Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

WhatsApp Rilis Fitur Riwayat Grup, Anggota Baru Bisa Baca Chat Lama

WhatsApp Rilis Fitur Riwayat Grup, Anggota Baru Bisa Baca Chat Lama
tampilan fitur Riwayat Pesan Grup WhatsApp (whatsapp.com)
Intinya Sih
  • WhatsApp resmi meluncurkan fitur Riwayat Pesan Grup yang memungkinkan anggota baru membaca hingga 100 chat terakhir tanpa perlu meminta rangkuman dari anggota lama.
  • Fitur ini tetap dilindungi enkripsi end-to-end dan menampilkan notifikasi transparan saat riwayat pesan dibagikan, menjaga keamanan serta privasi percakapan antaranggota grup.
  • Admin memiliki kendali penuh untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur, sementara peluncurannya dilakukan bertahap agar pengguna dapat menikmatinya setelah memperbarui aplikasi ke versi terbaru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

WhatsApp kembali merilis fitur baru untuk pengguna grup. Pada Kamis (19/2/2026), aplikasi perpesanan milik Meta ini memperkenalkan fitur bernama Riwayat Pesan Grup. Lewat fitur tersebut, anggota yang baru bergabung dapat langsung membaca kembali percakapan sebelumnya tanpa perlu meminta rangkuman dari anggota lain.

Admin maupun anggota grup kini dapat membagikan 25 hingga 100 pesan terakhir kepada anggota baru. Selama ini, anggota yang baru masuk sering kali harus bertanya ulang atau meminta tangkapan layar chat sebelumnya untuk memahami konteks diskusi yang sudah berjalan. Dengan adanya fitur ini, proses tersebut jadi lebih praktis karena riwayat pesan bisa dibagikan secara langsung.

Berikut sejumlah hal yang perlu diketahui pengguna terkait fitur Riwayat Pesan Grup serta pengaturannya di WhatsApp.

1. Tetap aman dengan enkripsi end-to-end

ilustrasi logo WhatsApp
ilustrasi logo WhatsApp (pixabay.com/arivera)

Seperti fitur percakapan lainnya di WhatsApp, Riwayat Pesan Grup tetap dilindungi dengan enkripsi end-to-end. Hanya anggota dalam grup tersebut yang bisa mengakses dan membaca chat yang dibagikan kepada anggota baru. Melalui sistem keamanan ini, WhatsApp memastikan privasi percakapan tetap terjaga dan tidak dapat diakses pihak luar, meski riwayat pesan dibagikan kembali kepada anggota yang baru bergabung.

Selain aspek keamanan, WhatsApp juga menerapkan sistem transparansi. Saat riwayat pesan dibagikan, seluruh anggota grup akan menerima notifikasi lengkap dengan tanda waktu serta informasi pengirim. Pesan yang dibagikan pun tampil berbeda dari chat biasa, sehingga pengguna dapat dengan mudah membedakan mana pesan lama yang dibagikan ulang dan mana percakapan terbaru.

2. Admin punya kendali penuh

ilustrasi pengguna sedang membuka aplikasi WhatsApp
ilustrasi pengguna sedang membuka aplikasi WhatsApp (pixabay.com/Antonbe)

Dalam fitur ini, admin memegang kendali penuh atas pembagian riwayat pesan di dalam grup. Admin dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur Riwayat Pesan Grup sesuai kebutuhan, misalnya jika dinilai tidak relevan atau berpotensi mengganggu privasi anggota. Meski fitur tersebut dinonaktifkan untuk anggota biasa, admin tetap dapat membagikan riwayat pesan secara manual kepada anggota baru.

Sementara itu, anggota grup hanya bisa membagikan riwayat pesan saat menambahkan peserta baru jika admin tidak menonaktifkan opsi tersebut. Jika fitur dimatikan, akses pembagian riwayat pesan sepenuhnya berada di tangan admin. Pengaturan ini memberi fleksibilitas bagi setiap grup untuk menyesuaikan kebutuhan, terutama pada grup dengan tingkat sensitivitas informasi yang lebih tinggi.

3. Salah satu fitur yang paling dinanti

ilustrasi aplikasi WhatsApp di smartphone
ilustrasi aplikasi WhatsApp di smartphone (unsplash.com/Dimitri Karastelev)

WhatsApp menyebut Riwayat Pesan Grup sebagai salah satu fitur yang paling banyak diminta pengguna. Hal ini wajar mengingat grup WhatsApp kini digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pekerjaan, komunitas, hingga keluarga besar. Bergabung di tengah percakapan yang sudah berjalan kerap membuat anggota baru kehilangan konteks diskusi maupun keputusan yang telah diambil. Berkat fitur ini, proses adaptasi jadi lebih cepat dan efisien karena riwayat pesan dapat langsung dibagikan kepada anggota yang baru masuk.

Fitur Riwayat Pesan Grup diluncurkan secara bertahap, sehingga tidak semua pengguna langsung mendapatkannya pada waktu yang sama. WhatsApp menyarankan pengguna untuk memperbarui aplikasi ke versi terbaru agar bisa mengakses fitur tersebut saat sudah tersedia di wilayah masing-masing. Kehadiran fitur ini sekaligus melengkapi sejumlah pembaruan grup yang sebelumnya telah dirilis, seperti dukungan berbagi file hingga 2GB serta pengiriman foto dan video dengan kualitas HD.

Hadirnya fitur Riwayat Pesan Grup mempertegas langkah WhatsApp menyederhanakan komunikasi di dalam grup. Kini, anggota baru tak perlu lagi merasa tertinggal saat bergabung di tengah percakapan. Pembaruan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna dalam berinteraksi di dalam grup.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More