“Kajeng mandira, tanemanipun Pakempalan Darah, nalika dinten Rebo Kliwon, 23-Sapar-Ehe 1952, utawi surya kaping, 26-10-1921, amengeti yuswa, 40, dinten miyosipun, Gusti Bandara Raden Ajeng Siti Nurul Karamil Ngarasati Kusumowardani, Putri Dalem Kangjeng Gusti Pangeran Harya Prabu Prangwadana, ingkang jumeneng kaping VII, miyos saking garwa dalem Gusti Kangjeng Ratu Timur. Mawi kaseksen pakempalan Narpawandawa, Muhammadiyah, Budiutama, Mardiguna, Jong Java, P.G.H.B., Sedya tresna, Tresna sudara, saha abdi dalem, tuwin Padpinder.”
Bukan Sekadar Taman Kota, Ini 5 Fakta Menarik Taman Balekambang Solo

- Taman Balekambang menyimpan prasasti sakral di dekat Kolam Partini, termasuk prasasti 1921 yang mencatat penanaman beringin untuk memperingati kelahiran putri Mangkunegara VII.
- Sebelum revitalisasi, Gedung Kesenian Balekambang pernah menjadi lokasi syuting reality show horor pada 2015; kini gedung Bale Pangenggar memiliki 324 kursi teleskopik motorized berpenghargaan MURI.
- Taman ini menjadi tuan rumah tetap Festival Payung Indonesia dan menaungi pohon-pohon dilindungi sebagai cagar budaya, termasuk beringin putih, beringin kurung, serta beringin reboisasi.
Taman kota dengan pepohonan rindang menyuguhkan udara segar, terutama bagi masyarakat perkotaan. Demikian pula kalau kamu sedang mencari suasana berbeda di tengah panasnya Kota Solo. Salah satu tempat yang favorit warga lokal adalah Taman Balekambang.
Taman Balekambang bukan sekadar ruang publik yang menawarkan beragam aktivitas seru untuk keluarga. Ternyata, taman peninggalan KGPAA Mangkunegara VII punya sisi lain yang tidak kalah menarik dan jarang diketahui. Sebelum berkunjung, kamu perlu tahu beberapa fakta menarik Taman Balekambang Solo berikut ini.
1. Ada prasasti tersembunyi yang pernah dicuri

prasasti di Taman Balekambang Solo (dok. pribadi/Fatma R. N.) Taman Balekambang Solo tidak hanya dihiasi pepohonan rindang, tetapi juga ornamen, patung, hingga prasasti. Jika kamu berjalan menuju area Kolam Partini, akan menjumpai pohon besar yang dikelilingi pagar pembatas. Konon, terdapat prasasti yang sakral di sela-sela akar pohon tersebut.
Kisahnya, ada dua orang pencuri yang membawa prasasti tersebut ke Boyolali. Kemudian mereka meninggal dunia setelah melakukan aksinya. Selain dikaitkan dengan kesakralannya, benda ini juga mendapat perhatian khusus selama proses revitalisasi taman.
Selain itu, kamu juga akan menjumpai prasasti dengan aksara Jawa yang isinya sebagai berikut.
Prasasti tersebut mencatat penanaman pohon beringin (kajeng mandira) pada 26 Oktober 1921 oleh perkumpulan kerabat istana, untuk memperingati hari lahir ke-40 Gusti Nurul, putri dari Mangkunegara VII dan Gusti Kanjeng Ratu Timur. Momen sakral tersebut tidak hanya dihadiri kalangan internal istana dan abdi dalem, tetapi juga berbagai organisasi modern serta pergerakan nasional. Hal ini menunjukkan bahwa Taman Balekambang menjadi ruang bersejarah yang memadukan tradisi budaya keraton dengan semangat persatuan masyarakat modern pada masanya.
2. Pernah menjadi lokasi acara uji nyali

Taman Balekambang (dok. pribadi/Fatma R. N.) Kondisi Taman Balekambang sebelum direvitalisasi punya beberapa spot menarik untuk wisata horor. Didukung pula dengan masyarakat yang menganggap tempat ini wingit. Tidak heran kalau pernah dipilih sebagai lokasi acara uji nyali oleh sebuah stasiun televisi nasional.
Pada tahun 2015 silam, reality show Masih Dunia Lain menjadikan Gedung Kesenian di area Taman Balekambang sebagai lokasi syutingnya. Mereka mengusung tema Arwah Sinden Penasaran. Apa kamu pernah menontonnya?
3. Dilengkapi gedung pertunjukan dengan kursi teleskopik motorized terbanyak

Bale Pangenggar Taman Balekambang Solo (dok. pribadi/Fatma R. N.) Di balik kisah sakral dan mistisnya, Taman Balekambang merupakan salah satu pusat aktivitas kesenian serta budaya di Solo. Dari dulu hingga sekarang, selalu ada acara seni budaya yang digelar di sini, baik di dalam maupun di luar gedung. Pantas saja kalau punya gedung kesenian atau pertunjukan menawan yang diberi nama Bale Pangenggar.
Fakta menariknya, Gedung Kesenian Taman Balekambang mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) setelah direvitalisasi. Penghargaan tersebut untuk kategori Gedung Pertunjukan dengan Jumlah Kursi Teleskopik Motorized Terbanyak. Jumlahnya mencapai 324 kursi, sehingga membuat penonton lebih nyaman dan dapat mewadahi kreativitas penggiat seni di Solo dan sekitarnya.
4. Tuan rumah tetap Festival Payung Indonesia

Festival Payung di Taman Balekambang (instagram.com/balekambangsolo) Masih berkaitan dengan seni dan budaya, Taman Balekambang merupakan tuan rumah tetap Festival Payung Indonesia (FESPIN). Festival ini digelar untuk merayakan kekayaan payung tradisional Indonesia melalui seni, budaya, dan partisipasi masyarakat. Biasanya digelar sekitar bulan September, seperti tahun ini yang dijadwalkan akan berlangsung pada 4–6 September 2026 dengan tema Catra Padi Sepayung Dewi Sri.
Menariknya lagi, sejak tahun 2018, FESPIN telah menjalin sister festival dengan Bo Sang Umbrella Festival, festival payung tertua dan terbesar di Chiang Mai, Thailand. Festival ini tidak hanya menampilkan instalasi seni payung dari berbagai komunitas seni. Pengunjung juga bisa menyaksikan pertunjukan tari dan musik, serta bazar UMKM.
5. Tempat tumbuhnya sejumlah pohon yang dilindungi

Amphitheater Taman Balekambang Solo (dok. pribadi/Fatma R. N.) Tahukah kamu kalau sejumlah pohon di Taman Balekambang itu istimewa? Bukan semata-mata karena tanaman peneduh. Sebagian pohon dianggap langka dan sudah berumur, sehingga ditetapkan sebagai cagar budaya berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.
Beberapa jenis pohon yang dilindungi antara lain beringin putih di area Hutan Partinah. Ada pula beringin kurung dan beringin reboisasi yang menjadi pohon beringin keramat peninggalan Mangkunegaran. Selain itu, ada pohon peneduh lainnya seperti apel cokelat, kenari, dan trembesi yang membuat pengunjung betah berlama-lama di area terbuka.
Ternyata, Taman Balekambang Solo punya sisi lain yang menarik, lebih dari ruang terbuka hijau di tengah kota. Keselarasan antara alam dan budaya juga bisa dijumpai di sini. Fakta mana yang paling menarik bagimu?


![[QUIZ] Temukan Destinasi Dalam Negeri untuk Liburan Akhir Tahunmu!](https://image.idntimes.com/post/20260824/bunly-hort-78xkyqfe5qu-unsplash_964a7cc1-6e57-4568-b0c8-6a072eacd9d2.jpg)













![[QUIZ] Pilih Lagu Tulus Favoritmu, Kamu Cocoknya Menggalau di Tempat Wisata Ini](https://image.idntimes.com/post/20251006/upload_4378f04eefa1e6e399c1bc269bae6c6a_77d7ad8d-439d-487e-bcb3-e2a31eb71796.jpg)
![[QUIZ] Langkawi atau Penang, Ini Destinasi Eksotis Malaysia yang Kamu Banget](https://image.idntimes.com/post/20260122/upload_7e71cf856b6ec81bb5b89303c442e927_ce02abae-880b-4e79-a455-0edf1d8c092b.jpg)


