Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mengenal Dependent Visa: Syarat, Manfaat, dan Proses Pengajuannya

Mengenal Dependent Visa: Syarat, Manfaat, dan Proses Pengajuannya
ilustrasi visa (freepik.com/macrovector)

Saat seseorang bekerja atau belajar di luar negeri, sering kali mereka ingin membawa keluarga untuk tinggal bersama. Di sinilah dependent visa menjadi solusi yang banyak digunakan. Jenis visa ini memungkinkan pasangan atau anak dari pemegang visa utama untuk tinggal secara legal di negara tujuan.

Banyak orang mencari informasi tentang dependent visa karena ingin tahu apakah pasangan mereka bisa ikut tinggal, apakah boleh bekerja, hingga apa saja syarat yang perlu dipenuhi. Supaya kamu gak bingung, berikut penjelasan lengkap tentang dependent visa yang perlu kamu pahami.

1. Apa itu dependent visa?

ilustrasi visa
ilustrasi visa (unsplash.com/Global Residence Index)

Dependent visa adalah visa tanggungan yang diberikan kepada anggota keluarga inti dari pemegang visa utama. Biasanya, visa ini diberikan kepada pasangan (suami atau istri) dan anak dari seseorang yang sudah memiliki izin tinggal di suatu negara.

Pemegang visa utama biasanya merupakan:

  • pekerja asing
  • pelajar internasional
  • pemegang permanent residence (PR)
  • pemegang visa kerja tertentu

Dengan dependent visa, anggota keluarga bisa tinggal bersama secara legal di negara tempat pemegang visa utama berada. Hal ini tentu menjadi keuntungan besar karena keluarga tidak perlu tinggal terpisah dalam waktu lama.

Namun perlu kamu ketahui, setiap negara memiliki aturan berbeda terkait dependent visa. Ada negara yang memberikan hak kerja penuh kepada pasangan, tapi ada juga yang membatasi atau bahkan tidak mengizinkan bekerja sama sekali.

2. Siapa saja yang bisa mendapatkan dependent visa?

ilustrasi visa
ilustrasi visa (unsplash.com/Agus Dietrich)

Tidak semua anggota keluarga bisa mendapatkan visa tanggungan. Umumnya, pemerintah negara tujuan hanya mengizinkan keluarga inti sebagai pemegang dependent visa.

Beberapa pihak yang biasanya memenuhi syarat antara lain:

  • pasangan resmi (suami atau istri)
  • anak kandung
  • anak angkat yang diakui secara hukum
  • anak di bawah usia tertentu (biasanya di bawah 18 atau 21 tahun)

Dalam beberapa kasus, negara tertentu juga memperbolehkan anak yang masih menjadi tanggungan meskipun sudah berusia di atas 18 tahun, misalnya jika masih berstatus pelajar. Sementara itu orang tua, saudara, atau kerabat lain biasanya tidak termasuk dalam kategori dependent visa. Mereka harus mengajukan jenis visa lain jika ingin tinggal di negara tersebut.

3. Hak dan fasilitas pemegang dependent visa

ilustrasi visa
ilustrasi visa (unsplash.com/Kit)

Secara umum, berikut beberapa hak yang biasanya dimiliki pemegang dependent visa:

  • Tinggal secara legal di negara tujuan
    Pemegang dependent visa dapat tinggal secara sah selama visa utama masih berlaku.
  • Mengakses pendidikan
    Anak-anak yang memiliki visa tanggungan biasanya bisa bersekolah di negara tersebut.
  • Hak kerja terbatas atau penuh
    Beberapa negara seperti Kanada, Australia, atau Inggris sering memberikan izin kerja kepada pasangan pemegang visa utama. Namun di negara lain, pasangan mungkin perlu mengajukan izin kerja tambahan.
  • Akses layanan publik tertentu
    Dalam beberapa kasus, pemegang dependent visa juga bisa mengakses layanan kesehatan atau fasilitas publik lainnya, tergantung kebijakan pemerintah setempat.

Karena aturan tiap negara berbeda, penting bagi kamu untuk selalu mengecek informasi resmi dari kedutaan atau situs imigrasi negara tujuan.

4. Syarat umum mengajukan dependent visa

ilustrasi visa
ilustrasi visa (unsplash.com/Global Residence Index)

Untuk mendapatkan dependent visa, biasanya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pemegang visa utama maupun anggota keluarga yang akan ikut. Berikut beberapa persyaratan umum yang sering diminta:

  • Bukti hubungan keluarga
    Dokumen seperti akta nikah atau akta kelahiran biasanya diperlukan untuk membuktikan hubungan dengan pemegang visa utama.
  • Visa utama yang masih berlaku
    Dependent visa hanya bisa diajukan jika visa utama masih aktif.
  • Bukti kemampuan finansial
    Beberapa negara meminta bukti bahwa pemegang visa utama mampu menanggung biaya hidup anggota keluarganya.
  • Dokumen identitas dan paspor
    Paspor yang masih berlaku menjadi dokumen wajib dalam proses pengajuan visa.

Selain itu, proses pengajuan biasanya juga melibatkan pengisian formulir, pembayaran biaya visa, dan kadang pemeriksaan kesehatan.

Dependent visa menjadi solusi penting bagi banyak pekerja atau pelajar internasional yang ingin tetap bersama keluarga saat tinggal di luar negeri. Dengan visa ini, pasangan dan anak bisa tinggal secara legal di negara tujuan, bahkan dalam beberapa kasus mendapatkan hak kerja atau pendidikan. Meski begitu, aturan dependent visa berbeda di setiap negara. Jadi sebelum mengajukan, pastikan kamu memahami syarat, hak, dan kebijakan yang berlaku agar proses pengajuan berjalan lancar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Apa Itu ECD di Bandara? Ini Fungsi dan Cara Mengisinya

06 Apr 2026, 14:45 WIBTravel