Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Evoluon, Bangunan Mirip Piring Terbang di Belanda

5 min read
5 Fakta Evoluon, Bangunan Mirip Piring Terbang di Belanda
evoluon di Belanda (commons.wikimedia.org/Zairon)
  • Evoluon di Eindhoven dibangun Philips pada 1966 untuk merayakan ulang tahun ke-75 sekaligus menjadi pusat edukasi sains dan teknologi interaktif.
  • Dirancang Louis Kalff dan Leo de Bever, bangunan cakram berdiameter sekitar 77 meter ini ditopang pilar beton dan dikelilingi kolam bundar.
  • Setelah museum teknologi ditutup pada 1989 dan sempat menjadi pusat acara, Evoluon kini menaungi Next Nature Museum yang membahas manusia, teknologi, dan alam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Evoluon merupakan salah satu bangunan paling unik di Eindhoven, sebuah kota di bagian selatan Belanda yang dikenal sebagai pusat teknologi dan desain. Bentuknya menyerupai piring terbang raksasa dengan atap bundar yang ditopang oleh sejumlah pilar beton, sehingga penampilannya terlihat seperti bangunan dari masa depan. Di balik desainnya yang tidak biasa, Evoluon menyimpan sejarah panjang tentang perkembangan teknologi, peran perusahaan Philips, dan perubahan identitas Eindhoven.

Bangunan ini pertama kali dibuka pada 24 September 1996 sebagai pusat edukasi sains dan teknologi yang digagas oleh Philips. Evoluon kemudian mengalami perubahan fungsi sebelum kembali dibuka untuk masyarakat sebagai museum dengan pendekatan yang membahas hubungan manusia, teknologi, dan masa depan. Berikut lima fakta menarik Evoluon, bangunan mirip piring terbang di Belanda.

  1. 1. Dibangun untuk merayakan ulang tahun Philips

    Evoluon di Belanda
    evoluon di Belanda (commons.wikimedia.org/Zairon)

    Evoluon dibangun sebagai hadiah dari perusahaan Philips untuk memperingati ulang tahun ke-75 mereka pada tahun 1966. Dilansir Philips.nl, gagasan pendiriannya berasal dari keinginan untuk menciptakan sebuah tempat yang dapat memperkenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat luas dengan cara yang menarik. Bangunan ini kemudian dirancang bukan sekadar sebagai museum biasa, melainkan sebagai ruang edukasi yang menunjukkan perkembangan teknologi dan kemungkinan masa depan.

    Evoluon resmi dibuka pada 24 September 1966 dan sejak awal dirancang agar pengunjung dapat berinteraksi dengan berbagai pameran di dalamnya. Pada masa tersebut, konsep edukasi melalui demonstrasi dan pengalaman langsung masih tergolong inovatif sehingga Evoluon dengan cepat menjadi salah satu tujuan populer di Eindhoven. Kehadirannya juga memperkuat hubungan antara Philips, perkembangan teknologi, dan identitas Eindhoven sebagai kota yang berorientasi pada inovasi.

  2. 2. Memiliki bentuk seperti piring terbang

    Evoluon di Belanda
    evoluon di Belanda (commons.wikimedia.org/Zairon)

    Daya tarik utama Evoluon terletak pada bentuk bangunannya yang menyerupai piring terbang raksasa. Mengutip Architectuurcentrum Eindhoven, bangunan berbentuk cakram tersebut memiliki diameter sekitar 77 meter dan ditopang oleh struktur beton yang membuat bagian utamanya tampak seperti melayang di atas permukaan tanah. Desain futuristis ini dibuat oleh arsitek Louis Kalff dan Leo de Bever dengan tujuan menghasilkan bangunan yang mampu mencerminkan semangat kemajuan teknologi pada zamannya.

    Bentuk Evoluon juga dilengkapi dengan kolam bundar di sekeliling bagian bawah bangunan yang semakin memperkuat kesan seperti pesawat luar angkasa. Ketika pertama kali dibangun pada 1960-an, arsitekturnya terlihat sangat futuristis dan berbeda dari museum maupun pusat edukasi pada umumnya. Hingga sekarang, bentuk piring terbang tersebut tetap menjadi salah satu ciri visual yang paling mudah dikenali dari Eindhoven.

  3. 3. Pernah menjadi museum teknologi yang populer

    Evoluon di Belanda
    evoluon di Belanda (commons.wikimedia.org/GVR)

    Pada masa awalnya, Evoluon berfungsi sebagai museum edukasi yang memperkenalkan berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Dilansir Erfgoed Brabant, pengunjung dapat menemukan pameran mengenai komunikasi, energi, transportasi, pencahayaan, elektronik, hingga berbagai teknologi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Banyak bagian pameran juga dibuat interaktif sehingga pengunjung dapat memahami konsep teknologi melalui pengalaman langsung, bukan hanya dengan membaca keterangan.

    Konsep tersebut membuat Evoluon menjadi tempat yang populer bagi keluarga, pelajar, dan rombongan sekolah selama beberapa dekade. Namun, biaya untuk memperbarui pameran secara berkala semakin besar sementara minat masyarakat terhadap museum teknologi mulai mengalami perubahan. Akhirnya, fungsi Evoluon sebagai museum publik dihentikan pada 1989 setelah lebih dari dua dekade menjadi salah satu pusat edukasi teknologi terkenal di Eindhoven.

  4. 4. Sempat berubah menjadi pusat acara dan konferensi

    Evoluon di Belanda
    evoluon di Belanda (commons.wikimedia.org/Thea van den Heuvel)

    Setelah museum teknologi ditutup, Evoluon tidak langsung kehilangan fungsinya sebagai bangunan publik. Dilansir M+R Interior Architecture, ruang yang luas di dalam bangunan kemudian digunakan untuk berbagai kegiatan seperti konferensi, pertemuan bisnis, acara perusahaan, dan kegiatan lainnya. Perubahan tersebut membuat Evoluon tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Eindhoven meskipun fungsi edukasi teknologi yang dimilikinya pada masa awal telah berakhir.

    Perjalanan Evoluon kembali berubah ketika bangunan tersebut mulai dipersiapkan untuk digunakan sebagai tempat yang berhubungan dengan masa depan, inovasi, dan budaya teknologi. Salah satu langkah penting terjadi pada 2022 ketika Evoluon kembali dibuka untuk masyarakat melalui pameran RetroFuture. Pameran tersebut mengajak pengunjung melihat berbagai gambaran masa depan yang pernah dibayangkan manusia sekaligus membandingkannya dengan kondisi dunia saat ini.

  5. 5. Kini menjadi rumah bagi Next Nature Museum

    Evoluon di Belanda
    evoluon di Belanda (commons.wikimedia.org/A. J. van der Wal)

    Evoluon kini menjadi rumah bagi Next Nature Museum, sebuah museum yang mengeksplorasi hubungan antara manusia, teknologi, dan alam. Berbagai pamerannya membahas perkembangan teknologi serta bagaimana inovasi dapat mengubah cara manusia hidup dan berinteraksi dengan lingkungan. Topik yang diangkat mencakup berbagai isu masa depan, termasuk kecerdasan buatan, bioteknologi, keberlanjutan, dan perkembangan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

    Kehadiran Next Nature Museum memberikan fungsi baru bagi bangunan yang sejak awal memang memiliki hubungan erat dengan gagasan tentang masa depan. Jika Evoluon pada 1960-an menggambarkan optimisme masyarakat terhadap kemajuan teknologi, museum masa kini mengajak pengunjung untuk mempertanyakan bagaimana teknologi seharusnya dikembangkan dan digunakan. Dengan demikian, Evoluon tetap mempertahankan semangat awalnya sebagai tempat untuk membicarakan masa depan, tetapi menggunakan sudut pandang yang lebih sesuai dengan tantangan zaman sekarang.

    Evoluon menunjukkan bagaimana sebuah bangunan mampu menemukan kembali fungsinya tanpa kehilangan identitas yang membuatnya terkenal. Dari hadiah ulang tahun Philips dan museum, teknologi pada 1960-an hingga menjadi rumah bagi Next Nature Museum, bangunan berbentuk piring terbang ini telah melewati berbagai perubahan selama puluhan tahun. Keunikan arsitektur, sejarah teknologi, dan gagasan tentang masa depan membuat Evoluon tetap menjadi salah satu landmark paling menarik di Eindhoven, Belanda.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More