7 Lokasi Syuting Drakor Perfect Crown yang Penuh Sejarah

- Drama Korea Perfect Crown dibintangi IU dan Byeon Woo Seok menampilkan kisah penerus dinasti di era modern dengan latar lokasi bersejarah yang autentik di Korea Selatan.
- Tujuh lokasi syutingnya mencakup istana megah seperti Gyeongbokgung, Changdeokgung, hingga taman budaya buatan seperti Baekje Cultural Land dan Yongin Daejanggeum Park.
- Setiap tempat menghadirkan nuansa sejarah berbeda, dari kemegahan kerajaan hingga suasana romantis dan kontemplatif, memperkuat atmosfer visual serta nilai budaya dalam drama tersebut.
Drama Korea yang diperankan oleh Lee Ji Eun (IU) dan Byeon Woo Seok, yaitu Perfect Crown (2026), belakangan ini mencuri perhatian para penggemar drakor. Apalagi jika bukan karena alur ceritanya yang seru karena berlatar belakang kehidupan penerus dinasti di dunia modern.
Karena berlatar belakang kehidupan kerajaan, tentu saja lokasi syuting yang ada pada drama Perfect Crown pun banyak menggunakan tempat-tempat penting di Korea yang mengandung unsur sejarah. Kamu yang menonton drama ini pasti tahu, ketujuh lokasi syuting drakor Perfect Crown ini punya sejarah yang kuat, lho!
1. Gyeongbokgung Palace

Tidak ada daftar drama Korea bergenre sageuk yang melupakan Gyeongbokgung Palace sebagai lokasi syuting mereka. Wisata ikonik sekaligus landmark bersejarah di Korea ini adalah istana di era Dinasti Joseon.
Istana nan megah ini sering muncul dalam adegan-adegan formal di Perfect Crown, terutama saat pertemuan raja dengan para menteri. Gerbang Gwanghwamun yang kokoh dan paviliun Gyeonghoeru yang seolah terapung di atas kolam memberikan kesan megah yang mengesankan. Berkunjung ke wisata sejarah ini dengan mengenakan hanbok menjadi aktivitas wajib yang harus dicoba setiap pengunjung.
2. Changdeokgung Palace

Jika Gyeongbokgung melambangkan kekuasaan, maka Changdeokgung Palace adalah simbol kehangatan. Istana yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO ini punya fakta menarik, yaitu memiliki taman rahasia bernama Huwon.
Dalam drama Perfect Crown, area taman ini sering digunakan untuk adegan-adegan romantis atau pertemuan rahasia antarkarakter. Desain arsitekturnya yang mengikuti lanskap alam sekitarnya menghasilkan suasana yang tenang dan sangat estetik untuk diabadikan dalam jepretan kamera, lho.
3. Korean Folk Village

Untuk adegan yang menggambarkan kehidupan di luar tembok istana, Korean Folk Village di Yongin adalah lokasi andalannya. Tempat yang juga sering banget jadi lokasi syuting drama Korea berlatar sejarah ini merupakan museum hidup yang menampilkan replika rumah tradisional dari berbagai kelas sosial di Korea Selatan.
Di sini, penonton drama bisa melihat latar pasar tradisional atau permukiman penduduk yang sering menjadi tempat pelarian karakter utama dalam Perfect Crown. Keaslian lingkungannya membuat penonton seolah-olah benar-benar terjebak di abad ke-18. Setuju?
4. Baekje Cultural Land

Meski bukan istana sesungguhnya alias taman sejarah buatan, Baekje Cultural Land menawarkan tampilan dari era yang jauh lebih tua. Di Baekje Cultural Land, wisatawan bisa mempelajari sejarah serta budaya mengenai Dinasti Baekje.
Dengan tatanan istana dan lanskap kerajaan Korea yang autentik, Baekje Cultural Land menggambarkan kemewahan arsitektur masa lalu yang lebih berwarna dan megah. Bangunan di sini, terutama kompleks Sabigung, menampilkan detail ukiran dan warna-warna cerah.
Tempat ini menjadi lokasi kunci untuk adegan-adegan yang memerlukan latar belakang artistik dan dramatis! Selain Perfect Crown, Baekje Cultural Land pernah jadi lokasi syuting drama sageuk fenomenal Moon Lovers: Scarlet Hearts Ryeo (2016), lho!
5. Yongin Daejanggeum Park

Banyak penonton, khususnya yang jarang menyukai drama genre sageuk, tidak menyadari bahwa beberapa bangunan istana yang terlihat sangat nyata ini sebenarnya adalah bagian dari Yongin Daejanggeum Park. Tempat itu sama seperti Baekje Cultural Land berupa taman hiburan berlatar sejarah buatan.
Taman hiburan sekaligus set lokasi syuting ini milik MBC (Munhwa Broadcasting Corporation), stasiun televisi dan radio publik di Korea Selatan. Yongin Daejanggeum Park sendiri memiliki replika bangunan dari berbagai periode sejarah Korea. Kemudahan akses dan tata letak yang dirancang khusus untuk keperluan syuting membuat setiap sudut tempat ini sangat terlihat realistis, termasuk lorong-lorong sempit yang sering digunakan untuk adegan di Perfect Crown.
6. Gyeongju Donggung Palace and Wolji Pond

Saat drama Perfect Crown menampilkan adegan malam hari di tepi kolam yang berkilau, kemungkinan besar itu diambil di Donggung Palace dan Wolji Pond di Gyeongju. Lokasi ini adalah bagian dari kompleks istana kuno Dinasti Silla.
Saat matahari terbenam, lampu-lampu akan menyinari struktur kayu bangunan yang terpantul indah di permukaan air kolam. Suasananya yang tenang menjadikan tempat ini cocok untuk adegan kontemplasi atau perpisahan yang mengharukan.
7. Gwanghallu Pavilion

Terakhir adalah Gwanghallu Pavilion yang terletak di Namwon. Lokasi ini secara historis dikenal sebagai latar kisah cinta klasik Korea, Chunhyang. Dalam konteks Perfect Crown, jembatan batu Ojakgyo yang melintasi kolam di paviliun ini sering menjadi saksi bisu janji setia para karakter.
Pohon-pohon ginkgo yang rimbun dan bangunan tradisional yang elegan menjadikan tempat ini sangat romantis sekaligus penuh dengan nilai filosofis tentang cinta sejati. Indah sekaligus hangat.
Menjelajahi tempat-tempat berlatar sejarah yang muncul pada drakor Perfect Crown bukan sekadar perjalanan wisata biasa, melainkan sebuah bentuk apresiasi terhadap budaya dan sejarah yang masih bernapas hingga sekarang. Dari tujuh tempat yang dijadikan lokasi syuting drama Perfect Crown tadi, mana yang bikin kamu penasaran untuk ke sana?



![[RISET] Solo Travel Perempuan Didominasi Milenial dan Gen Z](https://image.idntimes.com/post/20260407/upload_f6a9169a7debdf55deb49ba990665c12_3ddc1cf9-526f-4329-9d96-72e4eaa2727f_watermarked_idntimes-2.jpg)














