Janji Elon Musk untuk memperbarui algoritma X secara rutin hingga kini belum terlihat berjalan sesuai rencana. Berdasarkan laporan BeInCrypto, Musk pada 10 Januari 2026 menyampaikan bahwa kode algoritma rekomendasi X akan dibuka ke publik dalam waktu 7 hari dan diperbarui setiap 4 minggu, lengkap dengan catatan pengembangan. Repositori resmi bernama xai-org/x-algorithm kemudian aktif pada 17 Januari 2026. Namun, hingga saat ini repositori tersebut baru memiliki satu commit tanpa pembaruan lanjutan.
Kode yang dibuka terdiri dari empat komponen utama, dengan sekitar 62,9 persen ditulis menggunakan Rust dan 37,1 persen menggunakan Python. Meski demikian, belum terlihat aktivitas pengembangan tambahan maupun catatan rilis lanjutan seperti yang sebelumnya dijanjikan. Situasi ini mengingatkan pada repositori twitter/the-algorithm yang sempat dirilis pada 2023, namun kemudian tidak lagi aktif setelah menuai kritik.
Di sisi lain, sejumlah pengguna juga menyoroti menurunnya jangkauan konten tertentu di platform X, termasuk dari komunitas kripto. “Algoritma ini adalah yang terburuk yang pernah ada. Yang saya lihat hanyalah politik, konten pemancing kemarahan, dan konten berbasis engagement. Konten kripto sangat sedikit muncul,” ujar Ethan, pengamat pasar kripto, dikutip dari BeInCrypto, Minggu (17/5/2026). Ethan menilai komunitas kripto di X mengalami penurunan eksposur dan platform tersebut mulai menyerupai Instagram versi baru. Sebelumnya, pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, juga sempat mempertanyakan apakah X dapat memenuhi standar transparansi yang dijanjikan.