Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Wikimedia Sempat Terblokir, Komdigi Temukan Konten Mirip Perjudian

Wikimedia Sempat Terblokir, Komdigi Temukan Konten Mirip Perjudian
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Alexander Sabar (IDN Times/Misrohatun)
Intinya Sih
  • Komdigi menjelaskan pemblokiran sementara Wikimedia Commons terjadi karena sistem mendeteksi konten mirip perjudian yang kemudian dikategorikan sebagai konten terlarang.
  • Setelah verifikasi manual menunjukkan hasil false positive, Komdigi segera menormalkan kembali akses ke situs tersebut dan melakukan audit sistem deteksi konten negatif.
  • Komdigi meminta Wikimedia segera menyelesaikan registrasi sebagai PSE agar masuk whitelist, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi digital di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengklarifikasi terjadinya pembatasan akses domain commons.wikimedia.org sebagai dampak mekanisme pengendalian konten atas indikasi temuan konten bermuatan perjudian.

“Tidak dapat diaksesnya Wikimedia Commons bermula dari sistem yang mendeteksi kata kunci (wording) dan konten visual yang terasosiasi memiliki kemiripan dengan kategori konten yang dilarang, khususnya perjudian, sehingga sistem memasukkan Wikimedia Commons ke dalam kategori penanganan,” kata Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar.

Komdigi lakukan klarifikasi

Deteksi pengendalian konten ini bersifat preventif dan dalam kondisi tertentu dapat menghasilkan false positive terhadap situs yang bersifat netral dan memiliki fungsi edukatif.

“Setelah kami menerima informasi atas pemblokiran, tim teknis segera melakukan verifikasi manual atas indikasi temuan konten negatif termasuk peninjauan ulang terhadap parameter klasifikasi untuk memastikan akurasi deteksi. Begitu diketahui sebagai false positive, kami langsung melakukan normalisasi terhadap Wikimedia Commons,” jelas Alexander lebih lanjut.

Komdigi lakukan audit

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Alexander Sabar (IDN Times/Misrohatun)
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Alexander Sabar (IDN Times/Misrohatun)

Sejak Rabu (25/03/2026) pukul 22.00 WIB, situs Wikimedia Commons sudah sepenuhnya dinormalisasi dan dapat diakses kembali oleh masyarakat tanpa pembatasan.

Sebagai tindak lanjut atas situasi ini, Komdigi telah melakukan audit terhadap sistem serta koordinasi teknis internal tim pengendalian untuk memastikan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan mekanisme kerja untuk meningkatkan akurasi atas deteksi konten negatif.

“Kejadian ini bisa dicegah apabila Wikimedia telah masuk database whitelist, namun karena mereka belum menyelesaikan proses registrasi sebagai PSE lingkup Privat di Indonesia, Wikimedia Commons belum masuk kategori whitelist dalam sistem pemblokiran,” ujar Alexander.

Wikimedia diharapkan segera mendaftar

Dirjen Alexander lebih dalam mengatakan bahwa pihaknya meminta Wikimedia segera menuntaskan proses registrasi hingga terbit Tanda Daftar PSE sebagai bentuk kepatuhan atas ketentuan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dari konten ilegal, serta memastikan setiap langkah kebijakan dilakukan secara proporsional, berbasis bukti dan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Kepercayaan publik menjadi hal yang utama dalam setiap upaya yang kami lakukan,” tegasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More