengaruhi oleh kondisi antena, kabel, dan lokasi penerimaan sinyal. Oleh karena itu, masyarakat disarankan tidak hanya memastikan kanal TVRI berhasil ditemukan, tetapi juga memeriksa kualitas sinyal yang diterima agar siaran pertandingan tetap jernih, stabil, dan nyaman ditonton.

Melalui kualitas sinyal yang optimal, penonton dapat menikmati setiap momen FIFA World Cup 2026 tanpa gangguan, mulai dari fase grup hingga babak final. Jadi, sebelum pertandingan berikutnya dimulai, tidak ada salahnya melakukan scan ulang dan mengecek kualitas sinyal TV digital di rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article