Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Telegram vs WhatsApp, Mana yang Lebih Aman dan Unggul?

Telegram vs WhatsApp
ilustrasi Telegram (pexels.com/Ravi Roshan)
Intinya sih...
  • Perbandingan Telegram vs WhatsApp bisa dilihat di banyak aspek. WhatsApp unggul jumlah pengguna dan enkripsi default. Sementara Telegram menonjol lewat fitur canggih, channel besar, dan sinkronisasi multi-perangkat.
  • Kekurangan WhatsApp mencakup fitur terbatas, kapasitas grup kecil, serta isu privasi di bawah naungan Meta.
  • Kekurangan Telegram, yaitu tidak semua chat terenkripsi end-to-end dan belum sepopuler WhatsApp.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Telegram vs WhatsApp sering kali dibandingkan. Tidak heran karena kedua aplikasi pesan instan ini sama-sama populer di seluruh dunia, termasuk diIndonesia. 

WhatsApp sudah lebih dulu menguasai pasar, sementara Telegram hadir dengan berbagai fitur yang membuatnya semakin diminati. Pertanyaan yang kerap muncul, “Mana yang sebenarnya lebih baik dan aman, Telegram atau WhatsApp?”

Untuk menjawabnya, berikut ulasan mengenai perbandingan Telegram dan WhatsApp dari sisi antarmuka, keamanan, hingga fitur unggulan. Simak selengkapnya!

Perbandingan Telegram vs WhatsApp

Telegram vs WhatsApp
ilustrasi WhatsApp (pexels.com/Anton)

Saat membandingkan Telegram vs WhatsApp, kita perlu meninjau dari beberapa aspek penting yang memengaruhi pengalaman pengguna. Mulai dari tampilan antarmuka yang sederhana atau kompleks, kebijakan keamanan dan privasi, hingga fitur yang ditawarkan. Setiap aplikasi punya kelebihan sekaligus kekurangan, sehingga pilihan terbaik akan sangat bergantung pada kebutuhan pengguna.

1. Antarmuka

Bicara soal antarmuka, baik Telegram maupun WhatsApp sama-sama mengutamakan kesederhanaan. WhatsApp sejak awal hadir dengan desain minimalis yang mudah digunakan, bahkan untuk pengguna baru sekalipun.

Tampilan utamanya berfokus pada daftar chat, panggilan, dan status. Kesederhanaan ini menjadi alasan banyak orang tetap bertahan menggunakan WhatsAp karena tidak perlu repot mempelajari fitur baru.

Sementara itu, Telegram juga menawarkan antarmuka yang bersih, tetapi dengan lebih banyak opsi kustomisasi. Pengguna dapat mengganti tema, warna, hingga mengatur tampilan chat sesuai selera.

Selain itu, Telegram menyediakan tab tambahan seperti Saved Messages yang berfungsi sebagai catatan pribadi. Fungsi Telegram ini membantu pengguna menyimpan file atau pesan penting tanpa harus repot mencari di percakapan lain.

Jika dibandingkan, WhatsApp unggul dalam kemudahan penggunaan karena tampilannya sangat familier. Namun, Telegram lebih fleksibel berkat personalisasi antarmuka. Kekurangan Telegram terletak pada jumlah fitur di layar yang bisa membuat pengguna baru sedikit bingung, sedangkan kekurangan WhatsApp adalah kurangnya opsi kustomisasi.

2. Keamanan dan privasi

Isu keamanan selalu menjadi sorotan utama saat membahas Telegram vs WhatsApp. WhatsApp menggunakan enkripsi end-to-end secara default untuk semua percakapan. Artinya hanya pengirim dan penerima yang bisa membaca isi pesan di WhatsApp.

Pihak WhatsApp sendiri mengklaim tidak bisa mengakses data pengguna. Namun, ada kekhawatiran terkait kepemilikan WhatsApp oleh Meta (Facebook) yang kerap dikritik soal kebijakan privasi.

Berbeda dengan WhatsApp, Telegram menggunakan enkripsi client-server untuk percakapan biasa. Sementara enkripsi end-to-end hanya tersedia pada fitur Secret Chat. Artinya, tidak semua obrolan di Telegram terlindungi maksimal. Namun, Telegram menekankan bahwa data pengguna disimpan secara terdesentralisasi di berbagai server global untuk mengurangi risiko kebocoran data.

Kekurangan Telegram di aspek ini adalah tidak semua chat terenkripsi end-to-end secara default. Namun, Telegram unggul karena menawarkan lebih banyak kontrol privasi, seperti menyembunyikan nomor telepon dari orang asing, mengatur timer hapus otomatis pesan, hingga fitur anonim di grup publik.

Melansir PCMag, WhatsApp tetap lebih unggul dalam standar enkripsi dasar, tetapi Telegram memberi keleluasaan lebih dalam pengaturan privasi. Dengan kata lain, pengguna yang mengutamakan kenyamanan mungkin lebih percaya pada WhatsApp. Sementara mereka yang ingin privasi ekstra akan memilih Telegram.

3. Fitur unggulan

Fitur adalah salah satu faktor terbesar dalam membandingkan perbedaan Telegram dan WhatsApp. WhatsApp punya tampilan dan fitur sederhana, tetapi secara bertahap menambah fitur baru seperti fitur saluran (channel) yang meniru model Telegram.

Telegram memungkinkan pengiriman file berukuran besar hingga 2GB per file, membuat grup dengan anggota hingga ratusan ribu orang, serta channel yang bisa menampung audiens dalam jumlah tak terbatas. Fungsi Telegram lainnya adalah bot otomatis yang dapat membantu mengatur jadwal atau bahkan mengelola komunitas.

Selain itu, Telegram mendukung multi-device tanpa perlu ponsel utama aktif. Ini berbeda dengan WhatsApp yang masih mengandalkan perangkat utama untuk sinkronisasi. Hal ini membuat Telegram jauh lebih fleksibel, terutama bagi pengguna yang sering berpindah perangkat.

Jika dilihat dari kekurangan Telegram, aplikasi ini masih kalah populer dibanding WhatsApp sehingga kadang pengguna kesulitan mencari teman atau keluarga yang aktif di sana. Sedangkan kekurangan WhatsApp adalah keterbatasan ukuran file, jumlah anggota grup, dan inovasi fitur yang cenderung lambat dibanding Telegram.

Melansir LeapXpert, bagi kebutuhan bisnis Telegram lebih unggul karena mampu menampung data besar dan interaksi skala luas. Sementara WhatsApp lebih cocok untuk komunikasi sehari-hari yang praktis.

4. Fitur tambahan

Telegram vs WhatsApp
ilustrasi fitur WhatsApp pada layar smartphone (pixabay.com/Simon)

Membahas Telegram vs WhatsApp tidak lengkap tanpa menyinggung fitur tambahannya. WhatsApp memang sederhana, tetapi beberapa tahun terakhir menambahkan opsi seperti disappearing messages, reaksi emoji, hingga komunitas yang memungkinkan pengelompokan beberapa grup. Walau begitu, fitur tambahan ini masih terbilang terbatas dan cenderung mengikuti tren yang lebih dulu dihadirkan oleh Telegram.

Telegram adalah aplikasi yang kaya fitur tambahan. Misalnya, pengguna bisa membuat polling dan kuis di dalam grup, mengedit pesan yang sudah terkirim, bahkan menjadwalkan pengiriman pesan di waktu tertentu.

Fungsi Telegram ini sangat membantu pengguna yang aktif di komunitas online maupun dalam pekerjaan. Terdapat fitur cloud storage internal lewat menu Saved Messages. Fungsinya seperti drive pribadi untuk menyimpan dokumen, foto, atau tautan penting.

Jika dibandingkan, kekurangan WhatsApp adalah minimnya fitur tambahan yang mendukung produktivitas. Walau fiturnya banyak, Telegram belum tentu semua orang menggunakannya karena tidak semua pengguna awam memahami manfaat dari fitur yang tersedia.

5. Kapasitas grup dan channel

Perbedaan Telegram dan WhatsApp paling terlihat dari kapasitas grup dan channel. WhatsApp membatasi grup hingga 1.024 anggota.

Batas ini mungkin cukup untuk keluarga besar atau komunitas kecil, tetapi kurang ideal bagi organisasi besar atau komunitas publik. WhatsApp memang sudah menambahkan fitur Komunitas untuk mengelola beberapa grup sekaligus, tetapi skalanya masih terbatas.

Telegram jauh lebih unggul dalam kapasitas. Aplikasi ini memungkinkan pembuatan grup hingga 200 ribu anggota. Selain itu, Telegram memiliki fitur channel yang bisa menampung jumlah audiens tak terbatas.

Channel sangat populer di kalangan kreator, media, hingga bisnis karena memungkinkan komunikasi satu arah dengan audiens dalam jumlah masif. Channel Telegram bahkan bisa dilengkapi bot, komentar, dan statistik untuk mengukur keterlibatan pengguna.

Kekurangan Telegram ada di potensi penyalahgunaan channel untuk menyebarkan informasi palsu atau spam. Sementara keunggulannya jelas terletak pada kebebasan kapasitas yang jauh melampaui WhatsApp.

6. Multi-perangkat & sinkronisasi

Telegram vs WhatsApp juga berbeda dalam hal penggunaan di banyak perangkat. WhatsApp masih mengandalkan ponsel utama sebagai basis akun.

Meskipun sekarang sudah ada fitur multi-device yang memungkinkian login hingga empat perangkat sekaligus tanpa ponsel aktif, sinkronisasi tetap terbatas dan kadang mengalami delay. Hal ini menjadi kekurangan WhatsApp yang sering dikeluhkan pengguna.

Telegram dirancang berbasis cloud sehingga sinkronisasi antarperangkat berlangsung mulus. Kamu bisa login di ponsel, tablet, laptop, hingga komputer secara bersamaan tanpa perlu perangkat utama menyala.

Semua chat, media, dan file tersimpan di server Telegram sehingga langsung muncul di setiap perangkat. Fitur ini menjadikan Telegram lebih fleksibel, terutama bagi pengguna yang sering berganti perangkat.

Melansir Versus, fungsi Telegram di aspek multi-device jauh lebih stabil dibanding WhatsApp. Kekurangannya hanya pada keharusan koneksi internet yang andal karena semua data berbasis cloud.

7. Jumlah pengguna

Jumlah pengguna adalah faktor penting dalam membandingkan Telegram vs WhatsApp. WhatsApp jelas lebih dominan dengan lebih dari 3 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.

Popularitasnya semakin besar di negara-negara seperti India, Brasil, hingga Indonesia. Alasan utama banyak orang memilih WhatsApp adalah kesederhanaan, stabilitas, dan fakta bahwa hampir semua teman atau keluarga mereka sudah ada di aplikasi ini.

SementaraTelegram memiliki jumlah pengguna yang lebih kecil, yakni sekitar 1 miliar pengguna aktif bulanan. Walau kalah jauh dari WhatsApp, pertumbuhan Telegram cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Lonjakan pengguna biasanya terjadi saat ada isu kebijakan privasi WhatsApp yang menuai kontroversi. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian pengguna lebih memilih Telegram karena dianggap lebih transparan dan inovatif.

Melansir LeapXpert, WhatsApp masih unggul dalam basis pengguna global, tetapi Telegram sering dipandang sebagai alternatif yang lebih canggih bagi kalangan tech-savvy, komunitas besar, hingga pebisnis digital. Kekurangan Telegram di aspek ini adalah jangkauan penggunanya yang belum universal.

Kelebihan dan kekurangan Telegram dan WhatsApp

Telegram vs WhatsApp
ilustrasi WhatsApp (unsplash.com/lonely blue)

Jika membandingkan perbedaan Telegram dan WhatsApp, masing-masing punya kelebihan serta kekurangan yang perlu kamu pertimbangkan. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Kelebihan WhatsApp

  • Jumlah pengguna paling besar sehingga lebih mudah terhubung dengan siapa saja.

  • Menggunakan enkripsi end-to-end secara default untuk semua chat.

  • Antarmuka sederhana, mudah dipahami oleh semua kalangan.

  • Lebih hemat data dan ringan digunakan pada ponsel dengan spesifikasi rendah.

Kekurangan WhatsApp

  • Fitur tambahan dan opsi kustomisasi masih terbatas.

  • Kapasitas grup hanya sampai 1.024 orang, jauh lebih kecil dari Telegram.

  • Ketergantungan pada ponsel utama untuk sinkronisasi multi-device.

  • Kekhawatiran soal kebijakan privasi karena berada di bawah naungan Meta.

Kelebihan Telegram

  • Mendukung pengiriman file besar hingga 2GB per file.

  • Kapasitas grup sangat besar, channel bisa menampung audiens tanpa batas.

  • Multi-device berbasis cloud sehingga sinkronisasi lebih lancar.

  • Fitur tambahan beragam seperti polling, bot, hingga edit pesan.

  • Opsi kustomisasi tema dan privasi lebih fleksibel.

Kekurangan Telegram

  • Tidak semua percakapan terenkripsi end-to-end secara default.

  • Belum sepopuler WhatsApp, sehingga pengguna belum banyak.

  • Kompleksitas fitur bisa membuat pengguna baru kebingungan.

  • Potensi penyalahgunaan channel publik untuk spam atau hoaks.

Kesimpulan

Telegram vs WhatsApp sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. WhatsApp lebih unggul dari sisi jumlah pengguna, kesederhanaan antarmuka, dan enkripsi end-to-end default. Di sisi lain, Telegram hadir dengan fitur unggulan, kapasitas grup, channel tanpa batas, hingga sinkronisasi multi-perangkat berbasis cloud.

Jika prioritasmu adalah komunikasi sehari-hari yang simpel dan semua orang bisa diajak ngobrol, WhatsApp jelas lebih praktis. Namun, kalau kamu ingin fitur lebih variatif dan privasi cukup tinggi, Telegram adalah pilihan menarik.

Demikian penjelasan Telegram vs WhatsApp . Jangan lupa, baca artikel menarik lainnya hanya di IDN Times.

FAQ seputar Telegram vs WhatsApp

  1. Apa perbedaan utama Telegram dan WhatsApp?
    Perbedaan Telegram dan WhatsApp terletak pada kapasitas grup, fitur tambahan, serta cara sinkronisasi perangkat. WhatsApp lebih simpel, sedangkan Telegram unggul dalam fleksibilitas dan fitur canggih.

  2. Apakah Telegram lebih aman dibanding WhatsApp?
    WhatsApp menggunakan enkripsi end-to-end secara default di semua chat. Telegram hanya memakai enkripsi end-to-end di Secret Chat, tetapi memberikan kontrol privasi lebih luas.

  3. Apa saja kekurangan Telegram?
    Kekurangan Telegram antara lain jumlah pengguna yang lebih sedikit, tidak semua chat terenkripsi end-to-end, serta potensi penyalahgunaan channel publik untuk spam atau hoaks.

  4. Apa fungsi Telegram yang tidak ada di WhatsApp?
    Fungsi Telegram yang unik termasuk channel tanpa batas, bot otomatis, pengiriman file besar hingga 2GB, polling, serta fitur edit pesan setelah terkirim.

  5. Mana yang lebih banyak digunakan, Telegram atau WhatsApp?
    WhatsApp jauh lebih populer dengan lebih dari 3 miliar pengguna aktif bulanan. Telegram berada di angka sekitar 1 miliar pengguna aktif, tetapi terus bertumbuh pesat.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI dan telah melalui proses editing oleh tim content IDN Times untuk memastikan akurasi serta kesesuaian dengan pedoman redaksi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ana Widiawati
EditorAna Widiawati
Follow Us