Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Wisata Magelang seperti di Luar Negeri, Gak Perlu Paspor!

6 min read
5 Wisata Magelang seperti di Luar Negeri, Gak Perlu Paspor!
Wisata Magelang seperti di luar negeri (pexels.com/@dope-132620949)
  • Bukit Rhema menawarkan rumah doa berbentuk burung di Perbukitan Menoreh, dengan panorama Borobudur dan sejumlah gunung dari bagian mahkota.
  • Nepal Van Java di Dusun Butuh menampilkan rumah warna-warni bertingkat di lereng Gunung Sumbing, sementara Borobudur menghadirkan kemegahan arsitektur Buddha abad ke-8 hingga ke-9.
  • Negeri Kahyangan menyuguhkan ornamen kastil dan panorama gunung, sedangkan Omah Kembang Merbabu memadukan taman bunga, bangunan bergaya Eropa, kuliner, dan vila.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau kamu ingin merasakan suasana liburan yang berbeda tapi masih di dalam negeri, Magelang bisa jadi destinasi yang menarik untuk dijelajahi. Setiap sudut kotanya menawarkan lanskap, bangunan, hingga atmosfer yang sekilas mengingatkan pada destinasi populer di berbagai negara. Makanya, wisata Magelang seperti di luar negeri mulai banyak diburu untuk mengisi itinerary liburan yang terasa berbeda.

Mulai dari tempat dengan panorama pegunungan hingga spot foto dengan nuansa arsitektur khas Eropa, pilihannya cukup beragam untuk dijadikan tujuan jalan-jalan. Menariknya, pengalaman tersebut bisa kamu dapatkan sambil tetap menikmati karakter khas Magelang yang dekat dengan alam dan budaya Jawa.

Penasaran, ada destinasi apa saja yang masuk daftar wisata Magelang seperti di luar negeri? Yuk, simak rekomendasinya berikut ini.

  1. 1. Bukit Rhema, bangunan unik di atas Perbukitan Menoreh

    Bukit Rhema, Magelang
    Bukit Rhema, Magelang (unsplash.com/id/@hbsun2013)

    Bukit Rhema menjadi salah satu destinasi yang menarik perhatian berkat bangunan Rumah Doa yang berdiri di atas Perbukitan Menoreh, Magelang. Dari kejauhan, bangunan ini tampak seperti burung raksasa dengan mahkota, sehingga menciptakan lanskap yang terasa tidak biasa.

    Sekilas, bangunan ini seperti latar film fantasi atau destinasi di luar negeri. Meski lebih populer dengan sebutan Gereja Ayam, bentuk tersebut sebenarnya dirancang menyerupai burung merpati sebagai simbol perdamaian, sementara bangunannya berfungsi sebagai rumah doa yang terbuka bagi berbagai pemeluk agama.

    Kesan unik itu semakin terasa ketika pengunjung naik ke bagian mahkota dan melihat panorama perbukitan dari ketinggian. Saat cuaca cerah, hamparan Bukit Menoreh, Candi Borobudur, serta sejumlah gunung, seperti Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, dan Gunung Sindoro, dapat terlihat dari atas, terutama ketika cahaya pagi berpadu dengan kabut yang menyelimuti lanskap.

    Kombinasi arsitektur ikonik dan panorama alam tersebut membuat Bukit Rhema layak dimasukkan dalam daftar wisata Magelang seperti di luar negeri, terutama buat kamu yang ingin mendapatkan pengalaman dan foto liburan dengan suasana yang terasa berbeda tanpa harus bepergian jauh.

    Lokasi: Karangrejo Gombong, Kurahan, Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

    Jam operasional: setiap hari pukul 06.00-19.00 WIB.

  2. 2. Nepal Van Java, permukiman di lereng Gunung Sumbing

    Nepal Van Java merupakan sebutan untuk Dusun Butuh di Kecamatan Kaliangkrik, Magelang, yang berada di lereng Gunung Sumbing dan memiliki permukiman dengan kontur yang bertingkat. Dari kejauhan, deretan rumah warga yang tersusun mengikuti kemiringan lereng berpadu dengan lanskap pegunungan sehingga menghadirkan pemandangan yang mengingatkan pada desa-desa di kawasan Himalaya, khususnya Nepal. Perpaduan inilah yang membuat Nepal Van Java kerap menjadi salah satu destinasi yang dicari wisatawan ketika ingin merasakan suasana bak di negeri dongeng.

    Destinasi ini terkenal karena permukiman rumah warga di lereng Gunung Sumbing yang dicat warna-warni dan tersusun bertingkat mengikuti kontur bukit, sehingga tampilannya sekilas mirip perumahan di lereng pegunungan Himalaya di Nepal. Jika berkunjung saat pagi, kamu akan disajikan kabut yang turun di antara permukiman, udara sejuk khas dataran tinggi, serta hamparan lahan pertanian di sekitarnya yang turut memperkuat nuansa pegunungan ciri khas Nepal Van Java. Bukan cuma menawarkan spot foto dengan panorama yang unik, tempat ini juga memperlihatkan kehidupan masyarakat di lereng gunung yang menambah pengalaman berkunjung yang gak biasa.

    Lokasi: Dusun, Butuh, Temanggung, Kec. Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

    Jam operasional: setiap hari pukul 06.00–17.30 WIB.

  3. 3. Candi Borobudur, kemegahan candi dengan sentuhan arsitektur Asia Tenggara

    Candi Borobudur
    Candi Borobudur (dok. Pribadi/Dyar Ayu)

    Candi Borobudur adalah pilihan tepat kalau kamu ingin melihat kemegahan bangunan bersejarah yang mengingatkan pada sejumlah situs kuno di Asia Tenggara. Dibangun pada abad ke-8 hingga ke-9, candi Buddha ini memiliki struktur bertingkat berupa teras-teras persegi yang berlanjut ke tiga pelataran melingkar dan sebuah stupa utama di puncaknya.

    Bentuk bertingkat pada Candi Borobudur ternyata memiliki kemiripan dengan beberapa situs arkeologi Khmer di Kamboja, misalnya, Bakong dan Rong Chen, terutama pada elemen teras, tangga, gerbang, serta dekorasi arsitekturnya. Namun, Candi Borobudur tetap memiliki karakter yang khas dan tak bisa begitu saja disamakan dengan kompleks candi di Kamboja.

    Ribuan panel relief, 504 arca Buddha, serta 72 stupa berlubang yang mengelilingi stupa utama menjadikan bangunan ini sebagai mahakarya arsitektur Buddhis yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tersendiri. Karena itu, pengalaman berkunjung ke Borobudur bisa terasa lebih istimewa, tetapi tetap memberi suasana menjelajahi peninggalan peradaban kuno Asia Tenggara tanpa harus pergi jauh ke luar negeri.

    Lokasi: Jalan Badrawati, Kw. Candi Borobudur, Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

    Jam operasional: setiap hari mulai pukul 06.30–16.30 WIB.

  4. 4. Negeri Kahyangan berikan vibes seperti di buku cerita anak

    Gak cuma serasa di luar negeri, berkunjung ke Negeri Kahyangan yang berada di Dusun Surodadi, Desa Wonolelo, akan memberimu pengalaman wisata bak di dunia cerita buku dongeng anak. Dengan lanskap pegunungan yang menjadi daya tarik utamanya, area wisata ini menghadirkan sejumlah elemen yang membuat suasananya terasa seperti negeri dongeng. Mulai dari gapura bergaya kastil, bangunan menyerupai istana, hingga kereta kencana dan patung kuda Sembrani.

    Selain bangunan dan ornamen bernuansa dongeng, panorama alam di sekitarnya membuat pengalaman berkunjung terasa semakin istimewa. Dari kawasan wisata ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan sejumlah gunung, seperti Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Sumbing, dan Gunung Sindoro, sementara kabut yang datang pada waktu tertentu membuat area tersebut seolah berada di atas awan hanya dengan membeli tiket yang harganya berkisar Rp20 ribuan per orang.

    Lokasi: Surodadi, Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

    Jam operasional: setiap hari pukul 06.00–18.00 WIB.

  5. 5. Omah Kembang Merbabu, taman bunga ala Eropa di lereng Gunung Merbabu

    Omah Kembang Merbabu
    Omah Kembang Merbabu (visitjawatengah.jatengprov.go.id)

    Tanpa perlu mengeluarkan bujet besar, kamu ternyata bisa mendapatkan view ala Eropa dengan mengunjungi Omah Kembang Merbabu! Salah satu destinasi di Magelang ini menawarkan perpaduan taman bunga dan bangunan bergaya Eropa. Apalagi, mengingat lokasinya yang ada di kawasan lereng Gunung Merbabu, tentu area hijaunya sangat luas plus udara sejuk yang bikin betah.

    Belum lagi, di sana kamu dapat menemukan bangunan yang sengaja dibuat bergaya Eropa sehingga semakin mendukung kesan estetik. Daya tariknya semakin terasa karena Omah Kembang Merbabu dikelilingi panorama pegunungan yang membuat taman dan bangunannya terlihat semakin cantik dari berbagai sudut.

    Dari kawasan ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan Gunung Andong dan Telomoyo nan gagah, menjajal berbagai kuliner, bahkan menginap di vila yang nyaman. Seru banget, kan?

    Lokasi: Jalan Ngablak - Grabag, Krangean, Jogoyasan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

    Jam operasional: setiap hari pukul 09.00–19.00 WIB.

    Ternyata, gak perlu paspor untuk menemukan suasana baru. Dari desa di lereng gunung hingga taman bunga bergaya Eropa, pilihan wisata Magelang seperti di luar negeri punya pesona yang berbeda-beda. Jadi, sudah tahu destinasi mana yang paling ingin kamu datangi duluan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More