Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Kesalahan saat Pertama Kali Liburan ke Thailand, Hindari!

4 Kesalahan saat Pertama Kali Liburan ke Thailand, Hindari!
ilustrasi Bangkok (unsplash.com/Evan Krause)
Intinya Sih
  • Wisatawan baru ke Thailand sering melakukan kesalahan karena kurang memahami etika lokal, seperti berpakaian tidak sopan di kuil atau berbicara sembarangan tentang simbol negara.
  • Banyak pelancong mengabaikan perencanaan transportasi dan anggaran, sehingga perjalanan menjadi tidak efisien serta pengeluaran membengkak tanpa disadari.
  • Menjadwalkan terlalu banyak destinasi dalam waktu singkat membuat wisatawan cepat lelah; jadwal seimbang membantu menikmati liburan dengan lebih santai dan menyenangkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Thailand menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan karena memang memadukan budaya, kuliner, dan keindahan alam yang menarik. Namun, bagi para pelancong yang mungkin baru pertama kali berkunjung, kurangnya persiapan justru bisa memicu kesalahan yang dapat mengurangi kenyamanan selama liburan.

Kesalahan kecil saja bisa berdampak secara signifikan terhadap pengalaman perjalanan yang diperoleh. Oleh sebab itu, ketahuilah beberapa kesalahan saat pertama kali liburan ke Thailand agar perjalananmu tetap berkesan serta tidak membuatmu menyesal.

1. Tidak memahami etika dan budaya lokal

ilustrasi Wat Pho (unsplash.com/Kevin Xing)
ilustrasi Wat Pho (unsplash.com/Kevin Xing)

Salah satu kesalahan umum dari para wisatawan adalah kurang menghormati budaya dan kebiasaan masyarakat setempat. Thailand sangat menjunjung tinggi sopan santun, terutama terkait dengan penghormatan terhadap keluarga kerajaan dan juga tempat-tempat ibadah.

Bersikap tidak pantas, seperti berpakaian yang terlalu terbuka di kuil atau berbicara sembarangan tentang simbol negara, bisa menimbulkan ketidaknyamanan. Sebagai turis, memahami etika dasar tentu akan membantu para wisatawan agar merasa lebih dihargai dan terhindar dari situasi yang tidak menyenangkan.

2. Mengabaikan perencanaan transportasi

ilustrasi BTS Sky Train Bangkok
ilustrasi BTS Sky Train Bangkok (unsplash.com/ThaimaaOpas)

Banyak wisatawan pertama kali ke Thailand mungkin mengira bahwa transportasi umumnya selalu mudah dan murah. Padahal pemilihan moda transportasi yang kurang tepat justru berpotensi menghabiskan waktu dan biaya yang lebih besar.

Tidak mempelajari rute BTS, MRT atau alternatif transportasi lokal lainnya bisa membuat perjalananmu terasa tidak efisien. Dengan perencanaan transportasi yang baik, para wisatawan bisa berpindah tempat dengan lebih cepat dan nyaman tanpa masalah.

3. Kurang teliti dalam mengatur anggaran

ilustrasi Bangkok di malam hari
ilustrasi Bangkok di malam hari (unsplash.com/Than Diep)

Kesalahan lain yang kerap dilakukan adalah tidak mengatur anggaran secara realistis. Memang Thailand termasuk negara yang terjangkau, namun biaya tambahan seperti tiket wisata, transportasi, hingga oleh-oleh kerap kali tidak diperhitungkan sejak awal.

Tanpa perencanaan keuangan yang jelas, pengeluaran bisa sangat membengkak tanpa disadari. Mengatur anggaran sejak awal dapat membantu wisatawan menikmati liburan tanpa rasa khawatir akan kondisi keuangan yang dimiliki.

4. Terlalu memaksakan jadwal wisata

ilustrasi turis
ilustrasi turis (pexels.com/George Pak)

Keinginan untuk mengunjungi banyak tempat dalam waktu singkat kerap membuat wisatawan mudah merasa kelelahan. Jadwal yang padat bisa mengurangi kesempatan untuk menikmati setiap destinasi secara maksimal.

Tidak memberi waktu istirahat yang cukup bisa menurunkan stamina dan suasana hati selama perjalanan berlangsung. Menyusun jadwal yang seimbang akan membuat liburan terasa lebih santai dan menyenangkan setiap waktunya.

Liburan pertama ke Thailand bisa menjadi pengalaman yang luar biasa jika dipersiapkan dengan baik. Dengan menghindari kesalahan saat pertama kali liburan ke Thailand, perjalananmu akan terasa lebih nyaman dan aman. Liburan ke Thailand pun dapat meninggalkan kesan positif yang mendalam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Travel

See More