Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Meta Rilis Muse Glimmer, AI Baru yang Bisa Berjalan Tanpa Internet
ilustrasi Meta (Unsplash/Maria Shalabaieva)
  • Meta memperkenalkan Muse Glimmer, model AI lokal yang berjalan di laptop atau PC dengan satu GPU konsumen, tanpa internet dan ketergantungan komputasi cloud.
  • Model open weight ini dibuat lewat distillation agar ringkas tetapi tetap mendukung penalaran, pemrograman, agentic AI, serta penyesuaian aplikasi oleh pengembang.
  • Meta menegaskan strategi AI terbuka melalui Muse Glimmer dan rencana merilis model lebih besar, termasuk versi open weight Muse Spark 1.2.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Persaingan teknologi AI makin memanas setelah Meta memperkenalkan Muse Glimmer, model kecerdasan buatan terbaru yang dirancang untuk berjalan langsung di perangkat pengguna tanpa memerlukan koneksi internet, pada Senin (10/8/2026). Berbeda dari banyak model AI yang mengandalkan komputasi cloud, Muse Glimmer dapat dijalankan secara lokal pada laptop maupun PC dengan satu GPU kelas konsumen.

Peluncuran ini menjadi langkah baru dalam strategi Meta untuk memperluas adopsi model AI terbuka atau open weight. Pendekatan tersebut memungkinkan pengembang mengunduh, menjalankan, dan menyesuaikan model sesuai kebutuhan mereka tanpa harus selalu bergantung pada layanan berbasis cloud.

Muse Glimmer juga menunjukkan arah baru pengembangan AI yang lebih efisien. Alih-alih mengejar ukuran model yang semakin besar, Meta memilih menghadirkan model yang lebih ringkas tetapi tetap mampu menangani berbagai tugas kompleks, mulai dari penalaran, pemrograman, hingga penggunaan alat AI secara otomatis di perangkat pengguna.

Dirancang agar bisa berjalan di perangkat pribadi

ilustrasi AI (unsplash.com/@omilaev)

Muse Glimmer merupakan model AI berukuran lebih kecil dibanding Muse Spark, model andalan Meta sebelumnya. Model ini dikembangkan melalui teknik distillation, yaitu proses melatih model yang lebih kecil menggunakan kemampuan model yang lebih besar agar tetap mempertahankan kualitas tanpa membutuhkan sumber daya komputasi sebesar model induknya.

Meta menyebut Muse Glimmer cukup dijalankan menggunakan satu GPU kelas konsumen. Kemampuan tersebut memungkinkan model digunakan langsung di komputer pribadi tanpa harus mengirim data ke server cloud, sehingga latensi menjadi lebih rendah dan penggunaan AI tetap dapat dilakukan ketika perangkat tidak terhubung ke internet.

Pendekatan ini juga memberikan keleluasaan bagi pengembang yang ingin membangun aplikasi AI secara lokal. Karena menggunakan model open weight, mereka dapat melakukan penyesuaian maupun pengembangan lanjutan sesuai kebutuhan proyek masing masing.

Tetap mampu menangani tugas AI yang kompleks

Meski berukuran lebih ringkas, Meta mengatakan Muse Glimmer tetap mampu menjalankan berbagai tugas berbasis AI yang kompleks. Model ini dirancang untuk mendukung agentic AI, yaitu sistem yang dapat menggunakan berbagai alat digital untuk menyelesaikan pekerjaan secara lebih mandiri.

Kemampuan tersebut mencakup penalaran, pemrograman, serta berbagai pekerjaan administratif yang sebelumnya umumnya dijalankan oleh model AI berukuran jauh lebih besar. Meta menilai efisiensi ini akan membuka peluang lebih luas bagi pengembang maupun perusahaan yang ingin menghadirkan AI langsung di perangkat pengguna.

Muse Glimmer sendiri merupakan bagian dari keluarga Muse yang dikembangkan oleh Meta Superintelligence Labs. Sebelumnya, Meta telah memperkenalkan Muse Spark sebagai model multimodal untuk Meta AI, sementara Muse Glimmer difokuskan sebagai alternatif yang lebih ringan dan dapat dijalankan secara lokal.

Meta terus mendorong AI terbuka

Mark Zuckerberg (commons.wikimedia.org)

Bersamaan dengan peluncuran Muse Glimmer, CEO Meta Mark Zuckerberg kembali menegaskan dukungannya terhadap pengembangan AI open weight. Dalam tulisannya yang dimuat di website Meta dengan judul 'The Future Is for Everyone', ia menyatakan bahwa AI sebaiknya tidak hanya dikuasai oleh segelintir perusahaan, tetapi dapat diakses lebih luas oleh pengembang dan masyarakat.

Zuckerberg juga mengungkapkan bahwa Meta tengah menyiapkan model yang lebih besar untuk dirilis dalam waktu mendatang, termasuk versi open weight dari Muse Spark 1.2. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi Meta untuk memperkuat posisinya di tengah persaingan AI yang semakin ketat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article