Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cara Menambahkan Tiket Infant saat Membeli Tiket Kereta Api

Cara Menambahkan Tiket Infant saat Membeli Tiket Kereta Api
Potret seorang anak kecil sedang naik kereta api (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • PT KAI menggratiskan tiket bayi di bawah tiga tahun, tetapi mereka wajib terdaftar dalam manifest dan harus dipangku pendamping dewasa karena tidak mendapat kursi.
  • Anak di atas tiga tahun wajib membeli tiket bertarif dewasa dengan data NIK sesuai KIA atau KK; infant yang ingin kursi sendiri juga dikenai tarif penuh.
  • Di Access by KAI, pilih jumlah dewasa dan infant, isi data identitas, konfirmasi pesanan, lalu bayar; infant tercatat tanpa kursi dan boarding pass tersedia dua jam sebelum berangkat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bepergian dengan naik kereta api bersama buah hati yang masih kecil memang perlu persiapan dan perhatian khusus. PT Kereta Api Indonesia (KAI) sendiri memberikan kemudahan bagi penumpang yang membawa bayi atau anak berusia di bawah tiga tahun untuk bisa naik kereta tanpa dikenakan biaya tiket alias gratis.

Meskipun status tiketnya gratis, keberadaan penumpang infant ini wajib terdaftar secara resmi di dalam sistem pemesanan (manifest) demi menjaga keselamatan dan ketertiban administrasi perjalanan. Bagi para orangtua yang baru pertama kali mengajak si kecil naik kereta api, proses pendaftaran ini terkadang menimbulkan kebingungan.

Berikut informasi tentang cara menambahkan tiket infant saat membeli tiket kereta api, seperti dilansir dari akun Instagram resmi PT KAI, @kai121_, pada Senin (31/8/2026). Simak sampai habis, ya!

  1. 1. Siapa penumpang infant itu?

    Potret anak-anak naik kereta api
    Potret anak-anak naik kereta api (pixabay.com/sunriseforever)

    Penumpang kereta api kategori usia anak dibagi menjadi dua kelompok, yakni anak-anak berusia di bawah tiga tahun masuk ke dalam kategori infant atau bayi, serta anak-anak berusia di atas tiga tahun dikategorikan sebagai penumpang dewasa.

    Anak-anak yang berusia di bawah tiga tahun tidak dikenakan biaya alias gratis. Namun, mereka harus dipangku orangtua atau orang dewasa yang mendampinginya, karena tidak mendapatkan kursi kereta selama perjalanan.

    Sementara itu, anak-anak berusia di atas tiga tahun wajib membeli tiket sendiri dengan memasukkan data dan NIK (Nomor Induk Kependudukan) sesuai KIA (Kartu Identitas Anak) atau KK (Kartu Keluarga). Mereka akan dikenakan biaya sesuai dengan tarif dewasa.

    Jika orangtua menghendaki anak-anak kategori infant duduk atau memiliki kursi sendiri, maka harus membeli tiket dan dikenakan tarif penuh. Semua tiket, baik infant maupun anak-anak di atas tiga tahun bisa dibeli saat pemesanan tiket melalui Access by KAI, online travel agency (OTA), mitra yang bekerja sama, dan loket keberangkatan di stasiun.

  2. 2. Syarat dan ketentuan penumpang infant

    Potret anak naik kereta api
    Potret anak naik kereta api (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

    Ada beberapa syarat dan ketentuan terkait penumpang infant saat naik kereta api. Berikut di antaranya:

    1. penumpang infant pertama dari satu penumpang dewasa dan tidak mengambil tempat duduk, maka tidak perlu membayar tiket kereta api alias gratis,
    2. penumpang infant pertama dari satu penumpang dewasa dan mengambil tempat duduk sendiri, maka dikenakan tarif dewasa, serta
    3. jumlah penumpang infant tidak boleh melebihi jumlah penumpang dewasa dalam satu keberangkatan.

  3. 3. Cara menambahkan tiket infant saat memesan tiket kereta api

    Potret aplikasi Access by KAI
    Potret aplikasi Access by KAI (IDN Times/Fina Wahibatun Nisa)
    1. Buka menu Antarkota pada aplikasi Access by KAI, lalu tentukan stasiun keberangkatan, stasiun tujuan, dan tanggal keberangkatan,
    2. Pada kolom Pilih Penumpang, ada dua pilihan kolom, yakni dewasa dan infant (bayi). Tentukan jumlah penumpang pada masing-masing kelompok.
    3. Klik menu Pilih Kereta dan tentukan kereta yang akan dinaiki.
    4. Pada kolom Detail Penumpang, isi data penumpang dewasa dan infant, mulai dari nama lengkap, tanggal lahir, dan nomor identitas (NIK atau paspor), kemudian klik Simpan.
    5. Pastikan semua data sudah benar dan lakukan konfirmasi di aplikasi tersebut.
    6. Pada tahap pemilihan kursi, penumpang infant akan tercatat tanpa kursi, lalu lanjutkan ke halaman pembayaran dan lunasi sesegera mungkin sebelum waktu habis.
    7. E-ticket akan langsung tertera di aplikasi Access by KAI. Boarding pass baru muncul dua jam sebelum jadwal keberangkatan kereta dan bisa dicetak di stasiun atau ditunjukkan barcode-nya kepada petugas saat checkin.

    Demikian cara menambahkan penumpang infant saat memesan tiket kereta api, mudah banget, kan? Semoga informasi ini bermanfaat dan perjalananmu menyenangkan, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More