Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bandara Haneda Jepang akan Perketat Batas Check-in Mulai September 2026
ilustrasi runway Bandara Haneda, Tokyo, Jepang (unsplash.com/Ryuno)
  • Mulai September 2026, enam maskapai Jepang di Bandara Haneda mewajibkan check-in bagasi maksimal 30 menit sebelum keberangkatan, terutama bagi bagasi yang melebihi ukuran kabin.
  • Aturan diperketat setelah tingkat keberangkatan tepat waktu di Jepang turun menjadi sekitar 83 persen pada tahun fiskal lalu, level terendah yang pernah tercatat.
  • Kebijakan saat ini berlaku untuk rute domestik; Japan Airlines dan ANA akan memantau kebutuhan penerapan serupa pada penerbangan internasional demi menjaga ketepatan waktu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Siap-siap, Bandara Haneda di Tokyo, Jepang akan menerapkan aturan baru mulai September 2026, nih. Sejumlah maskapai dari Negeri Sakura itu baru-baru ini sepakat untuk memperketat batas check-in bagi penumpang mereka.

Keputusan besar ini diambil bukan tanpa alasan. Langkah Bandara Haneda tersebut sebagai respons usai meningkatnya kekhawatiran industri aviasi terkait keterlambatan penerbangan yang dapat menyebabkan sejumlah kerugian.

1. Bandara Haneda akan perketat batas check-in mulai September 2026

ilustrasi Bandara Haneda, Tokyo, Jepang (unsplash.com/Markus Winkler)

Bagi yang akan mengeksplorasi kota-kota di Jepang, Bandara Haneda akan menerapkan regulasi baru mulai September 2026. Total enam maskapai penerbangan negara ini, antara lain Japan Airlines, All Nippon Airways (ANA), Air Do, StarFlyer, Solaseed Air, dan Japan Transocean Air bakal mewajibkan penumpang untuk melakukan check-in bagasi paling lambat 30 menit sebelum waktu keberangkatan. 

Banyak maskapai penerbangan sebelumnya menerima bagasi terdaftar hingga 20 menit sebelum keberangkatan. Namun, dengan kebijakan baru ini, penumpang dengan bagasi yang melebihi batas ukuran untuk bagasi kabin harus melakukan check-in setidaknya 30 menit sebelum keberangkatan atau bagasi tersebut tidak akan dimuat ke dalam pesawat.

Selain enam maskapai Jepang yang disebutkan di atas, Skymark baru-baru ini juga menyatakan bahwa mereka akan terus memantau situasi dan melakukan perubahan aturan jika diperlukan di kemudian hari. Hingga bulan depan, Skymark masih akan mempertahankan batas waktu check-in bagasi 20 menit sebelum keberangkatan.

2. Imbas menurunnya penerbangan tepat waktu di bandara Jepang

ilustrasi Bandara Haneda, Tokyo, Jepang (unsplash.com/Kazuo ota)

Perubahan aturan yang diterapkan sejumlah maskapai Jepang ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran industri aviasi terkait keterlambatan penerbangan. Menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Negeri Sakura tersebut, tingkat keberangkatan tepat waktu yang didefinisikan sebagai penerbangan yang berangkat dalam waktu 15 menit dari waktu yang dijadwalkan, turun menjadi sekitar 83 persen pada tahun fiskal lalu, yang merupakan level terendah yang pernah tercatat.

Selain itu, The Scheduled Airlines Association of Japan yang mewakili maskapai penerbangan domestik negara itu berencana untuk secara jelas menginformasikan kepada penumpang yang tiba setelah batas waktu boarding bahwa mereka tidak akan diizinkan naik pesawat. Karena itu, terkait aturan baru di Bandara Haneda ini, organisasi tersebut juga meminta pengertian dan kerja sama dari penumpang.

3. Aturan baru juga dipertimbangkan untuk penerbangan internasional

ilustrasi runway Bandara Haneda, Tokyo, Jepang (unsplash.com/ Tsukada Kazuhiro)

Saat ini, kebijakan baru di Bandara Haneda tersebut hanya berlaku untuk rute-rute domestik. Tetapi, perubahan tersebut juga sebagai bagian dari upaya untuk mempertahankan waktu lepas landas yang tepat waktu atau on-time performance, sehingga tidak terjadi kerugian finansial yang masif di industri aviasi. Karena itu, ada kemungkinan Japan Airlines dan All Nippon Airways (ANA) akan mengawasi apakah perubahan serupa diperlukan untuk menjaga penerbangan internasional mereka tetap tepat waktu. Jadi, dua maskapai Jepang ini juga kemungkinan akan menerapkan kebijakan tersebut tidak hanya di rute-rute domestik di masa mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article