Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Gunung Bersalju Paling Tinggi di Dunia, Indah sekaligus Berbahaya
Potret Gunung Kanchenjunga (unsplash.com/@labunhang)
  • Everest setinggi 8.848 mdpl di perbatasan Nepal, Tibet, dan Tiongkok menjadi gunung tertinggi dunia, dengan suhu dingin, angin kencang, serta oksigen rendah yang membahayakan pendaki.
  • K2, Kangchenjunga, Lhotse, dan Makalu melengkapi jajaran puncak tertinggi bersalju; masing-masing berada di Karakoram atau Himalaya dan dikenal berkat lereng curam, cuaca ekstrem, serta rute menantang.
  • Cho Oyu setinggi 8.188 mdpl dinilai lebih mudah didaki dibanding puncak 8.000-an lain, sedangkan Dhaulagiri 8.167 mdpl di Nepal terbentuk akibat tumbukan lempeng tektonik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mendaki gunung bersalju menjadi salah satu aktivitas yang diimpikan banyak pencinta alam. Selain menawarkan pengalaman yang menantang, gunung-gunung ini juga menawarkan pemandangan alam yang sulit ditemukan di tempat lain. Hamparan salju abadi, gletser, hingga puncak yang menjulang tinggi menjadi daya tarik utamanya.

Setiap tahunnya, sejumlah gunung bersalju di dunia didatangi para pendaki dari berbagai negara. Ada yang datang untuk menaklukkan puncaknya, ada pula yang ingin menikmati keindahan pegunungan dari jalur trekking maupun area kaki gunung. Meski demikian, gunung-gunung ini juga dikenal memiliki medan yang berat, cuaca yang ekstrem, dan kadar oksigen yang semakin menipis di atas ketinggian.

Penasaran dengan apa saja gunung bersalju tertinggi di dunia? Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini!

1. Gunung Everest

Potret Gunung Everest (unsplash.com/Jean Woloszczyk)

Gunung Everest merupakan gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian 8.848 meter di atas permukaan laut. Gunung ini berada di perbatasan Nepal, Tibet, dan Tiongkok, sekaligus menjadi bagian dari Pegunungan Himalaya.

Everest pertama kali diakui sebagai puncak tertinggi di dunia pada tahun 1852. Menariknya, ketinggian gunung ini terus bertambah secara perlahan akibat pergerakan lempeng tektonik. Gunung Everest pun menjadi impian banyak pendaki dari berbagai belahan dunia.

Jalur Gunung Everest sangat berbahaya dan ekstrem, karena suhu yang sangat dingin. Kecepatan angin di sana dapat mencapai kilometer per jam, serta kadar oksigen yang sangat rendah. Alhasil, banyak pendaki gagal di tengah pendakian.

2. Gunung K2

Potret Gunung K2 (unsplash.com/Daniel Born)

Gunung K2 memiliki ketinggian 8.611 meter di atas permukaan laut. Gunung ini berada di Pegunungan Karakoram yang membentang di wilayah Pakistan dan Tiongkok.

Masyarakat setempat mengenalnya dengan nama Dapsang atau Chogori. K2 terkenal memiliki lereng yang curam, cuaca yang sulit diprediksi, dan badai yang sering datang secara tiba-tiba. Kondisi tersebut membuat K2 dikenal sebagai salah satu gunung tersulit untuk didaki.

3. Gunung Kangchenjunga

Potret Gunung Kangchenjunga (pexels.com/@renjithponnappan)

Berada di perbatasan Nepal serta India, Gunung Kangchenjunga tingginya sekitar 8.586 meter di atas permukaan laut. Gunung bersalju merupakan puncak tertinggi ketiga di dunia.

Nama Kangchenjunga berarti lima harta karun salju tinggi. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, lima harta tersebut akan muncul ketika dunia benar-benar membutuhkannya.

Selain terkenal karena keindahannya, Kangchenjunga juga memiliki jalur pendakian yang panjang dan menantang. Jumlah pendaki yang mencapai puncaknya setiap tahun pun relatif sedikit.

4. Gunung Lhotse

Potret Gunung Lhotse (pexels.com/@discover-altittude)

Gunung Lhotse tingginya sekitar 8.516 meter di atas permukaan laut. Lokasinya berada di perbatasan Nepal dan Tibet, tidak jauh dari Gunung Everest. Dalam Bahasa Tibet, Lhotse berarti Puncak Selatan. Gunung ini diselimuti salju dan es sepanjang tahun dengan suhu yang dapat berubah drastis antara siang dan malam.

Lhotse memiliki beberapa puncak lain, yakni Lhotse Middle dan Lhotse Shar. Banyak pendaki menjadikan Lhotse sebagai persiapan sebelum mencoba mendaki Gunung Everest.

5. Gunung Makalu

Potret panorama alam di Gunung Makalu (commons.wikimedia.org/Indra Rai)

Gunung Makalu tingginya sekitar 8.485 meter di atas permukaan laut. Gunung ini berada di kawasan Himalaya, tepat di sebelah timur Gunung Everest. Makalu mudah dikenali, karena bentuk puncaknya mirip piramida.

Gunung ini terkenal dengan punggung bukit yang curam, sehingga menjadi salah satu gunung paling menantang untuk didaki. Di kaki gunung, terdapat Lembah Makalu-Barun yang dipenuhi hutan, air terjun, sungai, dan ngarai yang indah. Kawasan ini juga menjadi habitat berbagai flora dan fauna khas Himalaya.

6. Gunung Cho Oyu

Potret Gunung Cho Oyu dilihat dari wilayah Tingri, Tibet (commons.wikimedia.org/Robstar06)

Gunung Cho Oyu memiliki ketinggian 8.188 meter di atas permukaan laut. Lokasinya berada di wilayah Himalaya, dekat kawasan Everest. Dibandingkan beberapa gunung dengan ketinggian delapan ribuan lainnya, Cho Oyu dianggap memiliki jalur pendakian yang lebih mudah dan aman.

Pendakian menuju ke puncak biasanya memakan waktu sekitar enam minggu. Kawasan di sekitarnya juga terkenal dengan keanekaragaman hayati, serta satwa endemik Pegunungan Himalaya.

7. Gunung Dhaulagiri

Potret puncak Gunung Dhaulagiri dilihat dari pesawat (commons.wikimedia.org/Sergey Ashmarin)

Gunung Dhaulagiri memiliki ketinggian 8.167 meter di atas permukaan laut dan seluruh wilayahnya berada di Nepal. Gunung ini merupakan salah satu dari 14 gunung di dunia yang memiliki ketinggian lebih dari 8.000 meter.

Nama Dhaulagiri berasal dari Bahasa Sanskerta yang berarti gunung putih yang memesona. Gunung ini memiliki dua puncak utama, yakni Dhaulagiri I dan Dhaulagiri II. Keunikan Dhaulagiri terletak pada proses pembentukannya sebagai gunung lipatan akibat tumbukan lempeng tektonik. Dari kejauhan, gunung ini tampak megah dengan puncak yang selalu tertutup salju.

Itulah tujuh gunung bersalju paling tinggi di dunia yang terkenal dengan panorama alamnya yang menakjubkan, sekaligus tantangan pendakiannya. Masing-masing memiliki karakter, kondisi cuaca, dan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Gunung mana yang ingin kamu daki?

Curated For You

Editorial Team

Related Article