Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Daftar 14 Gunung Eight-Thousanders, Puncak Tertinggi di Dunia
ilustrasi Pegunungan Himalaya (unsplash.com/Lay Naik)
  • Sebanyak 14 Eight-Thousanders, seluruhnya berketinggian lebih dari 8.000 mdpl, tersebar di Himalaya dan Karakoram, meliputi Nepal, Pakistan, India, Tibet, serta perbatasan Tiongkok.
  • Everest setinggi 8.848 mdpl menjadi puncak tertinggi dunia, disusul K2 8.611 mdpl dan Kangchenjunga 8.586 mdpl; masing-masing menghadirkan risiko cuaca ekstrem serta oksigen menipis.
  • Setiap puncak memiliki karakter berbeda, dari dinding curam K2 dan Lhotse hingga risiko longsoran di Dhaulagiri, Manaslu, dan Annapurna; pendakian memerlukan kemampuan teknis serta persiapan matang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hamparan salju abadi, tebing curam, dan udara yang semakin tipis menjadi pemandangan khas di kawasan pegunungan tertinggi dunia. Di balik keindahannya, terdapat 14 gunung yang memiliki ketinggian lebih dari 8.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan dikenal sebagai Eight-Thousanders.

Ke-14 gunung tersebut tersebar di kawasan Himalaya dan Karakoram, membentang di Nepal, Pakistan, India, hingga Tibet. Tidak hanya menjadi rumah bagi puncak tertinggi di bumi, deretan gunung ini juga dikenal memiliki medan ekstrem, cuaca yang sulit diprediksi, dan death zone yang menguji batas kemampuan manusia.

Berikut daftar 14 gunung Eight-Thousanders beserta lokasi serta fakta menariknya.

1. Gunung Everest (8.848 meter)

ilustrasi Gunung Everest (unsplash.com/Ben Gao)

Gunung Everest merupakan gunung tertinggi di dunia yang menjadi dambaan para pendaki gunung dunia. Dengan ketinggian 8.848 mdpl, gunung ini berada di perbatasan Nepal dan Daerah Otonomi Tibet, Tiongkok. Meski memiliki jalur pendakian yang relatif lebih berkembang dibanding gunung 8.000 meter lainnya, Everest tetap menyimpan risiko tinggi pendakian akibat cuaca ekstrem serta menipisnya oksigen.

2. K2 (8.611 meter)

ilustrasi gunung K2 (unsplash.com/Daniel Born)

K2 merupakan gunung tertinggi kedua di dunia yang terletak di Pegunungan Karakoram, perbatasan Pakistan dan Tiongkok. Dikenal juga dengan Gunung Godwin-Austen dan Chhogori, gunung ini merupakan salah satu gunung paling sulit didaki karena memiliki lereng curam, cuaca yang tidak menentu, serta tingkat keberhasilan pendakian yang jauh lebih rendah dibanding Everest. Bahkan, K2 dijuluki Savage Mountain karena tingkat kesulitannya yang sangat tinggi.

3. Kangchenjunga (8.586 meter)

ilustrasi Kangchenjunga (unsplash.com/NSG)

Kangchenjunga adalah gunung tertinggi ketiga di dunia dengan ketinggian 8.586 mdpl yang terletak di perbatasan antara Nepal dan India. Nama Kangchenjunga berarti Lima Harta Karun Salju yang merujuk pada lima puncaknya. Gunung ini memiliki jalur yang sangat ekstrem, cuaca yang sangat dingin, serta rute yang masih liar. Selain itu, gunung ini dianggap suci oleh masyarakat setempat sehingga banyak pendaki memilih berhenti beberapa meter sebelum mencapai titik tertinggi sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi lokal.

4. Lhotse (8.516 meter)

ilustrasi kawasan gunung Lhotse (unsplash.com/Rajiv Sadh)

Lhotse terletak tepat di sebelah selatan Gunung Everest dan masih berada di perbatasan Nepal-Tibet. Jalur pendakiannya berbagi rute dengan Everest hingga Camp 3 sebelum bercabang menuju puncak. Meski sering dianggap saudara Everest, Lhotse memiliki dinding batu curam yang menjadi tantangan utama bagi para pendaki. Gunung ini memiliki tiga puncak utama yang berdiri di atas 8.000 meter, yaitu Lhotse Utama, Lhotse Tengah, dan Lhotse Shar.

5. Makalu (8.485 meter)

ilustrasi mendaki Makalu (unsplash.com/Nabin Poudel)

Makalu merupakan gunung berbentuk piramida yang berada di sekitar 19 kilometer dari Everest di kawasan Himalaya. Dengan ketinggian 8.485 mdpl, gunung ini dikenal memiliki jalur teknis yang sulit dengan banyak tanjakan berbatu dan es. Karena tingkat kesulitannya tersebut, jumlah pendaki yang berhasil mencapai puncaknya jauh lebih sedikit dibanding Everest maupun Lhotse.

6. Cho Oyu (8.188 meter)

ilustrasi suasana di sekitar Cho Oyu (unsplash.com/Mayur Arvind)

Cho Oyu berada di perbatasan Nepal dan Tibet serta sering disebut sebagai salah satu gunung 8.000 meter yang paling mudah didaki secara teknis. Dengan ketinggian 8.188 mdpl, gunung ini sering dijadikan tempat latihan oleh para pendaki sebelum mencoba mendaki Gunung Everest. Meski demikian, kondisi cuaca dan ketinggian tetap menjadi ancaman serius sehingga pendaki wajib memiliki pengalaman pendakian gunung tinggi sebelum mencoba menaklukkannya.

7. Dhaulagiri I (8.167 meter)

ilustrasi panorama Dhaulagiri I (unsplash.com/Rojan K.C)

Gunung Dhaulagiri I adalah puncak tertinggi ketujuh di dunia dengan ketinggian 8.167 mdpl. Nama Dhaulagiri berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti Gunung Putih dan berada di Nepal, bagian dari Pegunungan Himalaya. Gunung ini memiliki dinding es yang sangat besar dan jalur pendakian yang rawan longsoran salju sehingga membutuhkan persiapan matang sebelum mendaki.

8. Manaslu (8.163 meter)

ilustrasi panorama di Manaslu circuit (unsplash.com/Raj Malla)

Terletak di Distrik Gorkha, Nepal, gunung Manaslu mempunyai ketinggian 8.163 mdpl dan dianggap lebih sulit untuk dicapai. Gunung ini berasal dari kata Manasa yang berarti jiwa atau roh, dan menjadi tujuan pendakian ekspedisi karena menawarkan tantangan tinggi. Namun demikian, risiko longsoran salju masih menjadi ancaman utama di sini.

9. Nanga Parbat (8.126 meter)

ilustrasi Nanga Parbat (unsplash.com/Aqib Bilal)

Nanga Parbat merupakan gunung tertinggi kesembilan di dunia yang berada di Pakistan dengan ketinggian 8.126 mdpl. Gunung ini dijuluki Killer Mountain karena sejarah panjang kecelakaan pendakian yang terjadi sejak awal eskplorasi. Salah satu tantangan terbesar gunung ini adalah Rupal Face yang merupakan salah satu dinding gunung tertinggi di dunia.

10. Annapurna I (8.091 meter)

ilustrasi Annapurna I (unsplash.com/Wentai Chang)

Annapurna I berada di Nepal dan terkenal memiliki tingkat fatalitas pendakian yang tinggi meski teknologi serta manajemen ekspedisi terus berkembang. Jalur menuju puncaknya dipenuhi longsoran salju, tebing es, serta cuaca yang berubah sangat cepat sehingga membutuhkan pengalaman teknis tingkat lanjut. Gunung ini merupakan bagian dari Pegunungan Himalaya dan menjadi gunung di atas 8.000 meter pertama yang berhasil didaki oleh manusia.

11. Gasherbrum I (8.080 meter)

ilustrasi panorama Gasherbrum I (unsplash.com/Daniel Born)

Gasherbrum I atau Hidden Peak terletak di Pegunungan Karakoram pada perbatasan Pakistan dan Tiongkok. Gunung ini memiliki bentuk yang indah dengan puncak berselimut salju, serta menjadi salah satu tujuan favorit ekspedisi internasional yang ingin menyelesaikan seluruh daftar Eight-Thousanders. Di samping itu, gunung ini punya kesulitan teknis menantang mulai dari tingkat pendakian yang lebih rendah hingga pendakian es yang curam.

12. Broad Peak (8.051 meter)

ilustrasi Broad Peak (unsplash.com/Daniel Born)

Broad Peak terletak di perbatasan Pakistan dan China, serta berjarak sekitar 8 kilometer dari K2 di Pegunungan Karakoram. Nama Broad Peak diberikan karena puncaknya memiliki bentangan yang sangat luas dibanding gunung di sekitarnya. Meskipun terlihat lebih landai, jalur pendakiannya tetap membutuhkan kemampuan teknis tinggi serta adaptasi terhadap kondisi ekstrem di atas 8.000 meter.

13. Gasherbrum II (8.035 meter)

ilustrasi Gasherbrum II (unsplash.com/Daniel Born)

Gasherbrum II mempunyai ketinggian 8.035 mdpl dan masih berada dalam gugusan Karakoram. Dibanding beberapa gunung lain dalam daftar ini, Gasherbrum II memiliki jalur yang relatif lebih mudah, sehingga sering menjadi pilihan pendaki yang ingin memperoleh pengalaman pertama di gunung dengan ketinggian lebih dari 8.000 meter. Meski demikian, gunung ini tetap menyimpan risiko tinggi berupa suhu ekstrem, badai salju, dan oksigen tipis.

14. Shishapangma (8.027 meter)

ilustrasi gunung di Tibet (unsplash.com/hao chen)

Shishapangma menjadi gunung terakhir dalam daftar Eight-Thousanders dengan ketinggian 8.027 mdpl. Gunung ini seluruhnya berada di Tibet, Tiongkok, sehingga menjadi satu-satunya gunung 8.000 meter yang tidak berada di perbatasan dua negara. Karakteristik medan gunung ini didominasi oleh jalur salju dan es yang relatif lebih mudah dibanding puncak 8.000 meter lainnya, serta tanpa tanjakan tebing yang terlalu ekstrem.

Ke-14 gunung Eight-Thousanders merupakan deretan puncak tertinggi di dunia yang seluruhnya memiliki ketinggian lebih dari 8.000 mdpl, dan tersebar di kawasan Himalaya serta Karakoram. Selain menawarkan panorama pegunungan yang spektakuler, masing-masing gunung menawarkan karakteristik, tingkat kesulitan, dan tantangan pendakian yang berbeda. Bagi para pendaki profesional, menyelesaikan seluruh daftar Eight-Thousanders menjadi prestasi bergengsi yang membutuhkan pengalaman, persiapan matang, kemampuan teknis, hingga dukungan logistik yang sangat besar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article