Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Norwegia Cocok untuk Solo Traveling? Ini Alasannya!
Norwegia (unsplash.com/Michael Fousert)
  • Norwegia dikenal aman untuk solo traveling berkat tingkat kriminalitas yang sangat rendah dan reputasinya sebagai salah satu negara paling damai di dunia.
  • Penduduk lokal fasih berbahasa Inggris, memudahkan wisatawan solo berinteraksi dan menjelajahi berbagai kota tanpa kendala komunikasi.
  • Sistem transportasi umum dan jaringan kabin DNT yang terintegrasi membuat perjalanan mandiri di Norwegia praktis, meski biaya hidup tergolong tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Siapa yang ingin ke Norwegia setelah menonton Piala Dunia 2026? Kekompakan suporter mereka di bangku tribun saat menyemangati Erling Haaland dan kawan-kawan bertanding sangat menarik perhatian dunia. Bagi yang belum tahu, Norwegia terletak di Eropa Utara, tepatnya di bagian barat Semenanjung Skandinavia.

Tanah kelahiran Erling Haaland tersebut terkenal dengan alamnya yang spektakuler, seperti deretan fjord, teluk sempit yang terbentuk dari lelehan gletser. Musim panas juga menjadi periode terbaik untuk mengunjungi negara ini.

Beruntungnya, solo traveling ke Norwegia sangat aman, lho. Ini beberapa alasan kenapa Norwegia cocok untuk solo traveling.

1. Tingkat kriminalitas rendah

ilustrasi suasana di Norwegia (unsplash.com/Annika Ashley)

Norwegia merupakan salah satu destinasi paling nyaman, aman, sekaligus ramah di dunia untuk solo traveling. Karena itu, negara yang dijuluki Negeri Matahari Tengah Malam itu tidak pernah sepi wisatawan mancanegara setiap tahunnya.

Norwegia juga secara konsisten menempati peringkat teratas sebagai salah satu negara paling damai di dunia. Bahkan, dilansir Forbes, angka pembunuhan di sana sangat rendah dan sering kali berada di bawah 1 kasus per 100.000 penduduk.

Sebagian besar insiden kriminalitas pun terbatas pada kejahatan properti, seperti pencopetan di area ramai atau pencurian kecil. Meski begitu, kamu tidak perlu merasa khawatir. Lembaga kepolisian di Norwegia dikenal tegas dan terpercaya.

2. Penduduk lokal fasih bahasa Inggris

ilustrasi suasana di Norwegia (unsplash.com/Marleen Mulder-Wieske)

Bahasa resmi di Norwegia adalah bahasa Norwegia atau disebut norsk. Namun, penduduk lokal juga dikenal sangat fasih berbahasa Inggris, sehingga ketika solo traveling di sana, kamu tidak akan merasa kesulitan saat menanyakan arah atau berkomunikasi.

Di Norwegia, bahasa Inggris dijadikan bahasa kedua oleh penduduk lokal. Bahkan, negara yang terletak di Eropa Utara tersebut secara konsisten masuk dalam peringkat lima besar di dunia untuk kemahiran berbahasa Inggris non-penutur asli, lho.

3. Akses transportasi umum yang mudah

ilustrasi transportasi umum di Norwegia (unsplash.com/Jack White)

Selain tingkat kriminalitas yang rendah, akses transportasi umum di Norwegia pun sangat mudah dan terintegrasi dengan baik sehingga tidak akan menyulitkan para solo traveler saat menjelajah sendirian di sana. Apalagi, di wilayah perkotaan seperti Oslo, Bergen, maupun Trondheim.

Kamu dapat menggunakan berbagai transportasi umum seperti bus, trem, metro, kereta lokal, hingga feri. Pembelian tiket dan pemantauan jadwal bisa dilakukan dengan gampang melalui aplikasi lokal, seperti Ruter di wilayah Oslo, Skyss untuk wilayah Bergen, atau aplikasi nasional Entur.

4. Sistem kabin yang luar biasa

ilustrasi mendaki di Norwegia (unsplash.com/Mikita Karasiou)

Jika suka hiking, Norwegia memiliki public cabin system yang luar biasa, yakni jaringan pondok lintas alam yang dikelola oleh DNT (Norwegian Trekking Association). Dengan adanya fasilitas ini, solo traveler dapat mendaki dari titik ke titik tanpa perlu membawa tenda yang berat.

Dilansir Visit Norway, public cabin system di Norwegia menyediakan lebih dari 550 pondok di seluruh negeri. Kabin terbagi menjadi tiga jenis, yakni dengan staf, swalayan atau self-service, dan no-service yang menyediakan alat masak tanpa persediaan bahan makanan.

Namun, yang perlu diingat, Norwegia adalah salah satu negara termahal di Eropa. Sebaiknya, persiapkan bujet lebih untuk akomodasi dan makan. Selain itu, meski melakukan solo traveling di musim panas, cuaca di daerah pegunungan biasanya masih sangat dingin.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article