Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Rilis Mode Incognito untuk Chat dengan Meta AI
WhatsApp rilis mode incognito untuk chat bersama Meta AI (blog.whatsapp.com)
  • WhatsApp merilis fitur Incognito Chat untuk interaksi dengan Meta AI, menghadirkan ruang obrolan privat yang tidak dapat diakses pihak lain demi menjaga privasi pengguna.
  • Fitur ini memakai teknologi Private Processing, memastikan pesan tidak disimpan permanen dan otomatis hilang setelah sesi selesai agar percakapan tetap aman dan rahasia.
  • Incognito Chat menjadi kelanjutan fokus WhatsApp pada privasi sejak E2EE, serta menandai langkah baru Meta dalam melindungi interaksi AI di platformnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

WhatsApp resmi memperkenalkan fitur baru bernama Incognito Chat untuk interaksi bersama Meta AI. Fitur ini dirancang agar pengguna bisa mengobrol secara lebih privat tanpa khawatir isi percakapan mereka diakses pihak lain. Kehadiran fitur tersebut sekaligus menjawab kekhawatiran pengguna terkait perlindungan privasi saat memakai AI.

Mengutip blog resmi WhatsApp yang dipublikasikan pada 13 Mei 2026, Meta menjelaskan bahwa AI kini semakin sering digunakan untuk mencari informasi penting hingga membahas hal-hal sensitif. Banyak pengguna memanfaatkan AI untuk bertanya soal pekerjaan, kesehatan, keuangan, bahkan persoalan pribadi. Karena itu, Meta menilai perlindungan privasi pada interaksi AI menjadi hal yang semakin penting untuk dikembangkan. Lalu, seperti apa cara kerja fitur ini? Simak penjelasan berikut.

1. Obrolan AI diklaim benar-benar privat

WhatsApp rilis mode incognito untuk chat bersama Meta AI (blog.whatsapp.com)

Meta menyebut Incognito Chat dibangun memakai teknologi bernama Private Processing atau Pemrosesan Privat. Teknologi ini memungkinkan seluruh percakapan diproses di lingkungan yang bahkan tidak bisa diakses pihak Meta sendiri. Artinya, isi chat pengguna diklaim tidak dapat dibaca siapa pun selain pemilik akun tersebut.

Beberapa platform lain memang sudah menghadirkan mode serupa. Namun, Meta menyatakan sistem mereka berbeda karena tetap tidak bisa melihat pertanyaan maupun jawaban yang muncul di dalam chat. Hal tersebut menjadi nilai utama dari fitur Incognito Chat yang kini mulai diperkenalkan ke pengguna WhatsApp dan aplikasi Meta AI.

2. Pesan tidak disimpan dan otomatis hilang

fitur Meta AI WhatsApp (blog.whatsapp.com)

Saat memulai obrolan Incognito bersama Meta AI, pengguna akan masuk ke percakapan yang bersifat sementara. Semua pesan tidak disimpan secara permanen dan akan hilang otomatis setelah sesi selesai. Sistem ini dibuat agar pengguna memiliki ruang lebih aman untuk bertanya atau mengeksplorasi ide tanpa meninggalkan jejak percakapan.

Meta juga menyebut seluruh pesan tidak dapat diakses oleh pihak luar. Pendekatan tersebut dianggap penting karena semakin banyak pengguna memakai AI untuk membahas topik sensitif. Lewat mode sementara ini, pengguna diharapkan bisa merasa lebih nyaman saat menggunakan Meta AI di WhatsApp.

3. Fitur Incognito Chat merupakan kelanjutan dari E2EE (End-to-End Encryption)

ilustrasi membuat gambar di Meta AI WhatsApp (unsplash.com/Jonas Leupe)

Fitur baru ini disebut sebagai kelanjutan dari fokus WhatsApp terhadap privasi pengguna sejak menghadirkan enkripsi end-to-end sekitar 10 tahun lalu. Jika sebelumnya perlindungan difokuskan pada percakapan antar pengguna, kini pendekatan serupa mulai diterapkan pada interaksi AI. Karena itu, privasi menjadi salah satu aspek utama dalam pengembangan Meta AI di WhatsApp.

Meta menilai AI akan menjadi bagian penting dalam aktivitas digital sehari-hari. Karena itu, perlindungan privasi dianggap harus berkembang mengikuti cara baru orang berkomunikasi dan mencari informasi. Kehadiran Incognito Chat menjadi salah satu upaya Meta untuk menjaga rasa aman pengguna saat memanfaatkan teknologi AI.

4. WhatsApp berencana untuk menyiapkan fitur Side Chat

ilustrasi pesan WhatsApp (unsplash.com/Amanz)

Selain memperkenalkan Incognito Chat, Meta juga mengungkap rencana menghadirkan fitur lanjutan bernama Side Chat. Fitur tersebut nantinya memungkinkan Meta AI membantu percakapan lain berdasarkan konteks pesan yang sedang dibahas tanpa mengganggu obrolan utama pengguna. Melalui fitur tersebut, AI dapat memberi bantuan secara lebih praktis saat pengguna sedang berdiskusi di dalam obrolan tertentu.

Side Chat disebut tetap memakai perlindungan berbasis Pemrosesan Privat seperti Incognito Chat. Meski begitu, Meta belum mengungkap kapan fitur tersebut akan resmi dirilis secara luas. Untuk saat ini, perusahaan teknologi satu ini hanya memastikan bahwa Incognito Chat Meta AI akan mulai hadir di WhatsApp dan aplikasi Meta AI dalam beberapa bulan mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article