Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tempat Ikonik di Shirakawa-go dengan Suasana Bak Negeri Dongeng
ilustrasi Shirakawa (pexels.com/ Ignacio Estevo)
  • Shirakawa-go di Prefektur Gifu, situs Warisan Dunia UNESCO, dikenal lewat rumah gassho-zukuri beratap jerami curam dan panorama bersalju saat musim dingin.
  • Shiroyama Observation Deck menyajikan panorama desa dari ketinggian, sementara Wada House membuka interior rumah gassho-zukuri terbesar serta jejak kehidupan keluarga Wada dan budidaya ulat sutra.
  • Myozenji Temple, Shirakawa Hachiman Shrine, dan Deai Bridge menampilkan perpaduan arsitektur keagamaan tradisional, festival Doburoku, serta pemandangan Sungai Shogawa di pintu masuk desa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Shirakawa-go merupakan salah satu desa tradisional paling terkenal di Jepang yang berada di Prefektur Gifu. Desa yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO ini dikenal berkat rumah-rumah bergaya gassho-zukuri dengan atap jerami curam yang telah bertahan selama ratusan tahun. Saat musim dingin tiba, salju yang menyelimuti seluruh desa membuat suasananya terlihat seperti negeri dongeng.

Meski ukuran desanya gak terlalu besar, Shirakawa-go memiliki banyak tempat menarik yang layak dijelajahi. Mulai dari titik panorama, rumah tradisional, hingga museum yang menyimpan kisah kehidupan masyarakat setempat. Kalau kamu berencana berkunjung ke sini, lima tempat ikonik berikut jangan sampai terlewat.

1. Shiroyama Observation Deck

ilustrasi view dari Shiroyama Observation Deck (commons.wikimedia.org/ Toshihiro Gamo)

Shiroyama Observation Deck merupakan tempat terbaik untuk menikmati panorama Shirakawa-go dari ketinggian. Dari sini, kamu bisa melihat deretan rumah gassho-zukuri yang tertata rapi dengan latar pegunungan yang mengelilingi desa.

Saat musim dingin, pemandangan dari gardu pandang ini terlihat sangat memukau karena seluruh kawasan tertutup salju putih. Sementara pada musim panas dan gugur, hamparan pepohonan hijau maupun dedaunan berwarna oranye memberikan suasana yang sama indahnya.

2. Wada House

ilustrasi Wada House (commons.wikimedia.org/ そらみみ)

Wada House adalah rumah gassho-zukuri terbesar yang masih berdiri di Shirakawa-go. Dahulu, rumah ini dimiliki oleh keluarga Wada yang termasuk keluarga terpandang di desa dan memiliki peran penting dalam perdagangan serta kehidupan masyarakat.

Kini, Wada House dibuka untuk umum sebagai museum. Kamu dapat melihat langsung interior rumah tradisional, peralatan rumah tangga, hingga loteng yang dulu digunakan untuk memelihara ulat sutra.

3. Myozenji Temple

ilustrasi Myozenji Temple (commons.wikimedia.org/ Raita Futo)

Myozenji Temple merupakan kuil Buddha yang memiliki bangunan utama dan rumah pendeta bergaya gassho-zukuri. Arsitektur seperti ini cukup jarang ditemukan pada bangunan keagamaan di Jepang sehingga menjadikannya salah satu tempat yang unik di Shirakawa-go.

Suasana di sekitar kuil terasa tenang dengan pepohonan yang mengelilinginya. Banyak wisatawan datang untuk menikmati keindahan bangunan sekaligus merasakan atmosfer desa tradisional yang masih terjaga.

4. Shirakawa Hachiman Shrine

ilustrasi Shirakawa Hachiman Shrine (commons.wikimedia.org/ 小石川人晃)

Shirakawa Hachiman Shrine merupakan kuil Shinto yang telah berdiri sejak ratusan tahun lalu. Tempat ini dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan Doburoku Festival, salah satu festival tradisional yang masih dilestarikan masyarakat Shirakawa-go.

Lingkungan kuil dipenuhi pepohonan besar yang membuat suasananya terasa sejuk dan damai. Saat musim gugur, dedaunan berwarna merah dan kuning membuat kawasan ini semakin indah untuk dijelajahi.

5. Deai Bridge

ilustrasi Deai Bridge (commons.wikimedia.org/ lienyuan lee)

Deai Bridge adalah jembatan gantung yang menjadi pintu masuk utama menuju kawasan desa bersejarah Shirakawa-go. Dari atas jembatan ini, kamu bisa menikmati pemandangan Sungai Shogawa yang mengalir jernih dengan latar rumah-rumah tradisional.

Meski terlihat sederhana, Deai Bridge menjadi salah satu spot favorit wisatawan untuk mengambil foto. Dari sinilah banyak orang pertama kali melihat keindahan Shirakawa-go sebelum menjelajahi seluruh desa.

Shirakawa-go menawarkan pengalaman yang berbeda dari destinasi wisata modern di Jepang. Keindahan alam, arsitektur tradisional, dan suasana desa yang tenang berpadu menjadi daya tarik yang membuat banyak orang ingin kembali berkunjung.

Kalau kamu ingin melihat sisi Jepang yang masih mempertahankan warisan budaya dan kehidupan tradisional, Shirakawa-go adalah destinasi yang layak masuk dalam rencana perjalanan. Setiap sudut desanya memiliki cerita yang membuat perjalanan terasa lebih berkesan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article