4 Tips Mendapatkan Minshuku untuk Menginap di Shirakawa-go

Menginap di rumah tradisional gassho-zukuri merupakan impian bagi banyak wisatawan yang berkunjung ke Prefektur Gifu, Jepang. Namun, karena keterbatasan jumlah kamar dan tingginya minat turis, kamu memerlukan strategi khusus agar gak kehabisan tempat, lho. Kalau kamu ingin mendapatkan pengalaman yang sama, kamu perlu mengikuti tips mendapatkan minshuku di dalam desa Shirakawa-go, nih.
Menginap di minshuku atau penginapan keluarga ala Jepang memberikan pengalaman autentik yang gak akan kamu dapatkan di hotel modern, lho. Kamu bisa merasakan kehangatan tungku api tradisional (irori) sambil menyantap hidangan lokal yang disiapkan langsung oleh penduduk desa. Karena lokasinya yang berada tepat di jantung desa warisan dunia UNESCO, persaingannya tentu sangat ketat sehingga persiapan matang sangatlah krusial. Jadi, perhatikan baik-baik, ya!
1. Reservasi jauh-jauh hari sebelum keberangkatan

Salah satu kunci utama agar bisa tidur di dalam desa adalah dengan melakukan pemesanan seawal mungkin. Biasanya, minshuku di Shirakawa-go sudah membuka reservasi sekitar 3 hingga 6 bulan sebelum tanggal menginap. Kalau kamu berencana datang saat musim dingin, terutama saat festival lampu (light-up), kamu wajib bersiap lebih awal karena sistem yang digunakan sering berupa undian atau siapa cepat dia dapat.
Kamu pun harus ingat bahwa jumlah rumah yang berfungsi sebagai penginapan sangat terbatas, mungkin hanya sekitar belasan rumah saja. Oleh karena itu, menandai kalender dan mengetahui kapan jadwal reservasi dibuka adalah langkah yang tepat, lho. Jangan menunda hingga mendekati hari keberangkatan karena kemungkinan besar semua kamar sudah terisi penuh oleh wisatawan dari seluruh dunia, ya.
2. Manfaatkan situs resmi Shirakawa-go Tourist Association

Banyak wisatawan melakukan kesalahan dengan hanya mencari penginapan di situs pemesanan hotel populer seperti Agoda atau Booking.com. Faktanya, sebagian besar minshuku di dalam desa dikelola secara tradisional dan hanya bisa dipesan melalui situs resmi Shirakawa-go Tourist Association. Kamu bisa mengakses formulir pemesanan dalam bahasa Inggris yang disediakan oleh asosiasi tersebut untuk membantu proses komunikasi dengan pemilik rumah, kok.
Melalui situs resmi, kamu bisa melihat daftar lengkap rumah-rumah yang masih memiliki ketersediaan kamar secara lebih akurat. Jika formulir daring terasa sulit, kamu juga bisa mencoba layanan pihak ketiga khusus seperti Japanese Guest Houses yang membantu turis asing melakukan pemesanan via email. Cara ini jauh lebih efektif karena mereka memiliki jalur komunikasi langsung dengan para lansia pemilik minshuku yang mungkin gak fasih menggunakan internet.
3. Bersikap fleksibel dengan jadwal dan fasilitas

Jika kamu kesulitan mendapatkan kamar di akhir pekan, cobalah untuk menggeser jadwal menginapmu ke hari kerja (weekdays). Biasanya, permintaan di hari Senin hingga Kamis sedikit lebih rendah dibandingkan saat Sabtu atau hari libur nasional Jepang. Fleksibilitas waktu ini akan memperbesar peluang kamu untuk mendapatkan konfirmasi reservasi dari pemilik penginapan di tengah padatnya kunjungan turis, lho.
Selain fleksibel soal waktu, kamu juga harus memahami bahwa fasilitas di minshuku bersifat tradisional dan komunal. Sebagian besar penginapan mengharuskan tamu untuk berbagi kamar mandi dan toilet dengan tamu lainnya di dalam satu rumah. kalau kamu terlalu kaku menginginkan kamar mandi pribadi di dalam kamar, maka pilihanmu akan semakin terbatas dan peluang untuk mendapatkan tempat menginap di dalam desa akan semakin kecil, nih.
4. Pahami sistem pembayaran dan komunikasi

Guys, sebagian besar minshuku di Shirakawa-go hanya menerima pembayaran secara tunai atau cash, lho. Meski teknologi di Jepang sudah maju, penduduk desa lebih nyaman bertransaksi dengan uang fisik demi kemudahan administrasi mereka. Pastikan kamu membawa uang Yen yang cukup sebelum memasuki area desa agar gak mengalami kesulitan saat proses check-out nantinya.
Selain masalah uang, komunikasi juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan oleh para pelancong. Pemilik penginapan biasanya adalah warga lokal yang sudah lanjut usia dan hanya bisa berbicara bahasa Jepang dasar. Memakai aplikasi penerjemah atau mempelajari beberapa frasa dasar bahasa Jepang akan sangat membantu membangun suasana yang hangat, lho. Keramahanmu sebagai tamu akan membuat mereka lebih senang menyambut kedatanganmu di rumah bersejarah milik mereka.
Menginap di rumah gassho-zukuri bukan sekadar mencari tempat tidur, melainkan tentang merasakan gaya hidup masyarakat pegunungan Jepang yang harmonis dengan alam. Dengan mengikuti tips mendapatkan minshuku di dalam desa Shirakawa-go di atas, peluangmu untuk mendapatkan akomodasi impian akan meningkat secara signifikan, lho. Semoga informasi ini membantu kamu mewujudkan liburan yang tak terlupakan di desa bersalju yang indah tersebut, ya.



















