Gabung Departemen Perang AS jadi Indikasi Pengguna Tinggalkan ChatGPT

- Laporan Sensor Tower menunjukkan banyak pengguna ChatGPT berhenti memakai aplikasi, sementara unduhan Claude di AS melonjak hingga lebih dari 50% dan memuncaki tangga App Store.
- Peningkatan penghapusan ChatGPT dipicu kontroversi perjanjian OpenAI dengan Departemen Perang AS, yang diakui Sam Altman dibuat terburu-buru dan menimbulkan kekhawatiran etika penggunaan AI.
- Altman mengklarifikasi isi kesepakatan agar tidak digunakan untuk pengawasan domestik, namun kritik tetap muncul, terutama setelah Anthropic menarik diri dari kerja sama dengan militer AS.
Banyak dari pengguna ChatGPT berhenti menggunakan aplikasi tersebut, menurut laporan Sensor Tower. Tampaknya mereka beralih ke Claude karena angka pengunduhan di Amerika Serikat meningkat 37% pada Jumat lalu dan 51% pada Sabtu, platform juga menduduki puncak chart Apple App Store.
Hal ini kemungkinan karena kontroversi seputar keputusan OpenAI untuk menandatangani perjanjian pertahanan dengan Departemen Perang AS (DoW) dengan CEO OpenAI, Sam Altman ya g mengakui bahwa perjanjian tersebut "dibuat terburu-buru", membuat tingkat penghapusan ChatGPT meningkat hingga 295%.
Klarifikasi Sam Altman
Altman telah menggunakan media sosial untuk menjelaskan beberapa aspek dari kesepakatan tersebut dan mengubah beberapa kata dalam kesepakatan tersebut. Misalnya, kesepakatan tersebut kini secara khusus menyatakan bahwa sistem akal imitasi/artificial intelligence (AI) yang didukung oleh ChatGPT di DoW "tidak boleh digunakan secara sengaja untuk pengawasan domestik terhadap warga negara dan warga AS".
Selain penggunaan senjata otonom sepenuhnya (yang tidak dibahas oleh Altman), pengawasan massal menjadi poin utama yang menjadi perdebatan bagi para kritikus kesepakatan OpenAI.
Sementara Anthropic, pengembang Claude mundur dari kesepakatan DoW pekan lalu setelah gagal mendapatkan jaminan keamanan dan keselamatan yang diinginkannya dari militer AS.
Terkesan ceroboh

Dalam posting media sosial yang sama, Altman mengatakan, "Kita tidak seharusnya terburu-buru merilis ini pada Jumat", dan bahwa hal itu terkesan "oportunis dan ceroboh".
CEO tersebut juga mendesak pemerintah AS untuk mencabut perintahnya untuk mengisolasi Anthropic dan Claude dari lembaga resmi, menyebutnya sebagai "keputusan yang sangat buruk".
Dia menambahkan bahwa mereka ingin bekerja melalui proses demokratis dan jika Altman menerima perintah yang menurutnya tidak konstitusional, maka dirinya akan lebih memilih masuk penjara daripada mengikuti perintah tersebut.
Masih harus dilihat apakah upaya terbaru Altman untuk meredakan kekhawatiran keamanan akan berhasil. Menurut data dari Sensor Tower, tingkat penghapusan ChatGPT di AS meningkat 295% dalam beberapa hari terakhir—artinya hampir tiga kali lipat lebih banyak pengguna yang menghapus aplikasi tersebut dari ponsel mereka dibandingkan dengan hari biasa.

















![[QUIZ] Dari Motor GTA Favoritmu, Kami Bisa Menebak Gaya Berkendaramu di Dunia Nyata](https://image.idntimes.com/post/20250308/0000003305600x338-c65153dacb7a2393c396de78f7d53fe2-a0b618006f049d88518990af9a3d4bb5.jpg)
