Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cara ke Gunung Gede via Jalur Gunung Putri Naik Transportasi Umum, Mudah!

Cara ke Gunung Gede via Jalur Gunung Putri Naik Transportasi Umum, Mudah!
potret Gunung Gede (google.com/maps/Apotek Bramanjaya)

Mendaki Gunung Gede Pangrango memang gak pernah ada matinya. Buat kamu yang tinggal di area Jabodetabek, jalur Gunung Putri sering jadi favorit karena treknya yang menantang tapi tetap efisien secara waktu. Masalahnya, sering kali kita malas bawa kendaraan pribadi karena faktor lelah setelah turun gunung.

Tenang saja, kamu bisa kok berangkat mendaki dengan modal transportasi umum. Selain lebih murah, kamu juga bisa istirahat di jalan. Simak panduan lengkap cara ke Gunung Gede via Putri naik KRL berikut ini, mulai dari Stasiun Daru sampai ke basecamp!

1. Mulai dari Stasiun Daru ke Stasiun Bogor

ilustrasi stasiun kereta
ilustrasi stasiun kereta (pexels.com/Bruna Santos)

Perjalanan kamu dimulai dari Stasiun Daru. Pastikan saldo kartu multi trip atau uang elektronik kamu mencukupi, ya. Dari sini, kamu harus menuju Stasiun Bogor. Karena Stasiun Daru berada di jalur Commuter Line Rangkasbitung, kamu perlu melakukan transit di Stasiun Tanah Abang.

Dari Tanah Abang, langsung pindah ke peron tujuan Bogor. Tips buat kamu: berangkatlah sepagi mungkin. Mengingat perjalanan KRL dari ujung ke ujung memakan waktu cukup lama, sampai di Bogor sebelum jam 10 pagi akan membuat perjalanan sambungan kamu jauh lebih santai.

2. Estafet angkot dari stasiun bogor ke ciawi

ilustrasi angkot
ilustrasi angkot (pexels.com/Ilman Muhammad)

Begitu kamu keluar dari pintu Stasiun Bogor, kamu gak perlu bingung. Target pertama kamu adalah Pasar Ciawi. Di depan stasiun atau di area Jalan Kapten Muslihat, carilah Angkot 02 (jurusan Sukasari - Bubulak) yang melewati arah Ciawi.

Ongkosnya sangat terjangkau, cukup bayar Rp5.000 per orang. Perjalanan ini biasanya memakan waktu 20-30 menit tergantung kepadatan lalu lintas di area jalan protokol Bogor. Jangan ragu untuk bertanya ke sopir apakah angkotnya lewat Pasar Ciawi atau tidak agar kamu gak salah naik.

3. Menuju Pasar Cianjur

ilustrasi angkot
ilustrasi angkot (unsplash.com/Feby Elsadiora)

Setelah sampai di Pasar Ciawi, kamu harus berganti transportasi lagi. Cari Angkot 01 yang mengarah ke Pasar Cianjur. Meskipun jaraknya lumayan, ongkosnya masih sangat ramah di kantong, yaitu sekitar Rp7.000 saja.

Perjalanan ini akan membawa kamu keluar dari hiruk pikuk kota Bogor menuju perbatasan Cianjur. Kamu bisa memanfaatkan waktu di angkot untuk mengecek kembali perlengkapan mendaki atau sekadar memejamkan mata sejenak. Pastikan kamu turun tepat di titik keramaian Pasar Cianjur agar mudah mendapatkan transportasi berikutnya.

4. Naik minibus ke area cipanas

ilustrasi minibus
ilustrasi minibus (unsplash.com/Humphrey M)

Sampai di Pasar Cianjur, tantangan berikutnya adalah mencari minibus (sering disebut elf atau bis ¾). Minibus ini yang akan mengantar kamu lebih dekat ke arah kaki gunung. Tarif untuk perjalanan ini adalah Rp35.000 per orang.

Perjalanan dengan minibus memakan waktu sekitar 1 jam. Kamu akan disuguhi pemandangan jalanan yang mulai menanjak dan udara yang perlahan mendingin. Ingat, jangan sampai terlewat! Mintalah kernet atau sopir untuk menurunkan kamu di titik yang paling dekat dengan akses jalan menuju jalur Putri atau kawasan Cipanas yang umum bagi pendaki.

5. Menuju basecamp Gunung Putri dengan ojek online

potret Gunung Gede
potret Gunung Gede (google.com/maps/Kevin Keegan Kusuma)

Langkah terakhir setelah turun dari minibus adalah menuju Basecamp Putri. Karena jarak dari jalan raya ke titik awal pendakian lumayan jauh jika berjalan kaki dengan beban carrier yang berat, sangat disarankan untuk menggunakan ojek online.

Tarifnya biasanya berkisar di angka Rp11.000. Ojek online di area ini sudah cukup familiar dengan lokasi-lokasi basecamp pendakian, jadi kamu tinggal duduk manis dan dalam hitungan menit, kamu sudah sampai di gerbang pendaftaran.

6. Tips tambahan

ilustrasi pendaki gunung
ilustrasi pendaki gunung (unsplash.com/Jamal Mahfudz)
  1. Cek jadwal KRL: Pastikan kamu tahu jadwal kereta terakhir jika berencana pulang di hari yang sama (meskipun jarang dilakukan pendaki).
  2. Siapkan uang pas: Membayar angkot dan ojek dengan uang pas akan sangat membantu mempercepat perjalanan kamu.
  3. Simpan nomor driver: Jika kamu merasa driver ojek onlinenya ramah, gak ada salahnya menyimpan nomornya untuk jemputan saat pulang nanti.

Perjalanan menggunakan transportasi umum memang membutuhkan kesabaran ekstra, tapi pengalaman berpindah-pindah moda transportasi ini memberikan sensasi petualangan tersendiri sebelum benar-benar menginjakkan kaki di salah satu tanah tertinggi Jawa Barat. Selamat mendaki!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Berapa Lama Naik Bukit Pergasingan Sembalun?

20 Apr 2026, 13:45 WIBTravel