10 Fitur Baru Canva AI 2.0 yang Rilis di Canva Create 2026

- Canva meluncurkan Canva AI 2.0 di ajang Canva Create 2026 sebagai inovasi besar yang mengubah proses desain menjadi lebih otomatis dan berbasis percakapan dengan dukungan sistem Canva Design Model.
- Pembaruan ini menghadirkan sepuluh fitur baru, termasuk desain percakapan, Memory Library, integrasi lintas aplikasi, penjadwalan otomatis, riset web, hingga Brand Intelligence untuk menjaga konsistensi identitas merek.
- Canva AI 2.0 juga memperkenalkan Canva Code 2.0 dan Sheets AI yang memungkinkan pembuatan konten interaktif serta spreadsheet otomatis hanya melalui perintah teks sederhana; saat ini masih tahap pratinjau riset.
Platform desain digital Canva meluncurkan Canva AI 2.0 dalam ajang Canva Create 2026, Kamis (16/4/2026). Pembaruan ini menjadi salah satu inovasi terbesar sejak Canva pertama kali diperkenalkan pada 2013. Melalui Canva AI 2.0, Canva menghadirkan cara baru dalam proses desain berbasis kecerdasan buatan (AI).
Pengguna kini dapat mengubah ide atau konsep sederhana menjadi desain utuh tanpa harus memulai dari template maupun halaman kosong. Kemampuan ini didukung oleh Canva Design Model, sebuah sistem yang dirancang untuk memahami struktur, hierarki, hingga kompleksitas desain secara menyeluruh.
Berikut deretan fitur baru Canva AI 2.0 yang diperkenalkan di ajang Canva Create 2026, dikutip dari laman resmi Canva.
1. Desain percakapan

Fitur desain percakapan memudahkan pengguna memulai proses kreatif cukup dengan menjelaskan ide secara sederhana. Canva AI akan langsung menghasilkan desain utuh yang dapat diedit sesuai kebutuhan. Selain itu, fitur ini mampu mempertahankan konteks percakapan. Pengguna bisa terus mengembangkan ide, melakukan revisi, hingga brainstorming tanpa harus mengulang proses dari awal.
2. Sistem AI yang bekerja otomatis

Fitur ini memungkinkan Canva AI mengatur dan menjalankan berbagai alat desain secara otomatis. AI akan memilih fitur yang paling sesuai dengan kebutuhan pengguna, lalu menggabungkannya menjadi satu hasil yang utuh. Memanfaatkan fitur ini, pengguna dapat membuat berbagai jenis konten, mulai dari presentasi hingga kampanye pemasaran, tanpa perlu berpindah aplikasi.
3. Kecerdasan objek berlapis

Canva AI 2.0 menggunakan sistem objek berlapis, di mana setiap elemen desain dibuat secara terpisah dan tetap dapat diedit. Fitur ini memudahkan pengguna melakukan perubahan, seperti mengganti gambar atau teks tanpa memengaruhi elemen lain. Setiap elemen desain dapat diatur secara lebih fleksibel sesuai kebutuhan.
4. Memory Library (Memori preferensi pengguna)

Memory Library berfungsi sebagai penyimpanan pintar yang merekam preferensi dan gaya desain pengguna. Semakin sering digunakan, Canva AI akan semakin memahami kebutuhan dan kebiasaan pengguna. Fitur ini membantu menjaga konsistensi desain, terutama untuk keperluan branding atau proyek jangka panjang.
5. Integrasi dengan aplikasi lain

Canva kini bisa terhubung langsung dengan berbagai aplikasi populer seperti Slack, Gmail, Google Drive, hingga Zoom. Lewat integrasi ini, data, dokumen, dan percakapan dari aplikasi lain bisa langsung diolah menjadi konten visual di Canva. Misalnya, hasil rapat di Zoom dapat diubah menjadi ringkasan presentasi, atau email di Gmail dijadikan materi desain secara otomatis, sehingga pengguna tak perlu lagi memindahkan data secara manual.
6. Penjadwalan

Pengguna dapat menjalankan berbagai tugas secara otomatis di latar belakang. Cukup diatur satu kali, lalu Canva akan mengeksekusinya sesuai waktu yang telah ditentukan tanpa perlu dijalankan ulang secara manual. Fitur penjadwalan ini membantu pekerjaan yang bersifat rutin dan berulang, seperti unggahan konten media sosial, laporan mingguan atau bulanan, hingga materi kampanye yang dijadwalkan tayang pada waktu tertentu.
7. Riset web

Pengguna tak perlu lagi membuka banyak sumber atau merangkum informasi secara manual. Fitur riset web di Canva dapat mengambil informasi dari internet dan menyusunnya langsung menjadi konten desain yang siap digunakan. Data yang diambil kemudian tersaji dalam format visual yang lebih terstruktur, ringkas, dan bisa langsung dipakai untuk desain maupun presentasi.
8. Brand Intelligence

Brand Intelligence menjaga setiap desain tetap konsisten dengan identitas merek. Canva akan otomatis menerapkan elemen visual seperti warna, font, logo, dan gaya desain sesuai pedoman brand yang telah ditetapkan. Fitur ini juga memudahkan pembaruan desain lama. Jika terjadi perubahan identitas merek, seluruh desain dapat langsung disesuaikan tanpa perlu mengedit satu per satu.
9. Canva Code 2.0

Canva Code 2.0 menghadirkan pengalaman desain interaktif yang dapat dibuat hanya lewat satu perintah percakapan. Pengguna cukup menjelaskan perintah sesuai kebutuhan, lalu Canva AI akan membangun pengalaman responsif yang bisa digunakan di berbagai perangkat. Fitur ini juga mendukung impor HTML, sehingga pengguna dapat mengedit konten yang dihasilkan tanpa perlu membuat ulang dari awal. Hasilnya bisa diintegrasikan ke Canva Sheets, disematkan ke presentasi, hingga dipublikasikan ke domain sendiri dengan dukungan SSO.
10. Canva Sheets AI

Canva Sheets AI membantu pengguna membuat spreadsheet secara otomatis hanya dengan menuliskan deskripsi sesuai kebutuhan. Fitur ini dapat menghasilkan berbagai jenis lembar kerja, mulai dari pelacak anggaran, timeline proyek, hingga kalender konten yang sudah terstruktur dan siap digunakan. Lewat bantuan Canva AI, data juga terisi otomatis sehingga pengguna bisa langsung bekerja tanpa perlu membuatnya dari awal.
Deretan fitur Canva AI 2.0 yang dirilis di ajang Canva Create 2026 menjadi pembaruan besar dalam proses desain digital. Canva berupaya menyederhanakan proses kreatif agar ide dapat langsung diwujudkan menjadi karya. Saat ini, Canva AI 2.0 masih dalam tahap pratinjau riset dan akan diluncurkan secara luas dalam beberapa minggu ke depan.

















![[QUIZ] Dari Cara Kamu Menggunakan AI, Ini Tipe Pengambil Keputusanmu](https://image.idntimes.com/post/20250507/pexels-airamdphoto-15940006-67bff609b6b419f76300f7aacdce9f76-f42d3e4ff6d39d4ee32a0f01aa75005e.jpg)
