Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Itu Silver Week Jepang?

4 min read
Apa Itu Silver Week Jepang?
suasana musim gugur di Kiyomizu Temple, Kyoto (magnific.com/lifeforstock)
  • Silver Week adalah rangkaian libur panjang Jepang yang langka pada September, berbeda dari Golden Week karena tidak terjadi rutin setiap tahun dan bergantung pada susunan kalender.
  • Periode ini terbentuk saat Hari Penghormatan Lansia dan Hari Ekuinoks Musim Gugur berjarak satu hari kerja, sehingga hari di antaranya menjadi Citizens’ Holiday.
  • Silver Week tercatat terjadi pada 2009, 2015, dan 2026; pada 2026 berlangsung 19–23 September, beriringan dengan tradisi musim gugur dan peningkatan kepadatan wisatawan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kamu sudah sering mendengar istilah Golden Week terkait kalender liburan di Jepang? Golden Week menjadi waktu libur cukup panjang pada akhir April hingga awal Mei setiap tahunnya. Ternyata, Jepang masih punya periode libur panjang lainnya yang jarang diketahui, yakni Silver Week.

Silver Week tidak sepopuler Golden Week, karena tergolong fenomena langka. Pada 2026, periode liburan tersebut kembali terjadi setelah terakhir kali muncul tahun 2015. Buat kamu yang penasaran, berikut ini beberapa fakta Silver Week yang menarik untuk diketahui.

  1. 1. Bukan libur rutin tahunan

    ilustrasi tempat wisata yang biasanya ramai saat musim gugur
    ilustrasi tempat wisata yang biasanya ramai saat musim gugur (pexels.com/Nguyen Hung)

    Layaknya Golden Week, Silver Week juga terdiri dari beberapa hari libur nasional dan termasuk akhir pekan. Namun, erat kaitannya dengan hari libur nasional saat musim gugur yang tanggalnya dapat berubah setiap tahunnya. Selain itu, tidak selalu berdekatan dengan akhir pekan seperti Golden Week.

    Perbedaan tersebut membuat Silver Week kurang terkenal dibanding Golden Week. Masyarakat lokal Jepang maupun wisatawan perlu memeriksa kalender resmi setiap tahun untuk memastikan apakah periode tersebut akan terjadi atau tidak. Walau akan sama-sama ramai, tetapi suasananya akan berbeda dengan Golden Week. 

  2. 2. Namanya diambil dari istilah Golden Week

    ilustrasi Golden Week
    ilustrasi Golden Week (pexels.com/余鑫磊)

    Sebutan Silver Week mulai populer sekitar tahun 2009, saat rangkaian hari libur pada bulan September untuk pertama kalinya membentuk periode libur selama lima hari berturut-turut. Media Jepang kemudian menyematkan nama Silver Week sebagai bentuk analogi dari Golden Week yang sudah lebih dulu dikenal luas. Istilah tersebut memberikan kesan bahwa periode ini merupakan versi kedua dari Golden Week.

    Meski demikian, Silver Week tidak punya status resmi seperti Golden Week dalam sistem penanggalan Jepang. Penyebutannya berkembang dari kebiasaan media serta masyarakat, bukan penetapan pemerintah. Namun, istilah tersebut tetap melekat dan digunakan secara luas hingga saat ini.

  3. 3. Butuh kombinasi kalender yang tepat

    ilustrasi suasana musim gugur
    ilustrasi suasana musim gugur (commons.wikimedia.org/Syced)

    Kunci dari Silver Week terletak pada dua hari libur nasional Jepang, yaitu Hari Penghormatan Lansia (Keiro no Hi) yang jatuh pada Senin minggu ketiga bulan September dan Hari Ekuinoks Musim Gugur (Shubun no Hi) yang tanggalnya baru ditetapkan resmi satu tahun sebelumnya. Kedua hari libur tersebut perlu berjarak tepat satu hari kerja agar bisa menjadi Silver Week. Apabila syarat tersebut terpenuhi, hari di antara keduanya otomatis ditetapkan sebagai hari libur tambahan yang disebut Citizens’ Holiday (Kokumin no Kyujitsu).

    Perlu kamu tahu bahwa Hari Ekuinoks Musim Gugur ditentukan berdasarkan perhitungan astronomis yang dilakukan oleh Observatorium Astronomi Nasional Jepang. Titik ekuinoks tergantung pada kapan matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa, sehingga siang dan malam durasinya hampir sama. Hal inilah yang membuat penentuan Silver Week lebih fleksibel dibanding Golden Week dan waktunya bisa berubah setiap tahun.

  4. 4. Baru terjadi tiga kali pada abad ke-21

    ilustrasi keramaian saat Silver Week
    ilustrasi keramaian saat Silver Week (pexels.com/Hakan Nural)

    Sepanjang abad ke-21, Silver Week tercatat baru terjadi sebanyak tiga kali, yaitu tahun 2009, 2015, dan 2026. Rentang waktunya pun tidak beraturan, tergantung pada kombinasi hari dalam kalender dan posisi matahari setiap tahunnya. Fakta tersebut menegaskan bahwa Silver Week merupakan fenomena yang tidak bisa diprediksi begitu saja tanpa memeriksa kalender resmi.

    Berdasarkan proyeksi kalender astronomis, Silver Week diperkirakan hanya akan terjadi sekitar 15 kali sepanjang abad ke-21. Frekuensinya yang terbatas membuat Silver Week cukup istimewa bagi masyarakat Jepang maupun wisatawan yang ingin merasakan suasana liburan panjang di luar Golden Week. Hal yang jarang terjadi inilah yang membuat kemunculan Silver Week kerap menarik perhatian media maupun industri pariwisata di Jepang.

  5. 5. Bertepatan dengan sejumlah tradisi musim gugur

    ilustrasi momiji illumination
    ilustrasi momiji illumination (commons.wikimedia.org/KKPCW)

    Silver Week umumnya berdekatan dengan berbagai perayaan khas musim gugur di Jepang, mulai dari festival kembang api hingga turnamen sumo. Salah satu tradisi yang identik dengan periode liburan ini adalah tsukimi, yaitu kegiatan mengamati bulan pada hari ke-15 bulan ke-8 kalender Jepang. Berbagai perayaan membuat suasana Silver Week semakin meriah dan berkesan.

    Pada tahun 2026 ini, Silver Week akan jatuh pada tanggal 19–23 September. Tanggal 19 dan 20 September adalah akhir pekan, sedangkan 21 September Hari Penghormatan Lansia, 22 September cuti bersama, dan 23 September Hari Ekuinoks Musim Gugur. Berbagai acara dan tradisi musim gugur di kuil, termasuk tsukimi, mulai digelar pada 19–27 September 2026.

    Nah, buat kamu yang ingin liburan ke Jepang pada rentang waktu tersebut, bersiaplah dengan kepadatan pengunjung di tempat wisata. Di sisi lain, Silver Week menjadi momen istimewa saat musim gugur, karena jarang terjadi dan layak dipertimbangkan menikmati suasana yang berbeda dari Golden Week. Sudah siap untuk libur panjang musim gugur?


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More