President Director RAIA Grid, Hendri Mulya Syam (IDN Times/Misrohatun)
RAIA Grid dibangun dengan visi strategis yang jelas—menjadi jalan tol digital yang menghubungkan ekosistem digital Indonesia yang kian kompleks, dari satu pusat data ke pusat data lainnya, hingga akhirnya menghubungkan Indonesia dan dunia.
“Kami membuat lapisan infrastruktur yang memungkinkan komputasi, data, dan kecerdasan bergerak secara mulus dalam skala besar sekaligus mengubah konektivitas menjadi keunggulan strategis bagi masa depan digital Indonesia,” imbuh President Director RAIA Grid, Hendri Mulya Syam.
Ambisi tersebut tak hanya soal membangun lebih banyak jaringan. RAIA Grid mengintegrasikan Machine Learning, AI, dan Agentic AI ke dalam proses perencanaan, peluncuran dan pengoperasian infrastrukturnya, menjadikan AI sebagai bagian integral dari desain infrastrukturnya.
Kapabilitas ini mendukung perencanaan jaringan dan prediksi permintaan yang lebih cerdas, mengoptimalkan rute fiber dan investasi, otomatisasi yang mempercepat peluncuran sistem, pemeliharaan prediktif, serta operasional yang lebih otonom.
Hasilnya adalah infrastruktur yang lebih tangguh dan responsif dengan konektivitas berlatensi rendah dan mendukung berbagai skala kebutuhan. Keunggulan ini dibutuhkan untuk memindahkan data secara efisien, mulai dari lokasi data diciptakan, disimpan, diproses, hingga digunakan.