Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

IndonesiaNEXT 2026: Dari 8.916 Mahasiswa, Siapa Talenta AI Terbaik?

IndonesiaNEXT 2026: Dari 8.916 Mahasiswa, Siapa Talenta AI Terbaik?
IndonesiaNEXT Summit 2026 (IDN Times/Misrohatun)
  • Telkomsel menutup IndonesiaNEXT 2026 bertema AI Driven Digital Talents, membekali mahasiswa dengan kompetensi AI, pengalaman industri, kolaborasi, serta penggunaan teknologi yang bertanggung jawab.
  • Dari 8.916 peserta awal, seleksi menghasilkan 24 talenta dalam delapan tim yang menjalani bootcamp dan hackathon untuk mengembangkan solusi digital berbasis studi kasus.
  • Tim Scenaria memenangkan Best Team melalui platform pelatihan penjualan berbasis AI; IndonesiaNEXT selama 10 tahun telah menjangkau lebih dari 96.000 mahasiswa di 38 provinsi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Telkomsel menuntaskan rangkaian program IndonesiaNEXT tahun ke-10 melalui IndonesiaNEXT Summit 2026. Mengusung tema ‘AI Driven Digital Talents’, program ini membekali mahasiswa dengan kompetensi akal imitasi (artificial intelligence/AI), pengalaman industri serta kemampuan bekerja sama untuk menciptakan solusi digital yang relevan bagi masyarakat.

Ajang ini digadang-gadang menjawab kebutuhan akan talenta digital yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya secara bertanggung jawab untuk menyelesaikan persoalan nyata.

Melalui pembelajaran aplikatif dan pendampingan praktisi, program ini membantu memperkecil kesenjangan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri digital yang terus berkembang.

  1. Ribuan peserta yang terjaring

    Sejak dimulai pada April 2026, 8.916 mahasiswa mengikuti proses awal program. Sebanyak 1.000 peserta kemudian mengikuti onboarding, 300 mengikuti sertifikasi internasional dan pengayaan kompetensi serta 99 peserta mengikuti digital hackathon untuk mengembangkan keterampilan sesuai peran dan menyusun gagasan solusi berdasarkan studi kasus.

    Proses tersebut mengerucut menjadi 24 talenta digital terbaik dari berbagai perguruan tinggi yang terbagi dalam delapan tim. Setiap tim memadukan tiga peran pengembangan produk digital, yaitu Hacker sebagai pengembang teknologi, Hipster sebagai perancang pengalaman pengguna dan Hustler sebagai pengelola produk serta model keberlanjutan.

    Sebelum Summit, para peserta mengikuti offline bootcamp pada 1–3 September 2026 untuk mempelajari ekosistem AI Telkomsel, proses pengembangan produk, kolaborasi lintas peran, etika profesional, perlindungan data dan teknik presentasi serta melihat langsung lingkungan kerja industri teknologi.

    “Telkomsel mempunyai komitmen untuk terus melahirkan talenta-talenta digital di Indonesia dalam rangka mengimbangi perkembangan teknologi dan bagaimana mensukseskan program pemerintah terkait dengan Indonesia Emas 2045,” kata Andry P. Santoso, General Manager Corporate Social Responsibility Telkomsel di Jakarta, pada Jumat (04/09/2026).

  2. Pemenang yang ditetapkan

    IMG_1776.jpeg
    Andry P. Santoso, General Manager Corporate Social Responsibility Telkomsel (IDN Times/Misrohatun)

    Delapan tim terbaik mempresentasikan solusi yang dinilai berdasarkan pemahaman masalah, kebutuhan pengguna, kualitas purwarupa serta kelayakan penerapan dan keberlanjutannya. Kemudian sembilan finalis terbaik, yang terdiri dari tiga Hacker, tiga Hipster, dan tiga Hustler, mempresentasikan kompetensi, kontribusi, kepemimpinan, rekam dampak, dan pandangan mereka mengenai masa depan teknologi Indonesia.

    Berdasarkan keputusan dewan juri yang terdiri dari sejumlah industry expert, Telkomsel menetapkan:

    Best Team:

    Scenaria, sebuah platform AI-Powered Sales Roleplay & Training yang membantu tenaga penjualan berlatih menghadapi berbagai situasi pelanggan secara lebih interaktif, menguji pengambilan keputusan, serta meningkatkan performa sesuai kebutuhan perusahaan.

    Tim Scenaria terdiri dari Atha Azzahra Khairun Nisa (Universitas Brawijaya) sebagai Hipster, Wahyu Oktiansyah (Telkom University) sebagai Hustler, dan Putera Nami Shiddieqy (Universitas Sumatera Utara) sebagai Hacker.

    Berdasarkan penilaian juri, Scenaria dinilai sebagai solusi paling unggul dalam menjawab kebutuhan industri melalui pemanfaatan AI yang relevan dan berpotensi diterapkan secara nyata.

    Best Hacker:

    • Putera Nami Shiddieqy, Universitas Sumatera Utara (USU).
    • Khalifah Revindo Purba, Universitas Sriwijaya.
    • Reno Syaelendra, Universitas Trunojoyo

    Best Hipster:

    • Atha Azzahra Khairun Nisa, Universitas Brawijaya.
    • Radja Daffa Ramadhan, Universitas Dian Nuswantoro.
    • Nanta Dwi Kurniawan, Universitas Muhammadiyah Riau.

    Best Hustler:

    • Andi Alya Inar Putri, Universitas Hasanuddin.
    • Vania Winanda Aurellia, Universitas Brawijaya.
    • Wahyu Oktiansyah, Telkom University.

  3. Pembentukan ekosistem digital yang inklusif

    VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan, memasuki satu dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel ingin memastikan talenta digital memahami dan mampu menggunakan teknologi secara tepat, bertanggung jawab, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

    “Melalui pembelajaran, pendampingan dan pengalaman langsung bersama industri, para peserta berlatih mengubah ide menjadi solusi yang dapat dikembangkan. Dengan melayani sepenuh hati, kami berharap dapat membuka kesempatan luas bagi generasi muda untuk ikut memajukan Indonesia,” ujarnya.

    Solusi yang dipresentasikan para finalis mengangkat beragam isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan mental, peningkatan kompetensi tenaga penjualan, pengelolaan limbah, pengembangan kepercayaan diri melalui AI coaching hingga optimalisasi sektor pangan dan perikanan melalui teknologi berbasis AI.

    Memasuki tahun ke-10, IndonesiaNEXT telah menjangkau lebih dari 96.000 mahasiswa dari 705 perguruan tinggi di 38 provinsi, membekali lebih dari 9.000 peserta dengan sertifikasi berstandar industri, serta menghasilkan 280 alumni terbaik.

    Melalui pengembangan talenta yang konsisten dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, Telkomsel terus mendukung terbentuknya ekosistem digital yang inklusif sekaligus memperkuat kesiapan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More