ilustrasi menyeberang dengan perahu (pexels.com/rao qingwei)
Tertarik memasukkan Pulau Sebesi ke dalam itinerary liburan? Ada beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan sebelum berangkat. Pertama, tentukan akses perjalanan dengan matang. Karena penyeberangan menggunakan perahu dan kondisi laut dapat berubah, pastikan mengecek jadwal serta kondisi cuaca sebelum berangkat.
Kedua, siapkan kebutuhan pribadi selama berada di pulau. Jangan lupa membawa perlengkapan seperti pakaian ganti, obat-obatan pribadi, sunblock, uang tunai, hingga power bank. Jika ingin menginap, ada baiknya memesan homestay terlebih dahulu agar gak kesulitan mencari tempat bermalam.
Berikutnya, tetap jaga kebersihan dan hormati kehidupan masyarakat setempat. Bagaimanapun, Pulau Sebesi bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga rumah bagi masyarakat yang tinggal di sana. Terakhir, jika ingin melihat Anak Krakatau dari dekat, pastikan selalu mengecek status aktivitas vulkanik serta aturan kunjungan terbaru dari pihak berwenang.
Pulau Sebesi mungkin belum sepopuler nama Anak Krakatau, namun pulau ini punya alasan kuat untuk dikenali. Letaknya yang dekat dengan kawasan Krakatau, sejarahnya yang berkaitan dengan letusan besar tahun 1883, hingga panorama Selat Sunda, membuat pulau ini punya daya tarik tersendiri. Kalau suatu hari berencana menjelajahi kawasan Krakatau, jangan buru-buru menganggap Pulau Sebesi hanya sebagai tempat singgah. Bisa jadi, justru di pulau inilah perjalanan untuk mengenal sisi lain Krakatau terasa lebih lengkap.