ilustrasi belanja di Jepang (unsplash.com/Hoyoun Lee)
Dalam laporan yang sama, Japan Tourism Agency mencatat wisatawan mancanegara menghabiskan sekitar 2,5096 triliun yen di Jepang sepanjang April—Juni 2026. Nilai tersebut naik sekitar 0,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menariknya, kenaikan ini terjadi meskipun pengeluaran wisatawan dari Tiongkok mengalami penurunan. Sebaliknya, pengeluaran dari sejumlah negara lain meningkat secara signifikan sehingga mampu menjaga tren positif sektor pariwisata Jepang.
Berikut daftar pengeluaran wisatawan asing di Jepang berdasarkan negara asal periode April—Juni 2026:
Amerika Serikat: 384,8 miliar yen (naik 8,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu)
Taiwan: 363,9 miliar yen (naik 27,9 persen )
Tiongkok: 259,2 miliar yen (naik 48,8 persen)
Korea: 248,9 miliar yen (naik 12,2 persen)
Hong Kong: 145,2 miliar yen (naik 7,8 persen)
Australia: 105,9 miliar yen (naik 5,9 persen)
Thailand: 71,8 miliar yen (naik 0,3 persen)
Inggris: 68,7 miliar yen (naik 0,4 persen)
Kanada: 68,1 miliar yen (naik 10,4 persen)
Singapura: 60 miliar yen (naik 20,1 persen)
Di luar daftar 10 besar di atas, terdapat juga lonjakan pengeluaran wisatawan dari Prancis, Filipina, Indonesia, India, Malaysia, dan Rusia. Menariknya, kenaikan ini tetap terjadi meski pada paruh pertama 2026 Jepang mengalami penurunan jumlah wisatawan asing untuk pertama kalinya dalam 5 tahun terakhir.