Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Durasi Istirahat Ideal setelah Mendaki Gunung agar Cepat Pulih

Durasi Istirahat Ideal setelah Mendaki Gunung agar Cepat Pulih
ilustrasi mendaki gunung (pexels.com/Katya-Wolf)
Intinya Sih
  • Istirahat ideal setelah mendaki gunung adalah 1–2 hari agar otot dan energi tubuh bisa pulih sepenuhnya sebelum kembali beraktivitas berat.
  • Rasa pegal hebat biasanya muncul 24–72 jam setelah pendakian karena DOMS, jadi penting memberi waktu tubuh menyelesaikan proses pemulihan alami.
  • Saat masa istirahat, tetap lakukan aktivitas ringan serta penuhi kebutuhan cairan dan protein untuk mempercepat perbaikan otot dan mencegah kekakuan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Baru saja turun dari puncak gunung? Selamat, kamu berhasil menaklukkan tantangan! Namun, setelah euforia pemandangan di atas awan mereda, ada satu musuh nyata yang siap menyambut, yakni otot kaki yang nyeri minta ampun dan badan yang rasanya pegal. Kamu mungkin bertanya-tanya, berapa lama waktu ideal buat istirahat sebelum kembali beraktivitas normal?

Jangan langsung memaksakan diri kembali ke rutinitas kantor atau olahraga berat. Memaksa tubuh yang sedang kelelahan justru bisa memicu cedera yang lebih serius. Biar kondisi fisikmu kembali prima, ini durasi istirahat ideal setelah mendaki gunung agar tubuh cepat pulih.

1. Durasi ideal untuk recovery total

ilustrasi mendaki gunung bersama teman
ilustrasi mendaki gunung bersama teman (pexels.com/Rachel-Vine)

Setelah lelah berjalan berjam-jam, memikul beban carrier yang lumayan berat, dan terpapar cuaca ekstrem, tubuhmu butuh waktu untuk melakukan perbaikan sel otot. Istirahat pemulihan (recovery) setelah mendaki gunung idealnya dilakukan selama 1-2 hari.

Dalam periode ini, fokus utama adalah membiarkan otot-otot yang menegang kembali rileks. Jangan heran kalau di hari pertama setelah turun, kamu merasa seperti robot yang sendinya berkarat. Itu wajar, karena tubuh sedang berusaha menyeimbangkan kembali sistem energinya.

2. Memahami DOMS, musuh yang datang belakangan

ilustrasi pendaki
ilustrasi pendaki (pexels.com/R.Praditya Trias Herlambang)

Pernah merasa sudah baik-baik saja saat baru sampai di rumah, tapi besoknya malah pegal luar biasa? Itu yang dinamakan Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS). Puncak dari rasa pegal ini umumnya muncul sekitar 24—72 jam pasca pendakian. Jadi, jangan merasa aneh kalau kaki justru terasa paling berat di hari kedua setelah pulang.

Kuncinya adalah sabar. Jangan terburu-buru melakukan olahraga ekstrem atau lari maraton hanya karena kamu merasa "sudah tidak terlalu lelah" di hari pertama. Berikan waktu buat tubuh menyelesaikan proses peradangannya secara alami.

3. Tetap bergerak, bukan berdiam diri

ilustrasi pendaki gunung
ilustrasi pendaki gunung (unsplash.com/Austin Ban)

Meski disarankan untuk istirahat, bukan berarti kamu harus rebahan total selama 2 hari penuh di atas kasur tanpa bergerak sama sekali. Justru, berdiam diri terlalu lama bisa membuat otot yang kaku makin susah untuk digerakkan.

Disarankan untuk tetap melakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki santai di sekitar rumah atau bersepeda santai. Aktivitas fisik yang ringan ini membantu melancarkan aliran darah ke otot, yang secara efektif bisa mempercepat proses penyembuhan otot yang kaku setelah menanjak dan menuruni medan yang terjal.

4. Nutrisi dan hidrasi menjadi bahan bakar pemulihan

ilustrasi pendaki
ilustrasi pendaki (pexels.com/Saddam Umar Husain)

Proses recovery tidak akan maksimal kalau kamu mengabaikan apa yang masuk ke dalam tubuh. Selama 1-2 hari masa istirahat, pastikan kamu mengganti cairan tubuh yang hilang dengan air putih yang cukup. Selain itu, konsumsi makanan yang kaya protein dapat membantu perbaikan serat otot yang sempat rusak saat pendakian.

Hindari dulu makanan instan yang tinggi garam, karena bisa membuat tubuhmu makin dehidrasi. Anggap saja ini sebagai "hadiah" untuk tubuhmu yang sudah bekerja keras membawa kamu sampai ke puncak dengan selamat.

Jadi, sudah terjawab ya, waktu ideal untuk istirahat setelah mendaki gunung itu minimal 1-2 hari. Ingat, mendaki gunung adalah tentang menikmati perjalanan, dan pemulihan adalah bagian dari perjalanan itu sendiri agar kamu bisa segera merencanakan pendakian berikutnya dengan kondisi yang jauh lebih bugar. Selamat beristirahat dan semoga rasa pegalmu cepat hilang!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More