ilustrasi mengetik di laptop (unsplash.com/@lukesouthern)
Google Docs menjadi pilihan ekonomis bagi mahasiswa karena dapat digunakan secara gratis dengan akun Google pribadi. Kamu bisa mengakses fitur penulisan, pemformatan, kolaborasi, dan penyimpanan dokumen di Google Drive tanpa membayar biaya langganan. Sebaliknya, Microsoft Word memiliki versi web gratis yang bisa diakses melalui peramban. Namun, jika membutuhkan aplikasi desktop dengan fitur lebih lengkap, kamu perlu berlangganan Microsoft 365 atau membeli lisensi Office satu kali. Sebagai gambaran, Microsoft 365 Personal di Indonesia tercantum seharga Rp135.999 per bulan atau Rp1.359.999 per tahun di situs resmi Microsoft.
Perbandingan Microsoft Word dan Google Docs
Aspek | Microsoft Word | Google Docs |
Format dokumen | Pengaturan lebih lengkap | Pengaturan dasar hingga menengah |
Kolaborasi | Melalui OneDrive | Kolaborasi langsung |
Daftar isi | Otomatis | Otomatis |
Sitasi | Tersedia | Tersedia |
Akses offline | Aplikasi desktop | Perlu diaktifkan |
Harga | • Rp135.999 per bulan (Office 365 Personal) • Rp2.279.999 (Office Home 2024) • Gratis (via web dan aplikasi HP) | Gratis sepenuhnya |
Sebagai penutup, Microsoft Word lebih cocok untuk mahasiswa yang ingin fitur lebih lengkap, terutama untuk penulisan skripsi yang ketat. Sementara itu, Google Docs ideal untuk mahasiswa yang tidak memiliki langganan Microsoft 365 karena bisa dipakai tanpa biaya, praktis, dan adanya fitur kolaborasi yang sangat membantu dalam proses penulisan skripsi.