Andry P. Santoso, General Manager Corporate Social Responsibility Telkomsel (IDN Times/Misrohatun)
Delapan tim terbaik mempresentasikan solusi yang dinilai berdasarkan pemahaman masalah, kebutuhan pengguna, kualitas purwarupa serta kelayakan penerapan dan keberlanjutannya. Kemudian sembilan finalis terbaik, yang terdiri dari tiga Hacker, tiga Hipster, dan tiga Hustler, mempresentasikan kompetensi, kontribusi, kepemimpinan, rekam dampak, dan pandangan mereka mengenai masa depan teknologi Indonesia.
Berdasarkan keputusan dewan juri yang terdiri dari sejumlah industry expert, Telkomsel menetapkan:
Best Team:
Scenaria, sebuah platform AI-Powered Sales Roleplay & Training yang membantu tenaga penjualan berlatih menghadapi berbagai situasi pelanggan secara lebih interaktif, menguji pengambilan keputusan, serta meningkatkan performa sesuai kebutuhan perusahaan.
Tim Scenaria terdiri dari Atha Azzahra Khairun Nisa (Universitas Brawijaya) sebagai Hipster, Wahyu Oktiansyah (Telkom University) sebagai Hustler, dan Putera Nami Shiddieqy (Universitas Sumatera Utara) sebagai Hacker.
Berdasarkan penilaian juri, Scenaria dinilai sebagai solusi paling unggul dalam menjawab kebutuhan industri melalui pemanfaatan AI yang relevan dan berpotensi diterapkan secara nyata.
Best Hacker:
Putera Nami Shiddieqy, Universitas Sumatera Utara (USU).
Khalifah Revindo Purba, Universitas Sriwijaya.
Reno Syaelendra, Universitas Trunojoyo
Best Hipster:
Atha Azzahra Khairun Nisa, Universitas Brawijaya.
Radja Daffa Ramadhan, Universitas Dian Nuswantoro.
Nanta Dwi Kurniawan, Universitas Muhammadiyah Riau.
Best Hustler:
Andi Alya Inar Putri, Universitas Hasanuddin.
Vania Winanda Aurellia, Universitas Brawijaya.
Wahyu Oktiansyah, Telkom University.