Pernahkah kamu benar-benar meluangkan waktu untuk mengetikkan ulasan setelah barang sampai di tangan? Dalam praktiknya, banyak orang justru lebih cepat bereaksi ketika ada masalah. Saat pesanan tidak sesuai, komplain langsung gentar dilayangkan. Namun, ketika barang datang dalam kondisi baik dan transaksi berjalan lancar, sebagian besar penerima memilih diam tanpa memberikan tanggapan apa pun.
Padahal, ulasan memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan pembeli lain. Banyak calon konsumen menjadikan ulasan sebagai bahan pertimbangan utama sebelum memutuskan untuk membeli. Sayangnya, karena ulasan positif lebih jarang ditulis, gambaran yang muncul sering kali tidak seimbang. Melihat fenomena tersebut, artikel ini akan mencoba mengulas kebiasaan sederhana yang kerap dianggap sepele, tetapi sebenarnya berdampak besar dalam ekosistem marketplace. Berikut penjelasannya!
