One Day Trip ke Bandung Naik Whoosh, Seru Gak Perlu Nginep!

- Kereta cepat Whoosh mempersingkat perjalanan Jakarta–Bandung, memungkinkan wisata sehari tanpa perlu menginap dengan jadwal fleksibel dan akses mudah ke pusat kota lewat layanan KA Feeder.
- Itinerary mencakup sarapan kuliner legendaris, jelajah sejarah dan seni di Jalan Braga, hingga makan siang di restoran klasik atau jajanan khas Bandung yang populer di kalangan wisatawan.
- Sore hari bisa diisi nongkrong di kafe estetik seperti Cafe de Ruru atau Kanoko Coffee Cempaka, lalu berburu oleh-oleh kekinian sebelum kembali ke Jakarta malam harinya.
Siapa bilang kalau liburan itu wajib lama? Sekarang, ke Bandung pun bisa sehari tanpa drama capek di jalan atau bawa banyak barang. Dengan adanya kereta cepat Whoosh, perjalanan dari Jakarta ke Kota Kembang jadi super cepat dan cocok buat one day trip ke Bandung. Rencana ini cocok buat kamu yang sering sibuk tapi lagi butuh jeda.
Dengan waktu tempuh yang efisien, kamu bisa berangkat pagi dan pulang malam tanpa harus repot memikirkan penginapan. Penasaran, bisa ke mana saja? Mulai dari ke tempat wisata, jajan, sampai nongkrong, berikut ini itinerary one day trip ke Bandung naik Whoosh yang menarik buat dilakukan.
1. Berangkat pagi demi liburan sehari yang maksimal
Makin gampang, kini tiket Whoosh bisa dipesan lewat aplikasi resmi Whoosh, Access by KAI, atau berbagai kanal pembayaran lainnya. Selain itu, pilihan jam keberangkatan dari Jakarta cukup banyak, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Namun, jika kamu ingin mengeksplor Bandung lebih maksimal, pilih jadwal keberangkatan paling pagi, sekitar pukul 06.00 atau 07.00 WIB.
Supaya lebih mudah, kamu bisa turun di Stasiun Padalarang karena tiket Whoosh tersebut sudah termasuk layanan KA Feeder yang siap mengantarmu langsung ke pusat kota. Dalam waktu sekitar 20 menit, kamu sudah tiba di Stasiun Bandung tanpa perlu repot mencari transportasi tambahan.
Sesampainya di Bandung, kamu bisa langsung memulai hari dengan sarapan kuliner legendaris. Coba hangatnya mi kocok di Mie Kocok Bandung Mang Dadeng yang gurih dan hangat. Atau, bisa juga memilih semangkuk bubur ayam di Bubur Ayam Mang H. Oyo yang sudah jadi favorit banyak orang.
2. Main ke Jalan Braga buat menikmati sejarah dan seni

Pagi hari di Jalan Braga paling pas dimulai dengan wisata arsitektur dan fotografi, terutama sekitar pukul 08.00—10.00 WIB. Saat itu, sinar matahari masih lembut dan suasana trotoar belum terlalu ramai, jadi nyaman untuk berjalan santai sambil berburu foto. Di ujung jalan, kamu bisa mengagumi kemegahan Gedung Merdeka yang ikonik sekaligus mengunjungi Museum Konferensi Asia Afrika yang biasanya mulai buka pukul 09.00.
Menjelang siang, sekitar pukul 10.00—11.30, kamu bisa lanjut menikmati sentuhan seni kontemporer di kawasan Braga. Salah satu spot yang menarik adalah Grey Art Gallery yang berada di tengah jalan dan dikenal sebagai pameran seni modern. Uniknya, galeri ini berada di dalam bangunan tua, sehingga menciptakan perpaduan kontras yang estetik antara nuansa klasik dan karya seni kekinian.
3. Makan siang di restoran legendaris atau bersantap seblak yang nagih
Setelah puas berjalan dan menikmati suasana, waktunya mengisi energi dengan makan siang. Kamu bisa mampir ke Braga Permai, salah satu restoran legendaris tertua di kawasan ini. Selain menu makanannya yang klasik, suasana tempatnya juga punya sentuhan tempo dulu yang bikin pengalaman makan jadi makin berkesan.
Selain itu, kamu bisa juga makan jajanan khas Bandung. Salah satunya adalah Batagor Sinar Kencana yang sudah cukup populer di kalangan wisatawan lokal dan wisatawan. Ingin yang pedas-pedas? Ada Nangkring Seblak dengan pilihan topping yang beragam.
4. Nongkrong di kafe hits nan estetik ala kawula muda Bandung

Menjelang sore di Bandung, ritme perjalanan bisa mulai diperlambat dengan nongkrong santai di kafe yang homey tapi tetap punya sisi gemas. Di tengah kota, kamu bisa mampir ke Cafe de Ruru yang dikenal dengan suasananya yang hangat dan menggemaskan. Pilihan menunya beragam, mulai dari kopi, matcha, hingga aneka kue kekinian yang cocok jadi teman ngobrol sore.
Kalau ingin suasana yang lebih rindang dan terasa seperti di rumah sendiri, Kanoko Coffee Cempaka bisa jadi pilihan berikutnya. Kafe ini menawarkan nuansa tenang dengan sentuhan hijau yang bikin betah berlama-lama. Menunya pun lebih variatif, dari camilan sampai hidangan berat, seperti fish and chips, katsu, dan lainnya, yang pas untuk mengisi energi sebelum melanjutkan perjalanan.
5. Berburu oleh-oleh yang viral di media sosial
Sebelum kembali ke Jakarta, sempatkan waktu untuk berburu oleh-oleh khas Bandung yang lagi hits, terutama di kalangan anak muda. Sekarang, tren oleh-oleh gak cuma soal yang klasik, tapi juga yang kekinian dengan rasa yang lebih variatif dan tampilan menarik. Pilihan seperti ini cocok banget buat dibawa pulang atau sekadar jadi buah tangan yang anti-mainstream.
Salah satu yang wajib dilirik adalah Tji Laki 9 yang terkenal dengan banana bread-nya yang lembut dan legit. Selain itu, kamu juga bisa mampir ke Bagelicious untuk menikmati bagel dengan berbagai pilihan topping, mulai dari manis hingga gurih. Namun, jika kamu yang legendaris dan terjamin rasanya, Bolen Kartikasari tentu tak bisa dilewatkan sebagai buah tangan.
Dengan semua kemudahan dan pilihan aktivitas yang ada, one day trip ke Bandung naik Whoosh akan menjadi solusi liburan singkat yang praktis tapi tetap berkesan. Mulai dari eksplorasi kota, kulineran, nongkrong santai, sampai berburu oleh-oleh kekinian, semuanya bisa kamu lakukan dalam satu hari tanpa terasa terburu-buru. Jadi, kalau lagi butuh refreshing cepat, Bandung selalu punya cara untuk bikin kamu kembali lagi!

















