Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Berapa Lama Mendaki Gunung Rinjani? Ini Estimasinya!

Berapa Lama Mendaki Gunung Rinjani? Ini Estimasinya!
Gunung Rinjani (unsplash.com/David Wollschlegel)
Intinya Sih
  • Gunung Rinjani memiliki ketinggian 3.726 mdpl dan dikenal sebagai destinasi trekking populer dengan panorama Danau Segara Anak serta jalur pendakian yang menantang.
  • Lama pendakian bervariasi antara 2 hingga 5 hari tergantung rute, kecepatan fisik, dan tujuan pendaki; opsi populer adalah 3 hari 2 malam melalui jalur Sembalun atau Senaru.
  • Agar aman dan nyaman, pendaki disarankan latihan fisik sebelum berangkat, membawa perlengkapan sesuai kebutuhan, menggunakan jasa guide resmi, serta menjaga etika dan kelestarian alam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bagi pencinta alam, Gunung Rinjani bukan sekadar gunung biasa. Panorama Danau Segara Anak, jalur savana yang luas, hingga pemandangan dari puncaknya membuat Rinjani menjadi destinasi impian banyak pendaki.

Gunung setinggi 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini memang terkenal sebagai salah satu destinasi trekking terbaik di Indonesia. Jalurnya yang panjang dan menantang membuat banyak pendaki perlu menyiapkan fisik, waktu, dan perlengkapan dengan matang sebelum berangkat.

Selain itu, sering kali para pendaki juga bertanya-tanya berapa lama mereka mendaki gunung ini. Buat kamu yang penasaran soal berapa lama mendaki Gunung Rinjani, berikut ini estimasinya!

1. Estimasi lama pendakian Gunung Rinjani

ilustrasi mendaki gunung
ilustrasi mendaki gunung (unsplash.com/Azinumoto)

Naik Gunung Rinjani biasanya membutuhkan waktu antara 2—5 hari. Hal ini bergantung pada rute yang dipilih, kecepatan fisik, dan tujuan pendakianmu. Di samping itu, setiap pendaki ada yang ingin cepat sampai puncak, ada pula yang memilih menikmati setiap momen dengan waktu lebih panjang.

Pendakian terpendek adalah 2 hari 1 malam yang cocok untuk pendaki berpengalaman. Kemudian, ada juga pendakian 3 hari 2 malam yang menjadi pilihan populer. Pilihan ini dilakukan dengan bermalam terlebih dahulu dan summit attack dini hari keesokan harinya.

Beberapa pendaki memilih durasi pendakian 4 hari 3 malam agar punya waktu yang lebih panjang, lebih santai dan eksploratif. Bagi yang ingin menjadikan pendakian sebagai ekspedisi penuh, 5 hari 4 malam adalah pilihan maksimal. Durasi yang panjang ini sangat cocok bagi pendaki yang ingin menjadikan perjalanan sebagai liburan penuh.

2. Jalur pendakian di Gunung Rinjani

ilustrasi jalur Sembalun di Gunung Rinjani
ilustrasi jalur Sembalun di Gunung Rinjani (unsplash.com/Ari Saaski)

Terdapat enam jalur pendakian resmi yang bisa dipilih untuk menuju puncak Gunung Rinjani, yakni Sembalun, Senaru, Torean, Timbanuh, Tete Batu, dan Aik Berik. Dari daftar jalur tersebut, tiga yang paling populer adalah Sembalun, Senaru, dan Torean.

Jalur Sembalun merupakan jalur paling populer untuk mencapai puncak Rinjani dan terkenal dengan trek savana luas serta mempesona. Jalur Senaru terkenal dengan jalur hutan tropis yang rindang. Trek ini lebih teduh, tetapi memiliki tanjakan yang cukup menguras tenaga.

Sementara itu, jalur Torean semakin populer karena menawarkan pemandangan air terjun, lembah, dan sungai alami. Namun, jalur ini memerlukan waktu lebih lama karena medannya cukup teknis.

3. Tips agar pendakian lebih aman dan nyaman

ilustrasi porter
ilustrasi porter (unsplash.com/Aaron Thomas)

Sebelum mendaki Gunung Rinjani, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

  1. Latihan fisik dilakukan terlebih dahulu sekitar 2—4 minggu sebelum pendakian dimulai.
  2. Gunakan pakaian dan sepatu trekking yang nyaman. Jangan lupa juga membawa jaket gunung yang tahan dingin.
  3. Pastikan kondisi tubuh benar-benar fit untuk memulai pendakian.
  4. Gunakan jasa guide atau porter resmi, terutama jika ini pengalaman pertama mendaki gunung ini.
  5. Etika mendaki yang perlu dilakukan, seperti menjaga kelestarian alam, tidak membuang sampah sembarangan, mematuhi aturan yang berlaku, serta menghormati ekosistem di sekitar.
  6. Dapatkan izin mendaki serta selalu cek informasi cuaca dan jalur pendakian sebelum pendakian dimulai.

Mendaki Gunung Rinjani bukan soal mencapai puncaknya, tetapi juga tentang menikmati setiap proses perjalanan. Berapa lama pendakian yang dibutuhkan tentu akan berbeda bagi setiap orang, tergantung jalur, stamina, dan tujuan trekking yang dipilih. Namun, pengalaman menjelajahi Rinjani akan memberikan cerita yang tidak akan terlupakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman

Related Articles

See More