Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kota Tua di Vietnam, Destinasi Menarik bagi Pencinta Sejarah dan Budaya

5 min read
5 Kota Tua di Vietnam, Destinasi Menarik bagi Pencinta Sejarah dan Budaya
Hue, Vietnam (commons.wikimedia.org/Suicasmo)
  • Lima kota tua Vietnam menawarkan jejak perdagangan, kerajaan, kolonialisme, serta kehidupan lokal melalui bangunan bersejarah, jalan lama, dan tradisi yang masih terjaga.
  • Hoi An, Hanoi Old Quarter, dan Hue menampilkan warisan berbeda: pelabuhan multikultural, kawasan pedagang-perajin yang hidup, serta pusat pemerintahan Dinasti Nguyen.
  • Duong Lam dan Dong Van menghadirkan sisi tradisional Vietnam melalui permukiman perdesaan berlaterit, rumah lama, komunitas etnis, serta lanskap pegunungan Ha Giang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Vietnam menyimpan banyak kawasan kota tua yang memperlihatkan jejak panjang perdagangan, kerajaan, kolonialisme, hingga kehidupan masyarakat lokal dari masa ke masa. Bangunan berusia ratusan tahun, gang sempit, rumah tradisional, dan tempat ibadah kuno membuat perjalanan terasa seperti membuka halaman sejarah secara langsung. Daya tarik tersebut membuat kota-kota bersejarah di Vietnam cocok untuk wisatawan yang gak sekadar mencari pemandangan cantik, tetapi juga pengalaman budaya yang lebih mendalam.

Menariknya, setiap kota tua mempunyai identitas yang terbentuk dari perjalanan sejarah dan pengaruh budaya yang berbeda. Ada kawasan yang kental dengan warisan perdagangan internasional, ada pula bekas pusat kerajaan hingga permukiman pegunungan yang mempertahankan karakter tradisionalnya. Kalau tertarik melihat Vietnam melalui sisi sejarah dan budaya yang lebih autentik, yuk jelajahi lima kota tua berikut ini.

  1. 1. Hoi An

    Hoi An, Vietnam
    Hoi An, Vietnam (commons.wikimedia.org/Steffen Schmitz)

    Hoi An Ancient Town merupakan kota tua di Vietnam tengah yang berkembang sebagai pelabuhan perdagangan penting terutama pada abad ke-15 hingga ke-19. Jejak pertemuan pedagang lokal dan asing masih terlihat melalui deretan rumah kayu, bangunan komunitas, kuil, serta tata jalan yang tetap mempertahankan karakter lamanya. Kekayaan tersebut membuat kawasan kota tua Hoi An tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1999.

    Berjalan menyusuri kawasan bersejarah Hoi An menawarkan suasana yang semakin khas ketika deretan lentera mulai menyala menjelang malam. Salah satu bangunan terkenalnya adalah Jembatan Jepang yang menjadi bagian penting dari lanskap sejarah kota dan berkaitan dengan komunitas Jepang yang pernah bermukim di sana. Perpaduan pengaruh Vietnam, Tiongkok, Jepang, dan Eropa membuat Hoi An menarik untuk dinikmati perlahan sembari memahami perjalanan perdagangan kawasan Asia Tenggara.

  2. 2. Hanoi Old Quarter

    Hanoi Old Quarter, Vietnam
    Hanoi Old Quarter, Vietnam (commons.wikimedia.org/Richard Mortel)

    Hanoi Old Quarter menjadi salah satu kawasan yang memperlihatkan lapisan sejarah panjang ibu kota Vietnam melalui jalan-jalan tua yang padat dan penuh aktivitas. Kawasan ini terkenal dengan jaringan jalan yang sejak dahulu berkaitan dengan kelompok pedagang serta perajin berdasarkan jenis komoditas tertentu. Sampai sekarang, beberapa nama jalannya masih menggunakan kata "Hang" yang merujuk pada barang atau aktivitas perdagangan yang pernah menjadi ciri kawasan tersebut.

    Daya tarik Hanoi Old Quarter juga berasal dari percampuran arsitektur tradisional Vietnam dengan jejak perkembangan kota pada berbagai periode sejarah. Rumah-rumah sempit, tempat ibadah, toko kecil, serta bangunan lama menciptakan suasana urban yang terasa berbeda dibanding kawasan modern Hanoi. Kehidupan sehari-hari yang tetap berlangsung di tengah bangunan bersejarah membuat tempat ini terasa seperti kawasan hidup, bukan sekadar peninggalan masa lalu yang dipajang untuk wisatawan.

  3. 3. Hue

    Hue, Vietnam
    Hue, Vietnam (commons.wikimedia.org/Suicasmo)

    Hue punya posisi penting dalam sejarah Vietnam karena pernah menjadi pusat pemerintahan Dinasti Nguyen pada abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20. Kompleks Monumen Hue yang tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO mencakup berbagai peninggalan bersejarah yang berkaitan erat dengan kehidupan kerajaan. Benteng, gerbang monumental, istana, kuil, dan kompleks makam menghadirkan gambaran mengenai besarnya pengaruh politik serta kebudayaan Hue pada masanya.

    Salah satu kawasan yang paling menarik untuk dieksplorasi adalah Imperial City yang berada di dalam kompleks benteng bersejarah Hue. Arsitekturnya menunjukkan tata ruang kerajaan yang sarat simbol sekaligus hubungan erat antara bangunan dan lanskap di sekitarnya. Berkunjung ke Hue terasa cocok bagi pencinta sejarah yang ingin melihat sisi Vietnam melalui peninggalan kerajaan, bukan hanya dari kawasan perdagangan atau jejak kolonial.

  4. 4. Duong Lam

    Duong Lam, Vietnam
    Duong Lam, Vietnam (commons.wikimedia.org/Bluehz)

    Duong Lam Ancient Village menawarkan karakter berbeda karena daya tarik utamanya berasal dari suasana perdesaan tradisional yang masih terpelihara. Permukiman ini terkenal dengan rumah-rumah lama, jalan sempit, gerbang desa, sumur, serta bangunan komunal yang menggambarkan pola kehidupan masyarakat Vietnam utara pada masa lampau. Material laterit yang banyak digunakan pada sejumlah bangunannya turut menghasilkan karakter visual yang khas.

    Menjelajahi Duong Lam juga memberi kesempatan untuk melihat warisan budaya dari skala yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Alih-alih menemukan kompleks kerajaan megah, wisatawan dapat menyaksikan bagaimana struktur permukiman dan rumah tradisional menjadi bagian dari identitas sebuah komunitas. Suasana tersebut menjadikan Duong Lam pilihan menarik bagi pencinta sejarah yang ingin memahami Vietnam melalui kehidupan perdesaan dan arsitektur tradisionalnya.

  5. 5. Dong Van

    Dong Van, Vietnam
    Dong Van, Vietnam (commons.wikimedia.org/NKSTTSSHNVN)

    Dong Van Old Quarter berada di wilayah pegunungan Ha Giang dan menawarkan lanskap kota tua yang berbeda dari destinasi bersejarah Vietnam lainnya. Kawasan lamanya memiliki deretan rumah tradisional dengan karakter arsitektur yang mencerminkan perjalanan budaya masyarakat di wilayah pegunungan utara. Latar pegunungan berbatu yang mengelilinginya semakin memperkuat kesan dramatis sekaligus autentik saat menjelajahi kawasan tersebut.

    Pesona Dong Van juga berkaitan erat dengan keberagaman komunitas etnis yang hidup di kawasan Ha Giang dan sekitarnya. Aktivitas pasar, rumah tradisional, serta kehidupan lokal memberi pengalaman budaya yang terasa semakin menarik bagi wisatawan yang ingin melihat sisi Vietnam di luar kota besar. Lokasinya yang jauh di utara memang memerlukan perjalanan lebih panjang, tetapi suasana pegunungan dan kekayaan budaya lokal memberikan karakter yang sulit ditemukan di destinasi perkotaan lainnya.

    Kota-kota tua di Vietnam memperlihatkan bahwa perjalanan wisata dapat menjadi cara menarik untuk memahami sejarah melalui ruang yang masih dapat dijelajahi sampai sekarang. Hoi An, Hanoi, Hue, Duong Lam, hingga Dong Van menawarkan karakter berbeda, mulai dari jejak perdagangan internasional dan kerajaan sampai kehidupan tradisional masyarakat perdesaan serta pegunungan. Dengan kekayaan tersebut, menjelajahi kawasan bersejarah bisa menjadi agenda menarik saat ingin mengenal Vietnam lebih jauh dari sekadar destinasi populernya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More